BALAP sepeda grand tour pertama musim 2026 dimulai dengan Giro d’Italia edisi ke-109/2026 yang akan berlangsung 8 – 31 Mei 2026, dimulai di Nessebar, Bulgaria sebanyak tiga etape (Nessebar, Burgas, Sofia) dan delapanbelas etape di Italia berakhir di Roma, Italia. Lomba menempuh jarak total 3.250 km terbagi 21 etape meliputi etape rute datar, perbukitan, tanjakan ringan, menengah dan berat serta satu etape nomor ITT.
Rute yang dilalui peserta mengunjungi berbagai kota “Iconic” di Italia, pemandangan yang memukau dan rute pegunungan Alpen Italia yang sering menjadi penentu pemegang Maglia rosa (kaus pink) sebagai juara umum (total waltu tercepat) hingga finis akhir di Roma.
Enam etape rute tanjakan, finis di puncak pendakian akan menjadi kunci menjuarai Giro d’Italia 2026 yaitu Blockhause, Corno Alle Scale, Pila, Cari, Pieve di Soligo, dan Piancavallo.
Satu etape ITT 42 km rute datar, enam etape rute datar bagi sprinter, dan delapan etape rute kombinasi (mix) datar dan perbukitan.
Jonas Vingegaard Unggulan Teratas
Tanpa hadirnya Tadej Pogacar juara Giro d’Italia 2024, maka kandidat juara Giro d’Italia 2026 adalah Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) yang baru tahun ini akan tampil di Giro 2026 setelah tahun lalu menjuarai Vuelta a Espana 2025. Pesaing lainnya tidak ada yang punya kualitas setara dengan Jonas.
Lawan berat bagi Jonas Vingegaard juara Tour de France 2 kali (2022, 2023) dan juara Vuetla a Espana 2025 justru faktor alam di Italia yang memasuki perubahan iklim dari musim dingin, ke musim semi dan menuju musim panas (summer).
Perubahan cuaca di Italia pada bulan Mei yang sering ekstrim dingin ke panas datang bergantian serta hujan yang bisa terjadi di beberapa daerah di Italia bisa menjadi handikap bagi setiap atlet peserta Giro d’Italia. Belum lagi faktor situasi lomba Giro yang berbeda Kondisinya banding Tour de France. Jonas harus siap menghadapi hadangan alam ini.
Di Tour de France, situasinya sudah bisa dipastikan, yaitu lomba selalu intensitas tinggi dan faktor cuaca di musim summer sudah bisa diprediksi normal. Berbeda dengan Giro d’Italia yang kondisinya sulit diprediksi karena merupakan grand tour pertama pada setiap tahunya. Situasi yang tak terduga ini yang sering menyebabkan banyak atlet terjebak pada situasi “chaos” yang bisa datang setiap saat. Belum lagi cuaca ekstrim yang bisa terjadi setiap saat tergantung daerah yang dilewatinya.
Pada situasi yang unpredictable ini akan menjadi “lawan” berat bagi Jonas Vingegaard yang belum pernah berlomba pada cuaca ekstrim Italia ini.
“Kunci keberhaslan Jonas, dia harus bisa mengatasi “alam” Italia ini di bulan Mei yang sangat sulit diduga dan bisa menjadi lawan berat yang sesungguhnya karena calon lawan atlet yang akan dihadapi secara kualitas masih di bawah Jonas,” ujar Lorenzo Tiberi dari harian olahraga terkemuka Italia, La Gazzetta Dello Sport.
“Selain faktor cuaca, situasi lomba pada Giro juga sulit di duga, intensitas lomba tidak seperti di Tour de France yang intensitasnya sudah pasti sangat tinggi. Di Giro karena grand tour pertama setiap musim, situasi lomba sesuai kondisi rute dan bisa cepat, menengah ataupun bagaimana kondisi lomba. Sering juga terjadi chaos tabrakan antar peserta, dan berbagai situasi tak terduga bisa muncul. Bukan Giro d’Italia kalau tidak ada chaos,” tambahnya.
Giro d’Italia dirintis tahun 1909 dijuarai Luigi Ganna.
Atlet yang paling banyak menjadi juara sebanyak 5 kali: Fausto Coppi (Italia), Alfredo Binda (Italia) dan Eddy Merckx (Belgia).
Para pembalap terkemuka lainnya yang pernah menjadi juara Giro d’Italia diantaranya: Ginno Bartali (Italia), Bernard Hinault (Prancis), Miguel Indurain (Spanyol), Marco Pantani (Italia), Alberto Contador (Spanyol), Nairo Quintana (Kolombia), Tom Dumoulin (Belgia), dan Chris Froome (Inggris).
Para Juara Setelah Covid 19 (2020):
- 2020 (Giro Covid edition) Tao Geoghegan Hart (Ineos/Inggris)
- 2021 Egan Bernal (Ineos/Kolombia)
- 2022 Jai Hindley (Bora Hansgrohe/Australia)
- 2023 Primoz Roglic (Visma Lease a Bike/Slovenia)
- 2024 Tadej Pogacar (UAE Emirateas/Slovenia)
- 2025 Simon Yates (Visma Lease a Bike/Slovenia). (Bambang Kunthady)***







Komentar