KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Pohon karet raksasa di Jalan Cihampelas No. 173 kembali menjadi simbol pemersatu ribuan alumni SMAN 2 Bandung menjelang gelaran Reuni Besar (RB) VII yang akang berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026. Mengusung tajuk “Karetna Dua, Reuni Lada: Kembali ke masa lalu, berbagi untuk masa depan”, reuni akbar kali ini tak sekadar menjadi ajang temu kangen lintas angkatan, tetapi juga momentum lahirnya legacy baru bagi almamater melalui pembangunan Amphitheater di lingkungan sekolah.
Identitas “Charets” yang lahir dari keberadaan pohon karet legendaris di kawasan sekolah kembali digaungkan sebagai simbol persaudaraan dan ikatan emosional alumni lintas generasi. Dari era berdiri pada 1949 hingga kini memasuki fase modernisasi, SMAN 2 Bandung terus melahirkan tokoh nasional dari berbagai bidang.
Reuni Besar (RB) VII dipusatkan kembali di kampus bersejarah Jalan Cihampelas No. 173, lokasi yang sejak 1966 menjadi rumah permanen bagi para siswa SMAN 2 Bandung. Kepulangan para alumni ke sekolah itu menghadirkan nuansa emosional yang kuat, sekaligus menjadi penegasan bahwa hubungan alumni dengan almamater tidak pernah terputus oleh waktu.
Puncak perhelatan RB VII ditandai dengan peresmian Amphitheater sebagai “kado abadi” alumni untuk generasi penerus. Fasilitas tersebut dibangun sebagai ruang terbuka kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, budaya, hingga aktivitas akademik siswa.

Ketua Panitia RB VII 2026 Hendra Jaya menekankan, pentingnya momentum ini sebagai ajang kontribusi nyata bagi almamater. “Kami ingin reuni ini tidak sekadar temu kangen, tapi juga meninggalkan jejak bermanfaat. Melalui peresmian Amphitheater ini, Ika SMAN 2 Bandung secara resmi menyerahkan fasilitas ini kepada sekolah dan OSIS untuk menunjang kreativitas siswa,” ujarnya.
Prosesi peresmian dirancang megah dengan penandatanganan prasasti digital, penyerahan simbolis kepada OSIS, hingga penayangan video perjalanan pembangunan Amphitheater di videotron utama. Kehadiran jajaran alumni senior, tokoh pendidikan, hingga pembina Ikatan Alumni (Ika) SMAN 2 Bandung memperkuat makna simbolis pembangunan fasilitas tersebut.
Tak hanya menghadirkan seremoni, RB VII juga menampilkan segmen inspiratif bertajuk LOGIN (Dialog Inspiratif). Talkshow ini menghadirkan sejumlah alumni berpengaruh seperti Letjen TNI Djon Afriandi (Panglima Kopassus), Dewi “Dee” Lestari (Penulis Buku, Song Writer, dan Penyanyi), Trie Utami (Seniman & Budayawan), hingga Direktur Utama PGN Arif Kurnia Risdianto.
Dipandu Tina Talisa (Staf Khusus Wakil Presiden RI, mantan presenter & penyiar radio-tv), sesi bertema Menjunjung Prestasi, Meluaskan Hati: Dari SMAN 2 Bandung untuk Semua tersebut bakal membahas bagaimana nilai karakter, prestasi, dan integritas yang ditanamkan di sekolah menjadi fondasi perjalanan karier para alumni di tingkat nasional.
Rangkaian acara reuni dikemas dalam konsep khas barudak Bandung berjudul “Ulin, Dahar, dan Joget”. Mulai dari olahraga pagi, pertunjukan Jaipongan, wisata kuliner nostalgia kantin sekolah, hingga pesta musik dan flashmob di sore hari menjadi bagian dari kemeriahan reuni.
Area sekolah pun disulap menjadi zona interaktif yang terbagi dalam kawasan kuliner, panggung utama, taman alumni, hingga area registrasi dan religi. Untuk mendukung mobilitas ribuan peserta, panitia juga menyiapkan shuttle Bandros dan sistem registrasi digital.
Di balik kemeriahan reuni, Ikatan Alumni (Ika) SMAN 2 Bandung menegaskan bahwa kontribusi alumni tak berhenti pada seremoni tahunan. Ketua Umum Ika SMAN 2 Bandung Rudi Hudaya menuturkan, selama ini alumni aktif mendukung sekolah melalui program beasiswa, bantuan kesehatan guru, dana pensiun, hingga advokasi pengembangan sekolah.
“RB VII pun menjadi penanda bahwa kekuatan alumni SMAN 2 Bandung bukan sekadar nostalgia masa sekolah, melainkan modal sosial yang terus hidup dan bergerak untuk pendidikan, kebudayaan, dan masa depan Indonesia,” ujar Rudi.
Menurut Ketua Panitia RB VII Hendra Jaya, sejumlah acara menarik telah disiapkan panitia di reuni lintas angkatan kali ini. Mulai dari acara pre-event seperti Motion Carnival-Fun Walk-Fun Bike yang telah terselenggara pada Minggu, 11 Januari 2026, Karetna Dua Jazz & Soft Launching Amphiteater (Minggu, 26 April 2026), hingga acara menarik di kampus SMAN 2 Bandung pada Hari H nanti. Akan ada Penampilan Angkatan “Jagoan Panggung”, Jarambah (Jaipongan Rame-Rame Bahagia), Dua Project, Talkshow, Food & Light Park, Bazaar, dan lainnya. Oleh karena itu, Hendra mengimbau kepada seluruh alumni untuk segera daftar dengan melakukan registrasi secara online di karetnadua.com.
“Untuk memudahkan pendaftaran, pendataan peserta, dan agar nanti tidak terjadi penumpukan antrian saat pendaftaran di sekolah, panitia telah menyediakan fasilitas registrasi secara online melalui link,” kata Hendra, Alumni SMAN 2 Bandung Angkatan 1982 ini.

Lebih jauh, Hendra menjelaskan, filosofi Reuni Besar kali ini diibaratkan seperti lotek yang merepresentasikan kesetaraan. Dalam satu pincuk, seluruh bahan menyatu tanpa memandang perbedaan, sebagaimana para alumni yang berkumpul kembali tanpa sekat status. Menurutnya, bumbu kacang menjadi simbol kebersamaan yang mampu melebur ego dan menghadirkan cerita penuh makna.
“Begitu pula dalam Reuni Besar kali ini, yang terpenting bukan siapa kita saat ini, melainkan kenangan sebagai satu kelas, satu tawa, dan satu rindu. Filsafat lotek mengingatkan bahwa kami pernah menjadi satu, dan di sini kembali dipertemukan secara utuh,” tambahnya.
Reuni Besar VII-2026 akan digelar dalam dua sesi, dimulai sejak pagi hingga sore dan berlanjut pada malam hari. Panitia berharap seluruh alumni dapat terlibat aktif dalam setiap rangkaian acara yang telah disiapkan.
Memasuki sesi siang, panggung reuni akan menghadirkan kolaborasi antara Kepala Sekolah dan DUA Project PAGISIANG yang membawakan empat lagu pilihan. Momen tersebut juga diramaikan dengan pemberian penghargaan PORISMAN serta penyerahan Piala Juara Umum sebagai bentuk apresiasi bagi para atlet alumni berprestasi.
Atmosfer acara dipastikan semakin semarak menjelang sore lewat penampilan DUA Project POPROCK dan POPDISCO, disusul pengundian grand prize berupa sepeda motor listrik. Rangkaian reuni kemudian ditutup dalam suasana hangat melalui sesi Cafe Night yang menghadirkan makan malam dan live music hingga pukul 21.00 WIB.
Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan sekolah, panitia mengimbau alumni tidak membawa kendaraan pribadi karena keterbatasan lahan parkir di area kampus maupun sekitar SMAN 2 Bandung. Sebagai solusi, peserta disarankan memanfaatkan transportasi online.
Info lebih lanjut, para alumni dapat memantau media sosial Ika SMAN 2 Bandung di Instagram (ig): rbvii_2026, ikasman2bdg, dan Facebook (fb): Perkumpulan Ika SMAN 2 Bandung. (NA)***

Komentar