Ketua Umum BPD ABUJAPI Jabar Rudi Nursoleh: Independensi Polri di Bawah Presiden adalah Harga Mati

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Jawa Barat secara tegas menyatakan sikap menolak wacana pengalihan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke bawah kementerian.

ABUJAPI Jabar menilai, posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden merupakan pilar fundamental dalam menjaga profesionalisme institusi serta stabilitas keamanan nasional.

Ketua Umum BPD ABUJAPI Jawa Barat, Rudi Nursoleh, menegaskan bahwa sebagai mitra strategis Polri yang menaungi industri jasa pengamanan, pihaknya berkepentingan menjaga marwah Polri agar tetap independen dan terbebas dari tarikan kepentingan politik praktis.

“Kami, BPD ABUJAPI Jawa Barat, mendukung penuh agar Polri tetap berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia. Hal ini demi menjamin Polri tetap menjadi alat negara yang netral, profesional, dan fokus pada pelayanan masyarakat tanpa intervensi politik sektoral,” tegas Rudi Nursoleh dalam pernyataan resminya di Bandung.

Alasan Strategis Penolakan

Dalam keterangannya, Rudi Nursoleh memaparkan tiga poin utama yang mendasari sikap tegas ABUJAPI Jabar:

1. Menjaga Netralitas Penegak Hukum
Mengingat jabatan Menteri merupakan jabatan politik, menempatkan Polri di bawah kementerian dinilai berisiko menjadikan kepolisian sebagai instrumen politik golongan. Di bawah Presiden, Polri memiliki independensi yang lebih kuat sebagai pengawal konstitusi.

2. Efisiensi Rantai Komando
Keamanan nasional membutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan strategis. Jalur komando langsung dari Presiden kepada Kapolri dinilai telah terbukti efektif dan responsif dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di lapangan.

3. Keberlanjutan Pembinaan Pam Swakarsa
Pembinaan satuan pengamanan (Satpam) sebagai bagian dari Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) yang saat ini dikelola Polri telah berjalan dengan sistem yang mapan. Perubahan struktur di tingkat pusat dikhawatirkan dapat mengganggu tatanan pembinaan profesionalisme Satpam yang selama ini telah terbangun.

“Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Agar fungsinya berjalan adil dan objektif, kami di ABUJAPI Jabar berdiri bersama Polri untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah Jawa Barat,” pungkas Rudi Nursoleh.***

Komentar