KAB. BANDUNG BARAT (TUGUBANDUNG.ID) – Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan (Unpas) Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan fokus pada peningkatan kapasitas usaha UMKM tanaman air di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan PKM ini berlangsung selama delapan bulan pada Semester Ganjil dan Genap Tahun Akademik 2025/2026. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan didanai melalui program kepakaran internal universitas.
Tim pelaksana terdiri dari dua dosen dan dua mahasiswa. Ketua tim dipimpin oleh Hj. Yayan Mulyana, S.Sos., M.Si., dengan anggota Drs. H. Abdul Rosid, M.Si., serta dua mahasiswa, Elisabeth Fidelis TS dan Wily Rachmat Kurnia.
Desa Cihideung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dikenal sebagai salah satu kawasan wisata tanaman hias, termasuk tanaman air, serta menjadi sentra usaha florikultura yang memanfaatkan lahan kebun dan pekarangan rumah warga.
Dalam program ini, tim PKM bermitra dengan pelaku usaha tanaman air, Dede Sartono. Berdasarkan hasil analisis situasi, ditemukan sejumlah kendala yang dihadapi mitra, antara lain stagnasi penjualan pada periode 2024–2025 akibat keterbatasan pemasaran digital, minimnya penggunaan peralatan budidaya modern, kurang optimalnya pengelolaan keuangan usaha, serta daya tahan produk tanaman air yang masih terbatas.
Menanggapi permasalahan tersebut, tim pelaksana memberikan berbagai solusi, baik berupa fasilitasi peralatan maupun pendampingan non-peralatan. Kegiatan dilaksanakan melalui survei, wawancara, dan dokumentasi, serta dilanjutkan dengan bimbingan teknis, peningkatan kapasitas usaha, dan pendampingan intensif kepada mitra.
Ketua tim pelaksana, Hj. Yayan Mulyana, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kemampuan pemasaran dan pengelolaan usaha mitra secara berkelanjutan.
“Kami berharap setelah mendapatkan pendampingan dan fasilitasi, mitra dapat meningkatkan kapasitas usahanya secara signifikan, khususnya dalam pemasaran produk tanaman air,” ujarnya.
Ke depan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi pelaku UMKM di kawasan Cihideung sekaligus memperkuat posisi daerah tersebut sebagai sentra tanaman hias unggulan di Kabupaten Bandung Barat. ***










Komentar