NASIB sial kembali menggagalkan atlet terkemuka Wout Van Aert (Visma Lease a Bike/Belgia) yang tangguh di lomba klasik untuk bisa memenangi Dwars Door Vlaanderen Classic 2026 pekan lalu di Belgia. Dia solo break pada 29 km terakhir, tapi tersusul dilewati Filippo Ganna (Ineos Grenadier/Italia) pada puluhan meter sebelum finis, Van Aert harus puas finis kedua dengan waktu sama dengan Filippo Ganna 3 jam 48 menit 27 detik untuk jarak lomba sejauh 185 km.
Bagi Van Aert ini adalah kegagalan pada tiga tahun terakhir sejak 2023 untuk bisa kembali memenangi lomba klasik. Pada klasik “race” Milan – San Remo 2026, Van Aert harus puas finis ketiga, sedangkan pada lomba klasik lainnya, Flanders Fields classic 240 km,sempat lolos break away bersama atlet tangguh terkemuka lainnya Mathieu Van Der Poel (Alpecin -Premier Tec/Belanda) namun meski bekerja sama dengan baik, bergantian menarik akhirnya tersusul peloton besar hanya beberapa km sebelum finis.
Tampil sebagai juara Jasper Philipsen (Alpecin Premiers Tech/Belgia) menang adu sprint masal. Keduanya pun (Van Aert dan Van Der Poel gagal meraih podium sebagai persiapan menghadapi salah satu lomba klasik paling di tunggu Tours de Flanders 2026 di Belgia yang akan berlangsung Minggu (5/4/2026).
Preview Tour de Flanders Ke-110/2026
Persaingan seru akan terjadi pada lomba klasik terkemuka ini, karena selain diikuti juara 2 kali (2023, 2025) Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia), juga diikuti pertama kali oleh juara Olimpiade Paris 2024 Remco Evenepoel (Red Bull Bora Hansgrohe/Belgia) sebagai “pemula” yang ingin mencoba bersaing dengan Pogacar dan beberapa pembalap lainnya yang tangguh di balapan klasik sehari yaitu, Mathieu Van Der Poel (Alpecin Premier Tech/Belanda), Mads Pedersen (Denmark) dan Wout van Aert (Visma Lease a Bike/Belgia).
Rute berat sejauh 278 km (Antwerp – Oudernaarde) di Belgia akan menghadang para peserta, selain rute aspal juga rute bebatuan “cobblestones” di beberapa bagian termasuk tanjakan berat bebatuan yang biasanya digunakan pembalap tangguh untuk bisa meninggalkan peloton. Rute tanjakan berat Oude Kwaremont dengan permukaan bebatuan akan menjadi “rute” mematikan untuk meninggalkan para pesaing seperti yang dilakukan oleh Pogacar juara Tour de Flanders 2023 dan 2025.
Pada Tour de Flanders 2026 ada 4 juara sebelumnya yang kembali akan bersaing:
- Alberto Bettiol (2019)
- Mathieu Van Der Poel (2020, 2022, 2024)
- Kasper Asgreen (2021)
- Tadej Pogacar (2023, 2025)
Kita tunggu siapa yang akan menjadi juara Tour de Flanders edisi ke-110/2026. (Bambang Kunthady)***












Komentar