Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Jun 2022 11:02 WIB ·

Jadwal ASO di Jabar Bergeser Karena Distribusi STB Lamban

 SALAH satu contoh perangkat Set Top Box (STB) DVBT2 yang akan digunakan untuk menyaksikan siaran televisi digital (KEMKOMINFO) * Perbesar

SALAH satu contoh perangkat Set Top Box (STB) DVBT2 yang akan digunakan untuk menyaksikan siaran televisi digital (KEMKOMINFO) *

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Keterlambatan distribusi set top box (STB) menjadi kendala utama bergesernya jadwal pelaksanaan penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) di Jawa Barat tahap pertama. Semula, ASO tahap awal di Jabar dilakukan pada 30 April lalu tapi kini bergeser ke akhir Juni atau awal Juli 2022.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Dr Adiyana Slamet menegaskan temuan pihaknya di lapangan menunjukkan kelambanan dalam distribusi STB. Hingga akhir Mei lalu, distribusi baru menyentuh kisaran satu sampai dengan dua persen. “Memang di tingkat nasional pun baru pada kisaran di bawah 10 persen. Jumlah STB yang harus disebar kepada masyarakat tidak mampu di 12 kota/kabupaten di Jabar pada tahap awal ini mencapai 600 ribu,” ungkap Adiyana.

Berdasarkan informasi yang diperoleh KPID Jawa Barat, terdapat data alamat penerima STB gratis yang tidak lengkap seperti nomor Rukun Tetangga dan Warga (RT/RW). Hal ini menjadi penyebab distribusi STB sangat rawan tidak tepat sasaran. “Sebagaimana ditetapkan regulasi, distribusi STB gratis itu dilakukan oleh para pemegang multiplexing atau mux yang mengelola siaran televisi digital,” ucapnya

Adiyana menegaskan pihaknya berusaha membicarakan masalah itu dengan pemerintah pusat dan para pemegang mux bersama pemerintah provinsi Jawa Barat. Tujuannya agar pelaksanaan ASO tidak berlarut-larut. Selain itu agar pembagian STB gratis tepat sasaran, pendistribusiannya diminta untuk melibatkan pemerintah daerah.

“KPID Jawa Barat menganggap ASO ini merupakan kebijakan nasional yang sangat strategis dan memiliki manfaat yang besar dan menyentuh banyak aspek menyangkut kemajuan bangsa ini di masa depan. Sudah seharusnya semua pihak tidak berpangku tangan tapi mari kita berkolaborasi dan bersinergi menyukseskan program ASO ini,” katanya menegaskan.

 Program ASO

Data yang diperoleh dari Kemenkominfo menyatakan ASO dibagi menjadi tiga tahap; pertama 30 April, kedua 25 Agustus di 31 wilayah siaran yang meliputi 110 kabupaten/kota dan ketiga pada 2 November di 25 wilayah siaran yang meliputi 65 kabupaten/kota. Secara keseluruhan terdapat sebanyak 341 kabupaten dan kota di Indonesia direncanakan akan berpindah ke siaran televisi digital.

Namun pelaksanaan ASO tahap pertama yang dilakukan pada 30 April baru menyentuh di tiga wilayah siaran yang terdiri dari 6 kabupaten dan 2 kota. Meski demikian, saat ini siaran TV Digital sudah menjangkau 87 dari total 112 wilayah layanan di Indonesia.

Di Jabar sendiri terdapat 12 kota dan kabupaten yang direncanakan menjalankan ASO pada tahap awal 30 April tapi kemudian kini  bergeser ke akhir Juni atau awal Juli 2022.  Ke-12 daerah itu meliputi Kabupaten Garut, Cirebon, Kuningan, Kota Cirebon, Ciamis, Pangandaran, Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Majalengka, dan Sumedang.

Tahap kedua ASO dijadwalkan paling lambat 25 Agustus 2022 di 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten dan kota. Sedangkan tahap ketiga pada 2 November 2022 di 25 wilayah layanan siaran di 65 kabupaten dan kota. Siaran televisi digital dikelola oleh lembaga penyiaran atau TVRI dan lembaga penyiaran swasta yang mengelola grup stasiun televisi. ***

 

 

Artikel ini telah dibaca 164 kali

Baca Lainnya

Aksi Balap Liar, Empat Ramaja dan Motornya Diangkut Polisi 

19 April 2024 - 13:38 WIB

PLN Operasikan SPKLU Khusus Angkot Listrik di Kota Bogor

18 April 2024 - 20:22 WIB

Aliansi Eks Karyawan Pikiran Rakyat Menggugat, Ini Tuntutannya!

18 April 2024 - 20:09 WIB

Guru Bahasa Daerah SMP se-Jabar Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Revitalisasi Bahasa Daerah

18 April 2024 - 18:46 WIB

Piala AFC Asia U23 Qatar 2024: Vietnam Kandaskan Kuwait 3-1, Uzbekistan Tundukan Malaysia 2-0

18 April 2024 - 18:29 WIB

Jabar Akselerasi Perluasan Areal Tanam Sawah Tadah Hujan melalui Pompanisasi

18 April 2024 - 17:11 WIB

Trending di Berita