TRAGEDI terjadi pada Etape XV balap sepeda Tour de France (TdF) 2026, rangking kedua klasemen Jonas Vingegaard mengalami nahas terpaksa tak bisa meneruskan lomba akibat terjatuh pada tikungan jalan sempit terbagi dua oleh “Traffic Furniture” (pembatas jalan).
Cedera yang dideritanya cukup parah, tulang pundaknya retak/patah akibat terkena ujung trotoar, andalan tim Visma Lease a Bike asal Denmark ini pun harus naik ambulance untuk di bawa ke rumah sakit. Kejadian kecelakaan ini menjadi pukulan bagi tim Visma Lease a Bike yang tak bisa lagi memberi perlawanan pada Pogacar yang kini semakin leluasa menuju podium juara TdF untuk kelima kalinya.
Musibah terhentinya Jonas (29) pada Etape XV menempuh rute tanjakan (Champagnole – Plateu de Sollaisson 183 km) Minggu (19/7/2026) menyebabkan pemegang pimpinan klasemen Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) kini nyaris tanpa lawan sepadan dengan enam etape terakhir menuju finis di Paris Minggu (26/7/2026).
Tampil sebagai pemenang, Remco Evenepoel (Red Bull Bora Hansgrohe/Belgia) yang penampilanya pada rute tanjakan sebelumnya tidak stabil, akhirnya bisa memperbaiki posisinya.
Pada Etape XV Remco justru tampil “mengejutkan” mampu terus menempel ketat pemegang kaus kuning Tadej Pogacar dan Isaac Del Tiro, keduanya tim UAE Emirates pada tanjakan berat kategori hors (diatas kategori 1) sepanjang 11 km. Adu sprint tanjakan menuju finis mampu dimenangi Remco Evenepoel dengan mudah, diikuti oleh Pogacar kedua dan Del Toro finis ketiga.

Paul Seixas Tertinggal
Sementara remaja Prancis Paul Seixas (19) harus melepaskan kaus putih (klasemen Youth U25) setelah sehari di genggamanya, karena tertinggal tak bisa menempel Pogacar, Remco dan Del Toro (22). Seixas finis posisi keempat teringgal 52 dari Del Toro yang kini mengambil alih pimpinan klasemen Youth.
Setelah memenangi Etape XV yang merupakan kemenangan pertama kali Remco di “grand tour” TdF, posisi klasemen Remco naik dari ketiga kini di urutan kedua klasemen mengisi posisi Jonas yang terhenti akibat cedera.
“Ini adalah kemenangan yang amat tak terduga, saya bisa tampil prima tak seperti etape etape tanjakan sebelumnya, sehingga posisi klasemen kini kedua menggantikan posisi Jonas yang kecelakaan, saya ikut prihatin,” ungkap Remco Evenepoel.
Tes Doping Malam Hari
Musibah kecelakaan yang dialami Jonas Vingegaard tak lepas dari tes doping untuk pemegang klasemen dan “runner up” klasemen yaitu Pogacar dan Jonas yang dilakukan oleh ITA (international testing agency) pada waktu yang sangat tidak tepat yaitu tengah malam.
“Saya dan Jonas didatangi petugas ITA pk. 2.00 pagi untuk tes doping sungguh tidak manusiawi karena kami atlet tidur kecapaian untuk pemulihaan, kalau kami tiba-tiba dibangunkan tengah malam, sangat mengganggu tidur kami. Tes doping itu memakan waktu sekitar 40 menit dan setelah menjalani tes itu kami susah tidur lagi. Saya hanya bisa tidur 4 jam” ungkap Pogacar.
“Saya kira Jonas terjatuh karena kurang tidur akibat tes doping lewat tengah malam jadi kurang konsentrasi sewaktu menjalani lomba melalui tikungan patah yang menyempit, saya juga rasakan kepala agak pusing. Kami harus protes pada ITA yang melakukan tes doping pada saat atlet butuh tidur untuk pemulihan,” tegas Pogacacar.
Senin (20/7/2026) TdF istirahat sehari dan lomba Etape XVI dilanjutkan Selasa (21/7/2026) nomor ITT 26,1 km di Evian Les Bains. Pada etape nomor ITT ini bisa merubah klasemen.
Hasil Etape XV Tanjakan (183 km):
- Remco Evenepoel (Red Bull Bora/Belgia) 4:23:09
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) “
- Isaac Del Toro (UAE Emirates/Meksiko) + 6 dtk.
- Paul Seixas (Decathlon CMA CGM/Prancis) + 58 dtk.
Klasemen s.d. Etape XV:
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) 55:41:31
- Remco Evenepoel (Red Bull Bora) + 5 menit
- Isaac Del Toro (UAE Emirates XRG) + 5 menit 58 dtk.
- Paul Seixas (Decathlon CMA CGM) + 6 menit 23 dtk. (Bambang Kunthady)***













Komentar