Debut Sensasional! Paul Seixas Ukir Sejarah sebagai Pembalap Termuda dalam 89 Tahun Tour de France 2026

PARIS, PRANCIS (TUGUBANDUNG.ID) – Atlet bintang remaja Prancis sensasional Paul Seixas (19) akan memulai debutnya tampil di lomba balap sepeda paling bergengsi Tour de France (TdF) 2026 yang akan dimulai 4 Juli mendatang di Barcelona, Spanyol.

Dia menjadi atlet termuda dalam kurun waktu 89 tahun yang tampil di TdF.

Kepastian ikut sertanya Seixas dikonfirmasi tim Decathlon CGM CMA, Senin (6/5/2026).

Sebelumnya sempat terjadi perdebatan diantara para pembina balap sepeda Prancis mengenai waktu yang tepat bagi Seixas untuk memulai debutnya di arena TdF, apakah tahun depan atau tahun ini mengingat usianya masih amat muda 19 tahun dan tahun ini baru masuk tim profesional.

Akhirnya keputusan diambil, Seixas sudah tepat untuk diturunkan di arena TdF 2026 pertama kali dengan fokus memberi pengalaman berlomba di “grand tour” paling bergengsi TdF. Targetnya merebut kaus putih (juara kategori Youth).

Memberi pengalaman bertanding dengan pembalap nomor 1 dunia Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) juara TDF 4 kali, dan Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) juara TdF 2 kali serta Remco Evenepoel (Red Bull Bora juara Olimpiade Paris 2024.

Penampilan Paul Seixas di awal musim pertamanya 2026 sebagai atlet profesional sangat impresif sudah 7 kemenangan diraihnya. Mampu bersaing menjadi “runner up”di dua balap klasik terkemuka, Strade Bianche (Italia) dan Liege- Bastogne -Liege (Belgia) yang dijuarai Tadej Pogacar, kemudian juara di lomba klasik Fleche Wallonne dan juara di  Tour Itzuila Basque Country (Spanyol).

Dengan kemampuannya yang lengkap di tanjakan, ITT dan rute datar, Paul Seixas menjadi sangat tangguh di lomba “Tour” dan menjadi harapan Prancis untuk bisa mengembalikan kejayaan Prancis di TdF yang paceklik juara di rumah sendiri selama 40 tahun. Terakhir atlet Prancis berjaya menjadi juara TdF oleh Bernard Hinault 1985 dan mencatat prestasi gemilang 5 kali juara TdF.

“Paul Seixas punya kemampuan prima dan bisa bersaing dengan para atlet senior Terkemuka Tadej Pogacar dan Jonas Vingegaard yang merajai arena TdF pada 6 tahun terakhir,” ungkap Eddy Merck juara TdF 5 kali asal Belgia.

“Dengan kemampuannya yang lengkap dan tangguh di tanjakan, kaus putih (Youth) tak akan sulit diraihnya dan sangat mungkin bisa naik podium tiga terbaik klasemen akhir (kaus kuning) pada TdF 2026,” ujar Marc Madiot salah satu atlet terkemuka Prancis dari generasi setelah era Bernard Hinault.

Madio mengungkapkan, salah satu hal yang harus diperhitungkan, Seixas pada lomba jenis Tour belum pernah berlomba lebih dari delapan etape, sedangkan TdF 21 etape. (Bambang Kunthady)***

Komentar