Menu

Mode Gelap

Berita · 4 Apr 2022 18:00 WIB ·

Ridwan Kamil Imbau Warga Gunakan Kebebasan di Momen Ramadhan dengan Tanggung Jawab dan Prokes

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan selama menjalani ibadah puasa./Foto ilustrasi Pixabay Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan selama menjalani ibadah puasa./Foto ilustrasi Pixabay

TUGU BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan selama menjalani ibadah puasa 1443 H/2022 M. Walaupun salat tarawih berjamaah hingga buka puasa bersama dibolehkan, namun disiplin menggunakan masker harus tetap dilakukan.

“Sekarang (aktivitas) serba boleh, tapi prokes tetap harus dipatuhi. Kegiatan tarawih saya juga berjamaah di Masjid Pusdai, tapi masker tetap dipakai. Dari semua prokes itu, minimal satu yang tetap konsisten sebelum deklarasi endemi ini adalah penggunaan masker,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (4/4/2022).

Ia berharap warga tetap patuh pada peraturan dengan menggunakan prokes secara ketat jika bepergian ataupun beribadah.

“Jadi mau kemana-kemana memakai masker itu menjadi kewajiban. Tolong masyarakat manfaatkan kebebasan ini dengan bertanggung jawab. Masyarakat tetap boleh beribadah berjamaah, tapi minimal tetap memakai masker,” imbuhnya.

Selain itu, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil juga menjelaskan mengenai imbauan buka bersama yang tidak boleh mengobrol. Ia menuturkan, hal itu bisa dimaknai secara proporsional.

“Jadi proporsional saja. Yang dihindari itu adalah perayaan-perayaan buka bersama pas Azan Magrib semua berkumpul dengan jumlah yang besar, terus bercakap-cakap dan terjadi potensi penularan. Jadi itu yang dihindari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, buka bersama bisa dilakukan asalkan orang-orang yang menggelar acara tersebut bertanggung jawab terhadap aturan.

Untuk itu, pemaknaan dilarang mengobrol yang dimaksudkan ialah ketika sedang makan hindari berbincang-bincang karena kegiatan itu bisa dilakukan sesudah makan, tapi tetap memakai masker.

“Nanti setelah makan memakai masker dulu baru ngobrol, kira-kira begitulah prosedurnya. Jadi sebelum azan pakai masker, pas makan nggak pakai masker, tapi tidak bicara. Ketika akan ngobrol kembali masker dipakai lagi. Saya tahu ini memang tak mudah, tapi namanya juga COVID-19 harus mampu beradaptasi,” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Masyarakat Masih Bisa Menikmati Tarif Khusus Kereta Api di Daop 2 Bandung

15 April 2024 - 16:00 WIB

Tren Harga Bahan Pokok di Jabar Menurun

15 April 2024 - 14:01 WIB

Bey: Pungutan Liar di Masjid Al Jabbar Momentum Sikat Pungli di Jabar

14 April 2024 - 16:14 WIB

Sopir Pick Up Terjepit Akibat Bertabrakan dengan Elf Di Jalan Raya Cisurupan Garut

14 April 2024 - 16:05 WIB

SOP di Masjid Raya Al Jabbar Diperbaiki untuk Tingkatkan Pelayanan

14 April 2024 - 15:40 WIB

Lebih dari 55 Ribu Pemudik Kembali ke Wilayah Daop 2 Bandung

14 April 2024 - 12:32 WIB

Trending di Berita