KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Program Hapus Tato Gratis yang digagas Lazis Darul Hikam sukses menarik perhatian masyarakat. Hanya dalam waktu satu minggu sejak dibuka pendaftaran, sebanyak 24 orang sudah tercatat sebagai peserta.
Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari warga Bandung Raya, tetapi juga dari luar kota seperti Garut.
Program ini mengusung semangat “Bersih Lahir, Tenang Batin” sebagai bentuk komitmen hijrah bagi Muslim dan Muslimah yang ingin memulai lembaran baru. Inisiatif ini sekaligus mempertegas kiprah Lazis Darul Hikam sebagai lembaga yang konsisten menghadirkan program pemberdayaan sosial dengan sentuhan nilai keislaman.
Tim Program Lazis Darul Hikam, Lia Luthfiah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Lazis Darul Hikam dengan AQR Skincare.
“Adapun program ini merupakan Kerjasama antara Lazis Darul Hikam dan AQR Skincare. Kami ucapkan juga terima kasih banyak kepada seluruh donatur, yang telah sama-sama membangun program-program sosial ini,” ungkap Lia saat ditemui di Kantor Lazis Darul Hikam, Jl. Ir. H. Djuanda No. 285, Dago, Kota Bandung, Jumat (29/08/2025).
Keunikan program ini terletak pada syarat yang diberikan kepada peserta. Setiap orang yang menjalani proses penghapusan tato diwajibkan menyetorkan hafalan Surah Al-Fatihah dan minimal satu ayat dari Surah Al-Kahfi. Bagi penyelenggara, hal ini menjadi simbol bahwa hijrah bukan sekadar membersihkan diri secara fisik, melainkan juga memperkuat hati dengan bacaan Al-Qur’an.
“Program ini pun mensyaratkan untuk para peserta hafal Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Kahfi ayat satu. Rencananya sepuluh ayat, namun untuk memudahkan kita mulai dulu dengan Al-Kahfi ayat satu,” jelas Lia.
Melihat tingginya minat masyarakat, Lia menuturkan bahwa Lazis Darul Hikam merencanakan keberlanjutan program ini setiap hari Kamis dan Jumat. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.
“In syaa Allah program ini akan terus berlanjut dilaksanakan rutin setiap hari Kamis dan Jum’at. Dan masih dibuka secara terus menerus In syaa Allah untuk seluruh Masyarakat di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan juga Cimahi,” tuturnya.
Program yang resmi berjalan sejak Kamis, 28 Agustus 2025 ini dinilai sebagai langkah inovatif dalam mendukung gerakan hijrah. Tato yang dihapus bukan hanya meninggalkan kulit yang bersih, tetapi juga memberi ruang bagi individu untuk melangkah ke arah kehidupan yang lebih baik, lebih tenang, dan selaras dengan nilai keimanan.
“Semoga membawa kemaslahatan, khususnya bagi penerima manfaat untuk mendukung mereka berhijrah ke jalan yang lebih baik,” pungkas Lia.
Dengan hadirnya program ini, Lazis Darul Hikam tidak hanya memberi solusi medis dan sosial, tetapi juga menanamkan nilai spiritual. Kehadiran program ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga lain untuk menggabungkan inovasi sosial dengan pesan moral dan agama, sehingga kebermanfaatannya semakin luas bagi masyarakat. ***







Komentar