Menu

Mode Gelap

Berita · 13 Jun 2022 17:07 WIB ·

Soal Siaran TV Digital, Jangan Terjebak “Gimmick” Iklan

 DIREKTUR Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo, Geryantika Kurnia.* (KOMINFO.GO.ID) Perbesar

DIREKTUR Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo, Geryantika Kurnia.* (KOMINFO.GO.ID)

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengingatkan untuk menonton siaran digital, masyarakat tidak perlu membeli televisi dan antena yang baru. Cukup menggunakan STB yang bisa dibeli atau didapat gratis bagi masyarakat tidak mampu. Itu pun untuk televisi yang masih sistem analog atau dikenal sebagai tv tabung.

“Jadi jangan sampai terjebak dengan ‘marketing gimmick’. Banyak yang mengiklankan tentang antena tv digital. Padahal, sama saja, untuk menangkap siaran digital, antenna yang digunakan sama yaitu antena UHF. Sedangkan untuk tv tabung masih analog memang dibutuhkan set top box atau STB. Untuk masyarakat miskin, STB ini bisa diperoleh dengan gratis dengan mengikuti tahap-tahapnya yang telah ditentukan,” demikian disampaikan Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo, Geryantika Kurnia  dalam Bimtek Penggunaan Set Top Box Siaran TV yang disiarkan secara virtual, belum lama ini. Tugubandung mengutip apa yang disampaikan pada kegiatan bimtek tersebut, Minggu 13 Juni 2022.

Antena tv yang selama ini digunakan masyarakat, kata dia,  tetap bisa dipakai untuk menonton siaran digital, selama sudah mempunyai STB. “Tv lama, antena lama. Antena  lama selama masih bagus tidak perlu diganti, tetap gunakan antena lama kemudian nanti tinggal ditambahkan STB,” kata Geryantika menjelaskan.

Ia menambahkan, untuk televisi yang sudah mendukung siaran digital, tidak perlu lagi membeli STB. Fungsi dari alat STB adalah mengubah sinyal dari tv analog menjadi sinyal digital. Sehingga jika sudah tv digital, tidak perlu lagi STB. “Intinya tv digital yang udah tersambung ke antena tidak perlu lagi beli STB,” lanjutnya.

Berikut langkah untuk Anda yang ingin mendapatkan alat STB. Pastikan Anda memilih perangkat Set Top Box atau STB yang telah mengantongi sertifikasi dari Kementerian Kominfo RI. Sebelum membeli perangkat Set Top Box atau STB untuk digunakan menonton TV digital, ketahui 4 ciri STB asli dan aman digunakan berdasarkan rekomendasi dari Kominfo.

  1. Pilih yang bersertifikat dari Kominfo
    1. Set Top Box (STB) dijamin bisa digunakan dengan baik
    2. Semua fitur digital yang berada dalam Set Top Box (STB) bisa berfungsi dengan optimal
  2. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Ini sebabnya apabila STB beda merk dan harga maka akan berimbas pada fitur yang akan tersedia dalam Set Top Box (STB) tersebut.
  3. Cari Review. Ini termasuk tips penting apabila Anda ingin membeli Set Top Box (STB). Dengan membaca review, maka Anda akan tahu kekurangan, kelebihan dan fitur dalam suatu Set Top Box (STB).
  4. Cari tanda khusus di kemasan. Dengan membeli Set Top Box (STB) yang memiliki tanda khusus dalam kemasannya, bisa memastikan bahwa Set Top Box (STB) tersebut aman dan resmi untuk digunakan.

Adapun tanda khusus dalam kemasan Set Top Box (STB) tersebut, seperti berikut:

  • Tulisan DVB-T2
  • Tulisan “Siap Digital”
  • Gambar Modi

Nah apabila Anda telah memahami ciri aman membeli Set Top Box (STB) TV digital di atas, Anda bisa segera membelinya untuk menunjang kualitas tampilan dan suara dalam tayangan TV Anda.

Adapun beberapa referensi Set Top Box (STB) yang bersertifikat Kominfo dan aman untuk dibeli oleh Anda, sebagai berikut.

  1. Akari ADS-168
  2. Akari ADS-210
  3. Akari ADS-2230
  4. Evercoss STB1
  5. Evinix H1
  6. Ichiko 8000HD
  7. Matrix (Apple)
  8. Nexmedia (NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD)
  9. Nextron TR 1000
  10. Nextron NT2000-D
  11. Polytron PDV 600T2
  12. Tanaka T2
  13. Venus Brio

Perangkat STB  sendiri diketahui berfungsi untuk menjernihkan serta menjelaskan tampilan maupun suara dalam tayangan. Pemberlakuan TV digital tersebut dilakukan agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati siaran yang lebih baik secara kualitas gambar dan suara.***

 

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 392 kali

Baca Lainnya

Pegawai Outsourcing Ditangkap Polisi, KAI Dukung Proses Hukum

13 Juni 2024 - 11:50 WIB

Parlemen Kota Bandung Siap Mengawal Kelanjutan Gugatan Aliansi Eks-Karyawan Pikiran Rakyat Sesuai Koridor Hukum, Jangan Ada Pihak yang “Masuk Angin”

13 Juni 2024 - 10:37 WIB

Didepan Warga Ciamis Ono Surono Nyatakan Siap Maju di Pilkada Jabar!

13 Juni 2024 - 05:29 WIB

BSI Umumkan Imbal Hasil Sukuk ESG, 6,65%-6,8% Per Tahun

12 Juni 2024 - 22:26 WIB

Ketua Komisi Informasi Jabar Ikuti Rakornas Komisi Informasi Se-Indonesia

12 Juni 2024 - 18:42 WIB

Bey Janjikan Pembersihan Lautan Sampah di Sungai Citarum Bandung Barat Tuntas Satu Pekan

12 Juni 2024 - 12:41 WIB

Trending di Berita