KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat memulai tahapan presentasi dan wawancara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2026, Senin (26/10/2026). Pada hari pertama, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat menjadi dua perangkat daerah yang mengikuti penilaian tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Mini Teater UPTD PLDDIG Diskominfo Jawa Barat, Jabar Command Center, Kota Bandung, ini merupakan bagian dari evaluasi penerapan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada badan publik di Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, pembacaan doa, serta pengarahan teknis pelaksanaan presentasi dan wawancara.
Kepala BKD Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, menyampaikan presentasi terkait pelaksanaan keterbukaan informasi publik di lingkungan instansinya. Sementara itu, Dinas SDA Jawa Barat diwakili Sekretaris Dinas, Yossy Desra.
Tahapan presentasi dan wawancara menjadi kesempatan bagi badan publik untuk memaparkan inovasi, program, serta strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Penilaian ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong keterbukaan informasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui pelaksanaan Monev 2026, Komisi Informasi Jawa Barat mendorong badan publik untuk terus memperkuat tata kelola informasi, mengembangkan inovasi pelayanan, serta memastikan masyarakat memperoleh akses informasi publik secara transparan dan akuntabel.
Rangkaian presentasi dan wawancara akan berlanjut bagi badan publik lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan hingga 11 November 2026.***












Komentar