Cuaca Panas Jadi Tantangan bagi Para Peserta, Protokol Ketat UCI Diberlakukan

PARIS, PRANCIS (TUGUBANDUNG.ID) – Balap sepeda grand tour paling terkemuka, Tour de France TdF) edisi ke-113/2026 akan segera dimulai Sabtu 4 Juli 2026 start awal Etape I dari Barcelona -Spanyol, lomba akan menempuh jarak total 3.325 km terbagi 21 etape hingga finis di Paris, Minggu (26/7/2026).

Para peserta dari 23 tim professional terkemuka yang kini sudah berada di Barcelona, Spanyol untuk mulai berlomba pada Etape I nomor TTT (team time trial) menghadapi tantangaan berat cuca panas ekstrim (extreme heatwave) yang kini tengah melanda sebagian besar wilayah Eropa.

Kondisi cuaca panas ekstrim ini dikhawatirkan oleh panitia TdF dan UCI yang akan melakukan berbagai langkah penting untuk mengurangi risiko “cuaca panas ekstrim” yang bisa menyebabkan heat stroke, dehidrasi dan kecapaian yang melebihi batas toleransi tubuh karena kondisi atlet tidak sama daya tahannya.

“Kami akan melakukan perubahan penting sesuai kondisi cuaca berkoordinasi dengan pemerintah Prancis dan Spanyol serta Kementrian Kesehatan. Rute disesuaikan diperpendek, jam start lebih pagi karena pada kondisi normal sejak dahulu start biasanya selalu jam antara 11-12 siang. Memberi semprotan air pada para atlet sesuai kondisi dan rute. Juga memberi es pada yang memerlukan serta suplai area air yang tak dibatasi,” ungkap Jaques Benoiit media relasi TdF.

Sementara direktur TdF, Christian Prudhomme mengatakan panita akan mengikuti protokol ketat yang ditetapkan UCI (badan dunia balap sepeda) pada kondisi cuaca panas ekstrim baik untuk atlet maupun penonton yang harus di lindungi kesehatan dan keselamatannya.

“Pemberian suplai air diperluas jaraknya, waktu start bisa disesuaikan, jarak dikurangi dan ketentuan teknis di peringan, limit waktu bagi yang tertinggal ditambah pada kondisi gelombang panas yang melanda Eropa pada musim panas tahun ini,” ungkap Prudhomme pada AFP.

“Penonton juga akan dilindungi dari cuaca panas ini dengan memberi informasi kondisi cuaca serta penyiapaan pos kesehatan di berbagai lokasi,” tambahnya. (Bambang Kunthady)***

Komentar