Review Giro d’Italia 2025 setelah 9 Etape: Kejutan Del Toro Rebut Maglia Rosa

Kebangkitan Van Aert Rebut Etape IX

LOMBA balap sepeda terkemuka Giro d’Italia Edisi ke-108/2025 memasuki hari istirahat Senin (19/5/2025) setelah menyelesaikan sembilan etape, dimulai Jumat (2/5/2025) di Albania sebanyak tiga etape dan sejak Etape IV berlangsung di Italia hingga finis akhir nanti Etape XXI di Roma, Minggu (1/6/2025).

Maglpia Rosa (kaus pink) tanda pimpinan klasemen sejak Etape I hingga Etape IX bergantian dipegang oleh 4 Atlet, yaitu Mads Pedersen (LiDL Trek/Denmark), Primoz Roglic (Red Bull Bora Hansgrohe/Slovenia), Diego Ulissi (XDR Astana/Italia) dan terakhir usai finis Etape IX  maglia rosa direbut oleh atlet muda potensial Isaac Del Toro (21) asal Meksiko dari tim UAE Emirates XRG.

Pada Etape IX Minggu (18/5/2025) Gubbio – Siena 181 km menempuh sebagian rute gravel lomba klasik Strade Bianche dan finis di tempat yang sama Siena  kota sarat sejarah Italia dan masuk wilayah Heritage (warisan sejarah) yang dilindungi oleh UNESCO.

Kejutan mewarnai Etape IX. Bangkitnya Atlet terkemuka sarat prestasi Wout van Aert (30) asal Belgia dari Visma Lease a Bike yang cukup lama “terbenam” tanpa kemenangan setelah cedera cukup parah pada lomba Vuelta a Espana 2024. Namun Van Aert yang telah 9 kali memenangi ettape di Tour de France dan menjuarai berbagai lomba klasik diantaranya, Milan Sanremo dan Strade Bianche 2020 tak pernah menyerah dan akhirnya mampu bangkit pada Giro d’Italia 2025 Etape IX dengan rute gravel yang telah dikenalnya dengan baik. Merebut kemenangan Etape IX ini akan semakin membangkitkan rasa percaya diri Van Aert pada berbagai lomba musim ini.

Sedangkan kejutan pada etape ini diciptakan oleh atlet muda usia 21 tahun asal Meksiko juara “tur pembinaan” Tour de l’Avenir, Isaac Del Toro (tim UAE Emirates XRG) yang baru kali ini tampil perdana di Giro 2025 mampu finis kedua setelah besaing ketat dengan Wout van Aert.

Hasil finis posisi kedua oleh Del Toro mengangkat posisinya ke puncak klasemen merebut maglia rosa karena pemegangnya Diego Ulissi (35) XDS Astana/tertinggal jauh, finis ke-42 (+ 5 menit 10 detik) demikian juga unggulan teratas pada Giro 2025, Primoz Roglic (Red Bull Bora) finis ke-19 (+ 2 menit 22 detik) tertinggal cukup jauh akibat terjatuh dan kempes ban di rute gravel.

Isaac Del Toro menjadi atlet Meksiko pertama yang mengenakan kaus pink, dan sejak Giro d’Italia digelar 108 tahun yang lalu, Meksiko menjadi negara ke-30 yang atletnya mampu mengenakan kaus pink.

Persaingan Ayuso, Del Toro dan Roglic

Sebanyak 12 etape lagi masih menghadang sebagian besar rute tanjakan dan satu etape nomor ITT lagi, sebelum finis akhir etape XXI di Roma Minggu (1/6/2025).

Persaingan akan ketat khususnya antara dua atlet unggulan tim UAE Emirates XRG yang kapten timnya pada Giro 2025 adalah Juan Ayuso (Spanyol) dengan letnan nya Isaac del Toro. Akankah Juan Ayuso mengalah pada Isaac del Toro?

Juan Ayuso adalah salah satu pendukung penting bagi bintang utama tim ini juara 3 kali Tour de France, Tadej Pogacar. Tim yang disponsori negara kaya minyak di timur tengah ini (UAE) memang punya banyak atlet tangguh karena didanai uang yang berlimpah, hampir semua atlet tangguh yang ada di dunia balap sepeda professional bisa di kontraknya dengan dana tak terbatas sehingga tak heran semua atlet yang di kontrak tim UAE Emirates  punya kemampuan di atas rata-rata dan hampir setiap atletnya bisa memenangi lomba/etape.

Isaac del Toro (UAE Emirates XRG/Meksiko) Kuasai kaus pink Giro d’Italia 2025 pada Etape IX finis di Siena – Italia. (Foto: Gety Images).*

Pesaing bagi dua atlet tim UAE Emirates, Juan Ayuso dan Isac del Toro adalah Primoz Roglic (Red Bull Bora) juara Giro 2023, namun Roglic posisinya sulit karena di klasemen ururan ke-10 tertinggal 2 menit 25 detik dari Del Toro dan dengan dukungan tim Red Bull Bora yang “kalah kualitas” dibanding UAE Emirates, tampaknya Roglic dan timnya Red Bull Bora harus kerja extra maksimal untuk bisa mengejar ketinggalan defisit waktu dari “duo” atlet tim UAE Emirates.

Kandidat juara lainnya diantaranya Richard Carapaz (EF Education/Ekuador) juara Giro 2019 yang juga punya kemampuan bersaing untuk posisi puncak, kini berada di urutan ke-4 klasemen (+ 1 menit 40 dtk.). Selain itu  satu lagi mantan juara  Giro 2021, Egan Bernal 28 th (Ineos Genadier/Kolombia) yang mengalami cedera parah 2022 sehingga perlu lama untuk pemulihan, Kondisinya semakin baik dan kini  meningkat performanya pada Giro 2025, berada di urutan ke-7 klasemen (+1 menit 57 dtk.)

Hasil Etape IX (Gubbio – Siena 181 km):

  1. Wout van Aert (Visma Lease a Bike/Belgia) 4 : 15 : 08
  2. Isaac Del Toro (UAE Emirates XRG/Meksiko)     “
  3. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) + 58 dtk.
  4. Richard Carapaz (EF Education/Ekuador) + 58 dtk.
  5. Simon Yates (Visma lease a Bike/Inggris) + 1 menit

…… 19. Primoz Roglic (Visma Lease a Bike/Slovenia) + 2 menit 22 dtk.

……..42. Diego Ullisi (XDS Astana/Italia) + 5 menit 10 dtk.

Klasemen s.d. Etape IX:

  1. Isaac Del Toro (UAE Emirates XRG/Meksiko) 33 : 36 : 45
  2. Juan Ayuso (UAE Emirates XRG/Spanyol) + 1 menit 13 dtk.
  3. Antonio Tiberi (Bahrain Victorious/Italia ) +  1 menit 30 detik
  4. Richard Carapaz (EF Education/Ekuador) + 1 menit 40 dtk.
  5. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) + 1 menit 41 dtk.
  6. Simon Yates (Visma Lease a Bike/Inggris) + 1 menit 42 dtk.
  7. Rgan Bernal (Ineos Grenadier/Kolombia) +1 menit 57 dtk.
  8. Brandon McNulty (UAE Emirates/AS) + 1 menit 59 dtk.
  9. Adam Yates (UAE Emirates /Inggris) + 2 menit 1 dtk.
  10. Primoz Roglic (Red Bull Bora/Slovenia) + 2 menit 25 dtk.

Klasemen Beregu:

  1. UAE Emirates XRG (UAE) 10 jam 49 menit 54 dtk.
  2. LiDL Trek (AS) + 12 menit 15 dtk.
  3. Visma – Lease a Bike (Belanda) + 12 menit 49 dtk.
  4. Ineos Genadier (Inggris) + 15 menit 37 dtk.
  5. XDS Astana (Kazakstan) + 16 menit 09 dtk. (Bambang Kunthady)***

Komentar