KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Darul Hikam kembali menyelenggarakan Student’s Final Progress Chitchat Semester 2 Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, dari Kamis, (21/5/2026) dan Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang digelar di lingkungan SD1 Darul Hikam, Dago, Kota Bandung tersebut menjadi wadah penyampaian perkembangan akademik, karakter, hingga hasil projek siswa kepada orang tua melalui konsep presentasi kolaboratif yang lebih interaktif dan komunikatif.
Berbeda dari semester sebelumnya yang dilaksanakan secara personal, Student’s Final Progress Chitchat kali ini menghadirkan format baru dengan melibatkan siswa dan orang tua dalam kelompok kecil.
Dalam setiap sesi, empat siswa bersama empat orang tua mengikuti rangkaian presentasi projek dan pemaparan perkembangan belajar secara bersamaan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD1 Darul Hikam, Ayat Hidayati menjelaskan, inovasi format tersebut dirancang untuk membangun keberanian siswa dalam menyampaikan ide dan hasil pembelajaran mereka di depan publik sejak usia dini.
“Anak-anak terlihat lebih percaya diri ketika menyampaikan projeknya di depan umum, terlebih karena mereka tampil bersama teman-temannya dalam satu sesi,” ujar Ayat saat ditemui di SD1 Darul Hikam, Dago, Kota Bandung, Kamis (21/5/2026).
Dalam pelaksanaan Student’s Final Progress Chitchat Semester 2, SD1 Darul Hikam mengangkat tema Have Fun with Coding sebagai bentuk pengenalan computational thinking kepada siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Melalui tema tersebut, siswa dibekali kemampuan berpikir sistematis serta pemecahan masalah melalui berbagai aktivitas coding yang disesuaikan dengan jenjang usia mereka.
Untuk siswa kelas bawah, pembelajaran coding dilakukan melalui pendekatan unplugged coding tanpa perangkat digital dengan memanfaatkan permainan edukatif sederhana. Sementara itu, siswa kelas atas mulai diperkenalkan pada pengembangan game interaktif menggunakan platform digital seperti Scratch dan Roblox dengan pendampingan guru selama kurang lebih tiga bulan.
“Anak-anak dibekali dasar-dasar coding sederhana untuk melatih berpikir kritis serta computational thinking mereka,” jelas Ayat.
Selain mempresentasikan projek, para wali kelas juga menyampaikan perkembangan akademik, progres pembelajaran, hingga perkembangan sikap dan akhlak siswa selama semester berlangsung. Implementasi program ini dilakukan secara menyeluruh agar orang tua dapat memahami perkembangan anak tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kemampuan komunikasi mereka.
Ayat menuturkan, antusiasme siswa dan orang tua terhadap pelaksanaan kegiatan tahun ini menunjukkan respons yang sangat positif. Menurutnya, suasana presentasi kelompok memberikan pengalaman baru bagi siswa untuk belajar tampil, berdiskusi, dan membangun rasa percaya diri di lingkungan sosial yang lebih luas.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang projek yang ditampilkan, tetapi bagaimana anak-anak belajar berkomunikasi, berpikir kritis, dan menyampaikan ide mereka dengan percaya diri,” tambahnya.
Kesan positif juga disampaikan oleh salah satu orang tua siswa, Anggi Wira Anggara yang mengaku bangga melihat putranya mampu menciptakan game sederhana melalui proses pembelajaran di sekolah.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang mampu mengembangkan kreativitas sekaligus kemampuan teknologi anak sejak dini.
Student’s Final Progress Chitchat 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya SD1 Darul Hikam dalam membangun generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan pembentukan karakter dan kemampuan komunikasi.
Melalui proses panjang pendampingan projek hingga presentasi di depan orang tua, siswa tidak hanya belajar menciptakan karya, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang kritis, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***












Komentar