Menu

Mode Gelap

Berita · 18 Jul 2022 21:12 WIB ·

Dari Gelap Gulita ke Terang Benderang, 4 Kampung Terpencil di Cianjur Kini Nikmati Listrik PLN

 PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki semua wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah yang terpencil. (Foto: Apun).* Perbesar

PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki semua wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah yang terpencil. (Foto: Apun).*

KABUPATEN CIANJUR (TUGUBANDUNG.ID) – PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki semua wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah yang terpencil. Salah satunya ialah Kampung Cihalimun di Desa Mekarsari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Bukan tanpa tantangan untuk melistriki wilayah ini. Sebab, jaringan yang dipasang mesti melewati hutan dan sungai. Namun, dengan kerja sama semua pihak, listrik akhirnya bisa menyala.

“Total ada empat kampung yang berhasil terlistriki, Kampung Cihalimun, Kampung Cipetir, Kampung Cipaet dan Kampung Cipacet. Dua kampung yakni Cihalimun dan Cipetir masuk Desa Mekarsari, dua sisanya masuk desa tetangga, Desa Gelarpawitan,” ujar Agung Nugraha, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat dalam sambutannya pada peresmian penyalaan listrik di Kampung Cihalimun, Desa Mekarsari.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan, jaringan tegangan menengah yang dibangun sepanjang 9 kilometer sirkuit (kms), 4 gardu distribusi masing-masing berkapasitas 50 kVA, 172 tiang tegangan menengah, dan 165 tiang tegangan rendah dengan persentase TKDN sebesar 63 persen.

Upaya melistriki Kampung Cihalimun ini membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, salah satunya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Barat. Hal ini disebabkan lahan seluas 3,4 hektare yang dilintasi jaringan listrik PLN berada dalam kawasan hutan lindung Gunung Simpang.

Tidak hanya melintasi hutan, untuk mencapai Desa Mekarsari yang terletak 160 km dari pusat kota Cianjur juga harus menyeberangi sungai dan melalui jalanan berbatu yang berada di pinggiran tebing. Waktu tempuhnya sendiri mencapai tujuh jam dalam kondisi normal apabila sungai dapat disebrangi.

“Dengan segala perjuangan ini, ketika listrik sudah hadir di tengah-tengah kita, mari kita bersama-sama menjaganya dengan menjaga jarak aman antara pohon dengan jaringan listrik,” kata perwakilan BKSDA Andi Irawan.

Bupati Cianjur, Herman Suherman memberikan apresiasinya kepada PLN dan juga BKSDA. Sebab, wilayah tersebut akhirnya teraliri listrik setelah 77 tahun.

“Selama hampir 77 tahun setelah kemerdekaan Indonesia, baru ada listrik di desa ini. Atas perjuangan PLN dan BKSDA, kolaborasi ini saya ucapkan terima kasih,” ujarnya. ***

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Creamy Activity 2024 SMA Unggulan Darul Hikam Tampilkan Bakat dan Kreativitas Siswa

22 Juni 2024 - 19:54 WIB

Bank Indonesia Ajak Masyarakat Jawa Barat Ramaikan KKJ-PKJB 2024

22 Juni 2024 - 19:47 WIB

Amankan Percakapan di WhatsApp, Ini Caranya!

22 Juni 2024 - 05:59 WIB

Gratis, Bursa Kerja Kota Bandung Sediakan 5.435 Loker untuk Lulusan SD Hingga S2!

22 Juni 2024 - 05:53 WIB

Kesadaran Masyarakat Kunci Kota Bandung Bebas Tuberkulosis

22 Juni 2024 - 05:45 WIB

Ada Wifi Gratis Braga, Ini Cara Aksesnya!

22 Juni 2024 - 05:37 WIB

Trending di Berita