Aprilia Semakin Bersinar, Ducati Mulai Kesulitan

Aprilia 7 vs Ducati 5

PERSAINGAN lomba MotoGP 2026 setelah 12 seri dijalani hingga libur musim panas menempatkan dua pabrikan Italia Aprilia dan Ducati mendominasi arena. Namun Aprilia yang mulai bangkit akhir tahun 2025 tampil semakin dominan dengan memenangi 7 seri GP 2026 melalui empat pembalapnya yaitu Marco Bezzecchi (Italia) 4 kali, Jorge Martin (Spanyol) 1, Ai Ogura (Jepang) 1 dan Raul Fernandez (Spanyol) 1 sedangkan Ducati hanya memenangi 5 seri GP oleh tiga pembalapnya Marc Marquez (Spanyol) 3, Alex Marquez (Spanyol) 1 dan Fabio Di Giannantonio (Italia) 1.

Ducati pada tiga tahun terakhir nyaris tanpa mendapat perlawanan ketat dari pabrikan Eropa lainnya (Aprilia dan KTM) dan unggul unggul cukup jauh dari pabrilkan Jepang Honda dan Yamha yang masih kesulitan memberi perlawanan sepadan meski ada peningkatan namun belum bisa “menyengat” sama sekali melawan dua pabrikan Italia, Ducati, dan Aprilia.

Tapi tahun ini Ducati mulai kewalahan menghadapi tim pabrikan Aprilia sesama asal Italia yang terus meningkat bukan hanya memenangi GP namun mampu menyapu bersih podium 1-2-3 seperti yang bterjadi pada seri ke-12 MotoGP Inggris.

MotoGP 2026 melombakan total 22 seri, dan kini menyisakan 10 seri lagi (Aragon-Spanyol, San Marino, Austria, Jepang, Indonesia, Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia).

Persaingan akan ketat baik sesama pembalap tim yang memakai motor merek yang sama terlebih tentunya pembalap antar tim pabrikan berbeda, khususnya yang memakai mtor Aprilia dan Ducati.

Raul Fernandez (Track House Aprilia) memimpin terdepan GP Inggris 2026 dibuntuti Jorge Martin dan Marco Bezzecchi (keduanya Aprilia Racing). (Foto: Michelin Sport).*

Bezzecchi dan Martin VS Marquez

Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang sempat mendominasi di awal musim 2026 dengan memenangi tiga seri beruntun (Thailand, Brasil, dan AS) diharapkan semakin pulih dari cedera yang menyebabkan tidak bisa tampil pada beberapa seri dan baru tampil lagi pada GP Inggris dimana Bezzecchi finis ketiga. Akibat beberapa seri absen, rekan setimnya juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin kini mengambil alih pimpinan klasemen dengan raihan 240 poin, posisi kedua Bezzecchi (209) dan ketiga Ai Ogura (203), ketiganya pembalap tim Aprilia, sementara juara dunia 7 kali Marc Marquez (Ducati) berada di urutan keempat dengan 200 poin.

Ambisi Marc Marquez yang tahun lalu meraih gelar juara dunia MotoGP untuk ke 7 kalinya (pertama kali juara dengan Ducati, sebelumnya 6 kali meraih juara dunia bersama Honda) kini masih amat bersemangat di tim Ducati Lenovo untuk bisa jadi juara dunia MotoGP untuk ke-8 kalinya sekaligus mencatat rekor baru.

Tim Aprilia Racing tentu sangat berharap Bezzecchi dan Martin akan bisa terus konsisten pada 10 seri terakhir memenangi lomba agar ambisi Marquez untuk menjadi juara dunia lagi tahun ini bisa dikalahkan oleh Martin ataupun Bezzecchi. Bagi Aprilia momen kemajuan yang dicapai sejak akhir tahun lalu dan semakin meningkat tahun ini diharapkan akan bisa memberi gelar juara dunia MotoGP pertama kali bagi Aprilia.

Sepuluh seri menuju akhir aksi musim 2026 akan menjadi persaingan seru kubu Aprilia Racing vs Ducati Lenovo. Tentunya Aprilia lebih diatas angin karena kedua pembalapnya Marco Bezzecchi dan Jorge Martin sangat kompak ketangguhanya dibanding tim Ducati Lenovo yang hanya bisa berharap pada Marc Marquez karena pembalap keduanya Pecco Bagnaia juara dunia 2 kali MotoGP tengah terpuruk musim ini sering tidak finis dan klasemennya jauh di bawah yaitu ke-8 dengan 143 poin.

Setelah libur musim panas, kita nantikan persaingan ketat pada seri ke-13 MotoGP Aragon (Spanyol) pada Minggu (30/8/2026) antara tim Aprilia Racing vs Ducati Lenovo yang berusaha bangkit dengan hanya mengandalkan Marc Marques, sementara kubu Aprilia bukan hanya ada duet Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tapi juga Raul Fernandez yang baru saja menjuarai GP Inggris pada Minggu (9/8/2026). (Bambang Kunthady)***

Komentar