Ciccone Ambil Alih Maglia Rosa, Narvaez Menang Sprint Etape IV

COSENZA, ITALIA (TUGUBANDUNG.ID) – Cuaca cerah menyambut Etape IV Giro d’Italia 2026 yang berlangsung di provinsi Catanzaro wilayah Italia Selatan, Selasa (12/5/2026). Setelah isirahat sehari Senin (11/5/2026), usai menjalani tiga etape awal di Bulgaria.

Tempo tinggi yang di “pacing” tim Moivistar (Spanyol) di Cozzo Tunno (tanjakan kategori 2) sepanjang 14 km pada pertengahan Etape IV (Catanzaro – Cosenza 138 km) menyebabkan pemegang maglia rosa (kaus pink) Thoms Silva (XDS Astana/Uruguay) yang bukan spesialis tanjakan tercecer jauh tertinggal 12 menit 16 detik, finis di posisi ke-130, kaus pinknya pun lepas di kuasai jago tanjakan tuan rumah Giulio Ciccone (31) tim LiDL Trek yang finis ketiga ditambah bonus pemotongan waktu adu sprint yang diraihnya mendekati akhir Etape IV menempatkan dirinya mencatat total waktu paling cepat pada akhir Etape IV.

Tampil sebagai pemenang Etape IV ini, jago tanjakan asal Ekuador Jhonatan Narvaes (29) dari tim UAE XRG) menang sprint peloton 40 pembalap, mengalahkan Orluis Aular (Movistar/Kolombia) dan Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) di urutan kedua dan tiga.

Jhonatan Narvaes (UAE Emirates XRG/Ekuador) terdepan Etape IV Giro d’Italia 2026 di Cosenza, Italia. (Foto: La Presse).*

“Ini adalah kemenangan untuk menghibur tim kami (UAE Emirates XRG) yang kehilangan tiga rekan andalan Mar Yates, Jay Vine dan Marc Soler yang kecelakaan pada Etape II sehingga tak bisa meneruskan lomba,“ ujar Narvaes yang sebelumnya lama di tim Ineos enam tahun sebelum pindah ke tim UAE tahun 2025.

Dengan dua kemenangan etape sebelumnya ketika masih di tim Ineos pada Giro 2019 dan 2024, Narvaes sudah amat berpengalaman dan kemenangan Etape IV pada Giro 2026 menjadi kemenangan yang ketiga kalinya pada Giro d’Italia.

Impian Ciccone

Memegang Maglia rosa sudah menjadi Impian Giulio Ciccone sejak masa kecil, dan Impian itu akhirnya menjadi kenyataan setelah 10 tahun mengikuti Giro d’Italia di beberapa tim yang dibelanya.

“Kaus pink impian sejak kecil ini akhirnya bisa saya kuasai. Sebelumnya hanya menang etape pada Giro 2016 di tim Bardiani, setelah itu saya menang etape Giro lagi tahun 2019 dan 2022 di tim Trek- Segrafedo. Kini setelah sepuluh tahun mecoba saya bisa menguasai kaus pink kebanggan setiap atlet,” ujar Ciccone yang menangis tak kuasa menahan haru.

Berapa lama Ciccone akan menguasai kaus pink ini? Pada Etape V dan VI dengan rute tanjakan tidak terlalu berat, Ciccone dengan kemampuan yang cukup prima seharusnya masih bisa mempertahankan kaus pinknya. Tantangan berat akan menanti pada Etape VII, Jumat (15/5/2026) finis di puncak tanjakan kategori 1 Blockhaus, tanjakan sepanjang 13 km yang terjal. Semoga dengan determinasi tinggi, dan memakai kaus pink, Ciccone bisa mendapat energi tambahan, berjuang mempertahankan kaus pink selama mungkin.

Tim Movistar memacu tempo tinggi pada Etape IV Giro d’Italia 2026. (Foto: Getty Images).*

Lawan paling berat tentu saja Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) yang tampaknya baru akan unjuk gigi pada Etape VII, rute tanjakan (Formia – Blockhaus 244 km) untuk mengambil alih kaus pink pimpinan umum Giro 2026.

Hasil Etape IV (Catanzaro-Cosenza 138 km):

  1. Jhonatan Narvaez (UAE Emirates XRG/Ekuador) 3:08:46
  2. Orluis Aular (Movistar/Kolombia)                              “
  3. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia)                                  “

…… 130. Thomas Silva (XDS Astana/Uruguay) + 12 menit 16 dtk.

Klasemen s.d. Etape IV:

  1. Giulio Ciccone (LiDL Trek/Italia) 16:18/51
  2. Jan Christen (UAE Emirates XRG/Swiss) + 4 dtk.
  3. Florian Stork (Tudor Pro Team/Jerman) + 4 dtk.

……11. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) + 10 dtk. (Bambang Kunthady)***

 

 

Komentar