Jelang HUT ke-81 RI, PLN UID Jabar Siagakan 4.865 Personel dan 289 Posko Siaga

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID), 16 Agustus 2026 – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (PLN UID Jabar) memastikan kesiapan kelistrikan untuk mendukung rangkaian upacara dan perayaan kemerdekaan di seluruh Jawa Barat. Sebanyak 4.865 personel dan 289 posko siaga disiapkan di berbagai wilayah, didukung peralatan pendukung serta kondisi sistem kelistrikan yang memadai.

Pada 17 Agustus 2026, beban puncak Jawa Barat diproyeksikan mencapai 7.425 megawatt (MW), sementara daya mampu berada di angka 16.106 MW. Dengan kondisi tersebut, tersedia cadangan daya sebesar 8.681 MW untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat selama momentum peringatan kemerdekaan.

General Manager PLN UID Jawa Barat, M. Joharifin, mengatakan kesiapan menghadapi HUT ke-81 RI dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan kondisi sistem kelistrikan hingga memperkuat kesiagaan operasional di lapangan. Personel dan peralatan pendukung ditempatkan di berbagai titik prioritas agar setiap kebutuhan maupun potensi gangguan dapat direspons dengan cepat.

“Dari sisi sistem, kondisi kelistrikan diproyeksikan aman dengan cadangan daya yang memadai. Kesiapan tersebut kami perkuat dengan personel dan peralatan yang disiagakan di berbagai titik prioritas. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan dapat berlangsung dengan dukungan listrik yang andal,” ujar Joharifin.

Untuk menjaga kesiagaan tersebut, PLN UID Jabar menyiagakan 4.865 personel yang terdiri dari 528 personel PLN serta 4.337 personel Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja. Mereka didukung 112 unit genset, 32 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 124 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 23 unit crane.

Selain personel dan peralatan, sebanyak 289 Posko Siaga Distribusi disiapkan dan tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UID Jawa Barat. Pengamanan kelistrikan difokuskan pada berbagai titik prioritas, termasuk 82 lokasi siaga upacara dan 82 lokasi VVIP/VIP, serta lokasi-lokasi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di berbagai kabupaten dan kota.

Penempatan personel di titik-titik tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat maupun pemerintahan selama momentum kemerdekaan mendapatkan dukungan kelistrikan yang optimal. Pemantauan juga dilakukan secara berkelanjutan sehingga apabila terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu pasokan listrik, penanganan dapat segera dilakukan.

“Selama periode siaga, seluruh jajaran bekerja 24 jam dan melakukan pemantauan sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah. Personel dan peralatan kami pastikan dalam kondisi siap agar setiap potensi gangguan dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi,” kata Joharifin.

Di tengah semarak peringatan kemerdekaan, Joharifin juga mengajak masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan. Penggunaan instalasi listrik sementara, sambungan listrik, maupun berbagai peralatan elektronik perlu dipastikan aman dan sesuai dengan kapasitas instalasi.

Masyarakat juga diimbau berhati-hati saat memasang bendera, umbul-umbul, baliho, lampu hias, maupun atribut kemerdekaan lainnya di sekitar jaringan listrik. Pemasangan atribut perlu memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik untuk menghindari potensi bahaya ketenagalistrikan.

Dengan kesiapan sistem kelistrikan yang memadai serta dukungan ribuan personel, peralatan, dan posko siaga di berbagai wilayah, PLN UID Jawa Barat berkomitmen menjaga keandalan listrik selama HUT ke-81 Kemerdekaan RI agar rangkaian upacara dan perayaan kemerdekaan di Jawa Barat dapat berlangsung dengan aman dan lancar. (Pun)***

Komentar