Kaus Pink Berganti Pemilik
POTENZA, ITALIA (TUGUBANDUNG.ID) – Setelah cuaca cerah dinikmati pada Etape IV, hujan deras mengguyur seharian menciptakan kondisi amat menyulitkan para pembalap dan memunculkan kejutan, non unggulan lolos hingga finis dan kaus pink berpindah tangan pada Etape V Giro d’Italia 2026 menempuh rute perbukitan/tanjakan di wilayah Italia Selatan (Praia a Mare – Potenza 203 km), Kamis (14/5/2026) WIB.
Dua pembalap muda yang tidak diunggulkan, Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) dan Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) mampu memanfatkan cuaca buruk untuk melakuklan spekulasi break away bersama 10 lainnya. Dua rute tanjakan yang harus dilalui menjadi keuntungan bagi keduanya yang cukup tangguh di tanjakan ringan, sepuluh pembalap lainya berhasil ditinggalkan.
Arrieta (23) dan Eulalio (24) kemudian bekerja sama menarik di depan bergantian. Arrieta sempat terjatuh akibat jalan licin, demikian juga Eulalio juga kebagian giliran terjatuh karena kondisi fisik yang terkuras memacu di depan lebih dari 75 km. Semakin mendekati finis, Arrieta sempat salah masuk jalur namun dengan cepat petugas lintasan mengarahkanya ke lintasan seharusnya.

Dengan kondisi lebih segar Igor Arrieta (UAE) akhirnya bisa mencapai finis lebih dulu unggul 2 detik atas Afonsi Eulalio (Bahrain Victorious) yang finis kedua meskipun pada 1 km terakhir Eulalio masih terdepan tapi karena sudah lebih terkuras karena menarik lebih banyak akhirnya secara tragis tersusul Arrieta pada 100 meter terakhir. Namun kaus pink jadi milik Eulalio karena posisinya di klasemen hingga Etape IV lebih unggul dari Arrieta sekitar 2 menit 30 detik.
Ciccone (Kaus Pink) Tertinggal
Peloton berisi semua pembalap unggulan yang tak mau risiko pada kondisi hujan akhirnya tertinggal semakin jauh termasuk pemegang kaus pink Giulio Ciccone dan timnya LiDL Trek yang terlalu menganggap ringan “break away” 12 pembalap. Dari semula hanya sekitar 3 menit di belakang, selisih waktu dengan para “breaker” meningkat menjadi 7 menit dan posisi ini bertahan hingga finis.
Giulio Ciccone yang hanya sehari memegang kaus pink, setidaknya sudah mencapai impiannya memakai kaus pink.
“Ini kesalahan saya terlalu yakin tim LiDL Trek akan bisa menyusul, situasi hujan jalan licin menyebabkan tim unggulan lain Visma Lease a Bike, Movistar dan Netcompany Ineos juga extra hati-hati karena yang lolos “break away” tidak ada unggulan, sehingga mereka lelusa melaju di depan hingga finis,” jelas Ciconne.
Pada aklhirnya Ciccone pemegang kaus pink finis urutan ke-28 (+ 7 menit 13 detik) dan posisinya di klasemen turun ke-6 (+6 menit 12 detik).
Sebagai pemegang kaus pink yang baru, Afonso Eulalio (Bahrain Victorious) menjadi atlet Portugal ketiga yang pernah memakai kaus pink Giro d’Italia.

Hasil Etape V (203 km):
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) 5:07:51
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) + 2 dtk.
- Thomas Silva (XDS Astana/Uruguay) + 51 dtk.
…..28. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) + 7 menit 13 dtk.
Klasemen s.d. Etape V:
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) 21:27:43
- Igor Arrieta (UAE Emirates XRG/Spanyol) + 2 menit 51 dtk.
- Christian Scaroni (XDS Astana/Italia) + 3 menit 34 dtk.
….. 6. Giulio Ciccone (LIDL Trek/Italia) +6 menit 12 dtk.
…..15. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) + 6 menit 22 dtk.
Kamis (14/5/2026) Etape VI akan menempuh rute datar yang seharusnya merupakan porsi bagi para sprinter, Paestum – Naples 142 km, namun kondisi cuaca yang tidak menentu bisa memunculkan “break away” berikutnya. (Bambang Kunthady)***








Komentar