NTT (TUGUBANDUNG.ID) – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menghadirkan pendekatan inovatif dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program kesehatan mental dan pengelolaan emosi bagi personel.
Ratusan anggota Polda NTT mengikuti latihan massal Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) atau Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique yang digelar di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT, Selasa (23/6/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda NTT dalam membangun personel yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki keseimbangan tubuh, pikiran, jiwa, serta kesiapan mental dalam menjalankan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Kegiatan yang dilaksanakan usai apel pagi itu dipandu oleh Coach Ipda Risa Malelak bersama tim konselor USEFT Polda NTT. Para peserta mengikuti rangkaian latihan berupa relaksasi, afirmasi positif, dan pendekatan psikologi energi yang dirancang untuk membantu menjaga stabilitas emosi, mengelola tekanan, serta meningkatkan ketahanan diri.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa tantangan tugas anggota Polri saat ini menuntut kesiapan yang lebih menyeluruh.
“Saya melihat tantangan tugas anggota Polri saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, kesiapan personel tidak cukup hanya dibangun dari kemampuan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan kesehatan mental dan pengelolaan emosi yang baik. Menjaga kondisi psikologis anggota merupakan bagian penting dalam membentuk personel Polri yang profesional, humanis, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rudi.
Menurutnya, personel Polri menghadapi berbagai dinamika yang membutuhkan kesiapan tidak hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga ketahanan internal melalui keseimbangan Body (tubuh), Mind (pikiran), dan Soul (jiwa serta spiritual).
USEFT sendiri merupakan metode yang dikembangkan Kapolda NTT bersama tim riset SBMS Institute. Metode ini menggunakan pendekatan psikologi energi dengan mengintegrasikan aspek tubuh, pikiran, dan jiwa untuk membantu menciptakan keseimbangan diri, mengelola tekanan emosional, serta memperkuat kesehatan mental.
Semangat HUT ke-80 Bhayangkara juga diwujudkan melalui perluasan manfaat terapi kepada masyarakat melalui program NTT Penuh Kasih. Salah satunya dilakukan Polres Manggarai yang menghadirkan terapi kesehatan mental USEFT bagi 150 warga binaan di Rutan Kelas IIB Ruteng.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya institusi menjaga kesiapan personel di tengah meningkatnya dinamika tugas kepolisian.
“Terapi USEFT menjadi salah satu langkah Polda NTT dalam menjaga kesehatan mental personel. Kami percaya anggota yang memiliki keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan tugas serta mampu memberikan pelayanan yang optimal, humanis, dan profesional kepada masyarakat,” katanya.
Pengembangan USEFT bersama SBMS Institute menjadi salah satu inovasi Polda NTT dalam menghadirkan pendekatan baru untuk memperkuat kualitas personel sekaligus memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui perhatian terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia demi menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan berkelanjutan.***







Komentar