PERELI kawakaan asal Qatar berusia 55 tahun, Nasser Al-Attiyah dan “Co-Pilot” Fabian Lurquin (Dacia –Group Renault) tak terbendung menjadi juara Reli Dakar 2025 kategori Mobil yang berakhir di Yanbu pantai laut Merah Saudi Arabia Minggu (18/1/2026) menyelesaikan Etape ke-13 (terakhir).
Ini merupakan gelar juara Dakar keenam kalinya bagi Al-Attiyah yang menjadi juara dengan empat merek mobil berbeda (Toyota, VW, Mini, dan Dacia). Enam gelar juara Dakar kategori Mobil yang dicapai Al-Attiyah hanya terpaut 2 gelar dari pemegang rekor 8 kali juara yang dipegang pereli Prancis, Stephane Petterhansel yang sebelumnya adalah pereli kategori Motor dan menjadi juara 6 kali pada kategori ini.

Kepastian gelar Dakar 2026 kategori mobil dicapai pada Etape ke-11 setelah pesaing terberatnya Henk Lategan (Toyota Gazoo Racing/Afsel) runner up Dakar tahun lalu mengalami kerusakan pada baut roda mobilnya sehingga terlempar dari lima besar.
Keunggulan 11 menit yang dipegang Al-attiyah memuluskan perjuanganya hingga memasuki Etape terakhir, unggul 9 menit 42 detik atas runner up Nani Roma (Ford Racing/Spanyol).
Pada Reli Dakar 2026, juara bertahan Dakar 2025 kategori Mobil, Yazeed Al- mengatalkan Rajhi (Toyota/Saudi Arabia) terhenti pada Etape ke-4 akibat kerusakan pada mobilnya.
Dakar 2026 juga tercatat sebagai Reli Dakar paling kompetitif sepanjang Sejarah Dakar, tercatat 10 pemenang etape berbeda dari 5 merek pabrikan berbeda pada 12 etape yang dilombakan menempuh jarak total sekitar 9.000 km.
Pada jumpa pers usai podium juara Dakar 2026, Nasser Al-Attiyah dengan didampingi “co pilot” Fabian Lurquin mengatakan amat gembira bisa menjadi juara Dakar untuk ke enam kalinya.
“Saya berjuang keras dengan merek mobil Dacia-Grup Renault yang pertama kali saya gunakan tapi dengan dukungan navigasi yang amat baik oleh “Co Pilot” Fabian Lurquin bisa menyelesaikan lomba 13 etape dengan relatif baik meski beberapa kali mengalaami kendala teknis tapi kami selamat hingga finis sebagai juara,” ungkap Nasser Al-Attiyah pada Eurosport.
Klasemen Alkhir Dakar 2026 – Mobil
- Nasser Al-Attiyah (Dacia-Renault Group/Qatar) 48 :56 :53.
- Nani Roma (Ford Racing/Spanyol) +9 menit 42 dtk.
- Mattias Ekstrom (Ford Racing/Swedia) +14 menit 33 dtk.
- Sebastien Loeb (Dacia -Renault Group/Prancis) +15 menit 10 dtk.
- Carlos Sainz Sr. (Ford Racing/Spanyol) + 28 menit 30 dtk.
Benavides Menang Dramatis Kategori Motor
Persaingan pada kategori Motor Reli Dakar 2026 berakhir dramatis, pereli AS, Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC) yang memimpin klasemen hingga Etape ke-12 dengan keunggulan 3 menit 20 detik atas Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory/Argentina) berakhir dramatis.

Pada Etape ke-13 (terakhir) menempuh SS (“special stage”) 105 km di Yanbu -pantai laut merah, Brabec harus tertunduk lesu kalah 2 detik terhadap Benavides yang tampil habis habisan dan secara mengejutkan mampu memenuhi ambisinya mengungguli pimpinan klasemen Brabec secara dramatis dari semua tertinggal 3 menit 20 detik berakhir dengan keungguilan 2 detik untuk menjadi juara Reli Dakar 2026 kategori Motor.
Pada Etape ke-13 ini tampil sebagai pemenang Edgar Canet (Red Bull KTM Factory/Spanyol) dengan waktu tercepat 44 menit 3 detik, posisi kedua Luciano Benavides + 6 detik sedangkann pimpinan klasemen Ricky Brabec yang salah mengambil salah satu belokan sehingga kehilangan waktu cukup banyak sehingga finis urutan ke-9 tertinggal 3 menit 22 detik dari Benavides sehingga secara dramatis kalah 2 detik dari Luciano Benavides yang menjadi juara Dakar pertama kali mengikuti jejak kakaknya Kevin Benavidesa (KTM/Argentina) juara Dakar 2021 dan 2023.
Dengan kemenangan Luciano Benavides pada Dakar 2026, pabrikan KTM menjadi pabrikan motor palikng sukses dengan 21 gelar juara Dakar kategori Motor.
“Saya masih tidak percaya mampu meraih hasil juarfa, adalah prestasi luar biasa yang saya raih dengan motor KTM 450 Rally, saya tidak pernah menyerah, sebelum finis segalanya bisa terjadi ungkap dan hingga memasuki beberapa kilometer terakhir saya terus tancap gas. Brabec melakukan kasalahan din tikungan jelang akhir dan saya mampu memanfaatkan situasi ini. Kini saya ingin menikmati kemenangan ini bersama tim dan keluarga, terima kasih pada KTM dan para sponsor daan pendukung yang memberi support pada saya,” ungkap Luciano Benavides dengan sukacita.

Bagi Ricky Brabec (Monster Honda HRC/AS) juara Dakar 2 kali 2022 dan 2024, gagal meraih gelar juara Dakar untuk ketiga kalinya tentu menyakitkan namun dirinya menyadari pada Reli Dakar segalanya bisa terjadi.
“Saya tentu kecewa demikian juga tim Monster Honda HRC, namun inilah Dakar segalanya bisa terjadi dan kami harus tetap menatap kedepan, karena keberuntungan juga selalu menjadi penentu paada Reli Dakar, lomba reli terberat di muka bumi. Kami harus siap menang dan kalah,” ujar Brabec dengan tegar.
Klasemen Final Dakar 2026 Motor:
- Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory/Argentina) 49:00:41.
- Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC/AS) + 2 dtk.
- Tosha Schareina (Monster Honda HRC/Spanyol) +25 menit 12 dtk.
- Sykyler Howes (Monster Honda HRC/AS) + 56 menit 41 dtk.
- Daniel Sanders (Red Bull KTM Factory/Australia) + 1 jam 3 menit 15 dtk. (Bambang Kunthady)***













Komentar