KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Darul Hikam Pre-K and Kindergarten terus berinovasi dalam memberikan pengalaman belajar praktikal bagi siswanya.
Salah satunya melalui program “Cleanup Friday”, sebuah kegiatan yang melatih siswa-siswi untuk belajar kemandirian dengan cara mencuci pakaian mereka sendiri yang dibawa dari rumah.
Program ini merupakan bagian dari metode Montessori yang rutin diterapkan di setiap jenjang kelas di Darul Hikam Pre-K and Kindergarten. Bedanya, kali ini fokus pembelajaran diarahkan pada aspek kemandirian.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Darul Hikam Pre-K and Kindergarten, Resty Rachmawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian pada anak, khususnya saat berada di rumah.
“Tujuan dari kegiatan montesori Cleanup Friday ini untuk menumbuhkan rasa kemandirian pada diri anak, sehingga Ketika sedang di rumah anak-anak bisa membantu Ayah atau Bundanya untuk melakukan kegiatan tersebut,” ucap Resty saat dijumpai di TK1 Darul Hikam, Jl. Cisitu Indah No. 16, Kota Bandung, Jum’at, (26/09/2025).
Resty juga memaparkan bahwa program ini diikuti oleh hampir seluruh jenjang kelas, mulai dari Pre-K, TK A, hingga TK B.
“Kegiatan montesori Cleanup Friday ini diikuti oleh kelas Pre-K, TK A, dan TK B,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, siswa diarahkan menuju lapangan sekolah dan duduk sesuai dengan jenjang kelas masing-masing, didampingi guru. Para guru kemudian memberikan arahan sekaligus contoh praktik mencuci pakaian, mulai dari cara merendam, membilas, hingga menjemur pakaian.
Para siswa tampak sangat antusias mengikuti program ini. Dengan penuh semangat, mereka membawa pakaian yang sudah disiapkan dari rumah untuk dipraktikkan langsung di sekolah.
Salah satu siswa, Yahya (TK A), mengungkapkan kegembiraannya bisa belajar mandiri. “Hari ini aku belajar mencuci, ini semua buat melatih kemandirianku,” ucapnya di sela-sela kegiatan.
Melalui program ini, Darul Hikam Pre-K and Kindergarten berharap dapat menjadi contoh yang baik bagi sekolah-sekolah usia dini. Tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga aspek praktikal yang memberi kesempatan siswa untuk merasakan pengalaman nyata dalam melatih kemandirian.
“Ayah Bunda, jangan segan ya untuk mengajak anak-anak di rumah membantu kegiatan sehari-hari seperti mencuci piring, mencuci baju, karena anak-anak sudah dilatih di sekolah,” pungkas Resty. ***













Komentar