BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Universitas Pasundan (Unpas) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen dan mahasiswa FISIP Unpas melaksanakan kegiatan pelatihan public speaking bagi warga Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, guna mendukung pengembangan wisata budaya lokal bertajuk Nyawang Bulan.
Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Yanti Susila Tresnawati, S.Ag., M.Si., dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unpas dengan kepakaran komunikasi strategis. Ia didampingi oleh dosen Dr Erwin Kustiman, M.I.Kom. serta dua mahasiswa Ilmu Komunikasi Farah Nadda Indrawati dan Annisa Zahrah Indahshanty Pratiwi.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi budaya dan alam yang tinggi di Desa Girimekar, termasuk tradisi unik Nyawang Bulan, yang merupakan perayaan bulan purnama dengan nuansa spiritual dan budaya Sunda yang kental. Sayangnya, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal dalam bidang pariwisata akibat terbatasnya kemampuan masyarakat dalam berkomunikasi dan mempromosikan atraksi budaya secara efektif.
“Public speaking menjadi kunci penting dalam menyampaikan narasi budaya dan daya tarik lokal kepada wisatawan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan berbicara di depan umum, termasuk teknik presentasi dan storytelling yang menarik,” ungkap Yanti Susila.
Selama delapan bulan, program ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan yang diberikan mencakup teknik dasar berbicara di depan umum, strategi membangun personal branding, serta bagaimana menjadi public speaker yang efektif dan bijak. Simulasi dan praktik langsung juga menjadi bagian penting dalam pendekatan yang digunakan.
Menurut Erwin Kustiman, pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah kombinasi antara pelatihan dan bimbingan teknis langsung di lapangan. “Kami tidak hanya memberikan materi, tapi juga mendampingi warga dalam menyampaikan cerita dan nilai budaya mereka secara langsung. Ini penting agar mereka bisa menyampaikan pesan budaya dengan percaya diri dan menarik,” ujarnya.
Tradisi Nyawang Bulan sendiri telah berkembang dari kegiatan komunitas kecil menjadi acara desa yang melibatkan pertunjukan seni, pembacaan puisi, cerita rakyat, hingga ritual bersama. Dengan pelatihan public speaking ini, diharapkan masyarakat Desa Girimekar mampu mempresentasikan tradisi ini kepada wisatawan lokal dan mancanegara dengan lebih profesional.
Dekan FISIP Unpas, Dr. KunKurat, SIP., M.Si., menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai kolaborasi antara akademisi dan masyarakat adalah langkah strategis dalam pelestarian budaya sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.
Pelaksanaan program ini juga didukung penuh oleh UPT Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Publikasi, dan Rekognisi Dosen (P2MPRD) FISIP Unpas. Dalam luaran kegiatan, tim pelaksana menargetkan publikasi artikel pada jurnal terakreditasi nasional serta artikel populer di media massa dan dokumentasi kegiatan melalui kanal YouTube Unpas.
Dengan kegiatan ini, Unpas berharap Desa Girimekar dapat berkembang menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Bandung. Masyarakat pun diharapkan menjadi agen perubahan dan duta budaya yang mampu menyampaikan kekayaan lokal kepada dunia luar. ***










Komentar