Menu

Mode Gelap

Berita · 5 Jul 2022 08:58 WIB ·

Ridwan Kamil Bertakziah ke Kediaman Almarhum Tjahjo Kumolo

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah di kediaman almarhum Tjahjo Kumolo di Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (Foto: Humas Jabar).* Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah di kediaman almarhum Tjahjo Kumolo di Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). (Foto: Humas Jabar).*

JAKARTA (TUGUBANDUNG.ID) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah ke kediaman almarhum Tjahjo Kumolo di Rumah Dinas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Hal ini dilakukan Ridwan Kamil sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji atas nama almarhum putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Jawa Barat, kami menghaturkan dukacita atas berpulangnya Pak Tjahjo Kumolo. Kami merasakan kehilangan yang sangat besar. Saya pribadi banyak mendapat ilmu dari beliau,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

“Saat saya jadi Wali Kota, beliau kan Menteri Dalam Negeri. Waktu saya Gubernur, beliau menjabat Menpan-RB. Terakhir ketemu, tuh, saat peresmian Mal Pelayanan Publik. Kami ngobrol banyak sekali tentang visi misi dan semangat reformasi (birokrasi). Beliau sangat perhatian pada hal ini,” ujarnya.

Menurutnya, yang paling utama dalam perubahan adalah konsisten mereformasi diri, terlebih dalam hal reformasi birokrasi karena ciri negara maju itu dilihat dari reformasi birokrasinya.

“Yang paling utama adalah jangan pernah berhenti konsisten mereformasi diri karena dunia kan berubah. Terjadi disrupsi 4.0,  global warming, dan disrupsi pandemi COVID-19. Masa kita sebagai birokrasinya tak mereformasi diri atau masih mirip masa lalu. Ciri negara maju itu salah satunya reformasi birokrasi,” ungkap Kang Emil.

Mengenai keberangkatan haji, Kang Emil mengatakan, situasi saat ini terjadi pembatasan kuota hingga tersisa 40 persen karena kondisi belum sepenuhnya normal.

“Mohon dimaklumi pandemi belum selesai. Situasi sampai saat ini belum normal, sehingga belum bisa berangkat semuanya. Kita doakan tahun depan situasi lebih baik, sehingga bagi yang belum bisa berangkat semoga bisa di tahun depan,” pungkas Kang Emil.***

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Realisasi Penjualan Operasi Pasar Bersubsidi Selama Ramadan Capai 90,14 Persen

12 April 2024 - 09:21 WIB

Sampah Bandung Raya di TPK Sarimukti Terkelola Baik Selama Ramadan

12 April 2024 - 09:13 WIB

Tour de Thailand Putri 2024: Jutatip Juara Umum, Secara Dramatis Kalahkan Nguyen

11 April 2024 - 19:31 WIB

Memasuki H+1 Arus Meningkat Drastis, Polres Garut Berlakukan Sistem One Way 

11 April 2024 - 13:56 WIB

HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

10 April 2024 - 11:11 WIB

Malam Takbiran Lebaran 2024 di Bandung Kondusif

10 April 2024 - 10:51 WIB

Trending di Berita