KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan secara transparan dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Gufron meminta masyarakat diminta tidak percaya terhadap oknum yang mengaku dapat membantu meloloskan calon murid ke sekolah tertentu melalui jalur tidak resmi.
“Dinas Pendidikan beserta jajaran, tim SPMB, para kepala sekolah, menginginkan SPMB ini berjalan secara transparan. Hindari hal-hal yang merugikan masyarakat seperti pungli, gratifikasi, termasuk misalnya ada iming-iming dari oknum yang mengaku bisa memasukkan ke salah satu sekolah. Itu saya nyatakan tidak benar,” ujar Asep di Kantor Disdik Kota Bandung, Rabu 20 Mei 2026.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terpancing maupun terprovokasi oleh pihak-pihak yang menawarkan bantuan masuk sekolah dengan imbalan tertentu.
“Jangan mudah percaya kalau ada orang datang mau menolong memasukkan ke sekolah tertentu. Itu tidak benar, apalagi kalau ujung-ujungnya transaksional,” katanya.
Menurut Asep, Disdik Kota Bandung juga terus melakukan mitigasi risiko untuk mencegah potensi praktik jual beli kursi selama pelaksanaan SPMB berlangsung.
“Kami berpikir positif dulu, tidak mau berpikir ada indikasi seperti itu. Tapi tetap kita melakukan mitigasi risiko. Kalau misalnya terjadi, langkah kita seperti apa,” ungkapnya.
Asep juga mengajak seluruh pihak, terutama media, agar turut membantu mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan baik, transparan, dan berintegritas.
“Kami sangat mohon bantuan kepada teman-teman media, baik cetak maupun elektronik, untuk membantu menginformasikan hal-hal yang bisa mengganggu berjalannya SPMB yang baik, transparan, dan berintegritas di Kota Bandung,” katanya.
Selain itu, Disdik Kota Bandung membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses SPMB, baik terkait pendataan maupun pendaftaran.
“Kalau ada yang kurang mengerti, datang saja ke Dinas Pendidikan atau ke sekolah. Silakan sampaikan kesulitannya. Itu pasti akan dijawab oleh tim kami, baik di dinas maupun di sekolah,” ujarnya.
Saat ini, tahapan SPMB masih memasuki masa pendataan calon murid baru hingga 5 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran jalur prestasi dan afirmasi dibuka pada 8–12 Juni 2026. Sedangkan jalur domisili dan mutasi berlangsung pada 22–26 Juni 2026.
Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Disdik Kota Bandung juga tetap menyediakan jalur afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) bagi masyarakat kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebagai informasi, masyarakat bisa mengunjungi situs spmb.bandung.go.id untuk informasi mengenai SPMB Kota Bandung 2026/2027.***







Komentar