KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Darul Hikam melalui program KOMBAT (Komunitas Bebas Hutang) kembali menggelar kegiatan Peningkatan Kualitas Kapasitas Gharimin yang berlangsung selama enam hari.
Program ini diselenggarakan sebagai upaya pemberdayaan mustahik kategori gharimin agar mampu bangkit dari permasalahan utang melalui penguatan mental, peningkatan kapasitas diri, serta pengembangan keterampilan ekonomi produktif.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Sirariung dan Guru Gembul ini menghadirkan berbagai materi yang dirancang untuk membangun kemandirian peserta. Materi yang diberikan meliputi penguatan mental, edukasi kewirausahaan, sharing peluang usaha, hingga pembukaan akses penyerapan tenaga kerja sesuai minat dan potensi masing-masing peserta.
Pada hari terakhir pelaksanaan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Hikam sekaligus Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, turut hadir dan memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa ekonomi Islam merupakan solusi atas berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Namun, keberhasilan solusi tersebut sangat bergantung pada implementasi yang dilakukan secara konsisten dan menyeluruh.
“Ekonomi Islam adalah solusi dari setiap permasalahan ekonomi yang ada. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh prinsip dan sistemnya diimplementasikan dengan baik,” ujar Sodik Mudjahid, Minggu, (7/6/2026).
Program ini menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Dari proses pendampingan yang telah berjalan, sebanyak 11 peserta telah menjadi afiliator, 20 peserta bergabung dalam agensi content creator, sementara peserta yang memiliki minat di bidang pertanian telah dipertemukan dengan buyer dan bahkan mampu membuka peluang kerja bagi peserta lainnya.
Selain itu, sektor properti juga menunjukkan perkembangan positif, di mana mitra yang hadir tidak lagi mencari solusi atas utang, melainkan membuka peluang kerja dan mencari tenaga kerja dari peserta program.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang konsisten selama kegiatan berlangsung. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan, kemudian 100 peserta pada hari kedua, 80 peserta pada hari ketiga hingga kelima, dan 60 peserta mengikuti kegiatan hingga hari keenam atau hari terakhir pelaksanaan.
Koordinator Program KOMBAT LAZ Darul Hikam, Lia Luthfia, menyampaikan bahwa proses pendampingan tidak berhenti setelah kegiatan ini selesai. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan akan melanjutkan proses mentoring intensif sesuai bidang yang mereka pilih. Selain itu, LAZ Darul Hikam juga akan membuka batch berikutnya agar semakin banyak gharimin yang mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki kondisi ekonominya.
“Program ini dirancang bukan hanya untuk membantu peserta keluar dari permasalahan utang, tetapi juga membangun mentalitas, keterampilan, dan akses terhadap peluang ekonomi yang berkelanjutan. Kami ingin para peserta memiliki bekal yang cukup untuk mandiri dan berkembang,” ujar Lia Luthfia.
Melalui program KOMBAT, LAZ Darul Hikam berharap para peserta tidak hanya mampu keluar dari permasalahan utang, tetapi juga memiliki keterampilan, jaringan, dan peluang usaha yang dapat mengantarkan mereka menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.***






Komentar