Menu

Mode Gelap

Berita · 22 Mei 2022 15:30 WIB ·

Carapaz Ambil Alih “Maglia Rosa”

 Richard Carapaz (28) merayakan sukses merebut Maglia Rosa (kaus pink) tanda pimpinan klasemen Giro d’Italia 2022 pada etape XIV Sabtu (21/5/2022) di Torino,Italia. (Foto: Getty Images).* Perbesar

Richard Carapaz (28) merayakan sukses merebut Maglia Rosa (kaus pink) tanda pimpinan klasemen Giro d’Italia 2022 pada etape XIV Sabtu (21/5/2022) di Torino,Italia. (Foto: Getty Images).*

TORINO, ITALIA (TUGUBANDUNG.ID) – Meski telah berjuang habis habisan, Maglia Rosa (kaos pink) yang dikuasai Juan Pedro Lopez (24) selama sebelas hari akhirnya lepas juga tak kuasa dipertahankan pembalap asal Spanyol dari tim Trek-Segafredo.

Kaus kebanggaan lambang pimpinan klasemen Giro d’Italia itu berpindah tangan direbut juara Giro 2019 Richard Carapaz (Ineos Grenadiers/Ekuador) yang melakukan gebrakan di etape XIV Sabtu (21/5/2022) rute tanjakan cukup berat Santen-Torino 147 km.

Tampil sebagai pemenang etape XIV, atlet Inggris Simon Yates (Bike Exchange) yang dibiarkan melaju sendirian pada 4 km terakhir karena posisi klasemennya sudah tertinggal jauh 20 menit. Sedangan tiga pembalap yang semula bersama Yates tertinggal 15 detik, bersaing untuk perebutan podium tersisa.

Jai Hindely (Bora Hansgrohe/Australia) finis kedua mengalahkan Richad Carapaz (Ineos/Ekuador) dan atlet vetean terkemuka Italia juara 2 kali Giro (2013,2016) Vincenzo Nibali (Astana) di urutan ketiga dan keempat.

Sementara pemegang Maglia Rosa, Juan Pedro Lopez tertinggal cukup jauh finis ke-10 tertinggal 4 menit 24 detik, sehingga kaus kebanggan itu berpindah tangan direbut Richard Carapaz naik dari semua di posisi kedua klasemen.

Carapaz (28) memimpin klasemen dengan keunggulan tipis 7 detik atas jai Hindley (26) yang merupakan “runner up” Giro 2020, posisi ketiga klasemen Joao Almeida (UAE Team Emirates/Portugal+ 30 detik. Sedangkan andalan tuan rumah, Vencenzo Nibali (Astana/Italia) di urutan ke-8 (+ 2 menit 58 detik).

Gebrakan Tim Bora Hansgrove

Inisiator yang melakukan gebrakan break away pada etape XIV adalah tim asal Jerman, Bora Hansgrove dipimpin Jay Hindley, Emmanuel Buchmann dan Lennard Kamna yang memporakporandakan peloton sehingga berceceran setelah tanjakan pertama.

Setelah 80 km dilalui yang bertahan di grup depan hanya sekitar 15 orang dan jumlah itu uterus berkurang, setelah pada 25 km terakhir Carapaz melakukan upaya break away pada sisa 25 km terakhir menyebabkan Pedro Lopez pemegang kaus pink mulai tercecer dan semakin jauh tertinggal.

“Ini merupakan percoban saya untuk melihat, pesaing utama mana yang bisa bereaksi atas serangan yang saya lakukan. Ternyata Pedro Lopez tidak bisa bertahan. Kini pimpinan klasemen saya kuasai dan tim Ineos Genadiers akan bekeja keras mempetahankan kaus pink yang saya kuasai,” ungkap Carapaz.

Persaingan akan masih amat ketat pada 7 etape terakhir, karena Carapaz hanya unggul 7 detik atas Hindley, dan unggulan lain juga mengintai.

Minggu (22/5/2022) etape XV menempuh rute tanjakan pegunungan Alpen, Rivalolo Canavese – Cogne 177 km melintasai 3 puncak tanjakan kategori 1 dan 2. (Bambang Kunthady)***

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Creamy Activity 2024 SMA Unggulan Darul Hikam Tampilkan Bakat dan Kreativitas Siswa

22 Juni 2024 - 19:54 WIB

Bank Indonesia Ajak Masyarakat Jawa Barat Ramaikan KKJ-PKJB 2024

22 Juni 2024 - 19:47 WIB

Amankan Percakapan di WhatsApp, Ini Caranya!

22 Juni 2024 - 05:59 WIB

Gratis, Bursa Kerja Kota Bandung Sediakan 5.435 Loker untuk Lulusan SD Hingga S2!

22 Juni 2024 - 05:53 WIB

Kesadaran Masyarakat Kunci Kota Bandung Bebas Tuberkulosis

22 Juni 2024 - 05:45 WIB

Ada Wifi Gratis Braga, Ini Cara Aksesnya!

22 Juni 2024 - 05:37 WIB

Trending di Berita