Menu

Mode Gelap

Berita · 22 Mei 2022 12:08 WIB ·

Merasakan Bertubi-tubi Kebaikan dari Dr Aqua Dwipayana

 PAKAR Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan sharing komunikasi dan motivasi di lingkungan Polda Sulsel, Maret 2022 lalu.* Perbesar

PAKAR Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan sharing komunikasi dan motivasi di lingkungan Polda Sulsel, Maret 2022 lalu.*

TUGUBANDUNG.ID – JUTAAN muslim dan muslimah di seluruh dunia sangat mendambakan “mencium aroma surga” di Raudah saat beribadah Masjid Nabawi dan berziarah ke Makam Rasulullah SAW. Jutaan ummat Islam di seluruh penjuru kolong langit juga memendam rindu teramat dalam untuk tawaf dan bersimpuh di pelataran Kakbah serta menjemput berkah dengan berlari-lari kecil di lintasan Safa-Marwah.

Kebahagiaan bisa berkunjung langsung secara fisik ke “Rumah Allah” Baitullah tak dapat tergambarkan oleh kata-kata. Itu pula yang kemudian dirasakan Bripka Andi Muhammad Hartawan atau akrab disapa Wawan, seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Wajo, Polres Pelabuhan Makassar, Polda Sulawesi Selatan. Terlebih, dia sendiri tak pernah menyangka akan bisa menginjakkan kakinya langsung ke pelataran Kakbah dan juga bisa berkunjung menyambangi Makam Rasulullah d Madinah.

“Saya begitu berbahagia dan sebelumnya tak pernah membayangkan bisa melaksanakan ibadah umrah dalam waktu dekat. Akan tetapi, Allah SWT ternyata menunjukkan jalan-Nya. Lewat kebaikan Pak Aqua Dwipayana, saya Alhamdulullah bisa merasakan sendiri kebahagian mengunjungi Baitullah yang begitu dirindukan oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia,” ungkap Andi Muhammad Hartawan alias Wawan ketika menyampaikan testimoninya menjalankan ibadah umrah dalam rombongan umrah The Power of Silaturahim (POS) III.

Wawan menyampaikan terstimoni karena diundang langsung untuk hadir pada saat Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan rangkaian Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran Kepolisian  Daerah (Polda) dan Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu, 16 Maret 2022.

Sebagaimana diketahui, sudah lebih dari 160 orang dari berbagai kalangan  yang bisa berangkat umrah gratis lewat perantara seorang Dr Aqua Dwipayana Bersama donatur lain yang kemudian berhimpun di dalamnya. Dr Aqua telah menulis buku super best seller Trilogi The Power of Silaturahim. Dari hasil penjualan buku-bukunya itulah, ia terus berupaya menambah sebanyak mungkin kalangan untuk bisa beribadah umrah secara gratis. Bahkan, juga termasuk uang sakunya diberikan sekaligus.

Rombongan umrah gratis POS sudah sampai gelombang III dan sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Menurut rencana, segera setelah semua situasi dan kondisi memungkinkan, akan terus diberangkatkan romboingan POS pada gelombang-gelombang berikutnya. Wawan sendiri tergabung dalam romboongan POS III yang berangkat ke Mekkah dan Madinah pada 2019 lalu.

Mengundang langsung

Pada Selasa, 15 Maret 2022 sekitar pukul 07.30 pagi Wita, Wawan sedang lepas piket dari Patroli Raika (Pengurai Kerumunan), yakni nama satuan tugas percepatan penangan Covid -19 di Kota Makassar, Sulsel. Tiba-tiba telefon genggamnya berdering. Antara sadar dan tidak, di layar HP terbaca nama Dr Aqua Dwipayana yang menelefonnya. Dr Aqua bertanya tentang kabar ia sekeluarga. Kemudian menanyakan tempat tugasnya di mana. Wawan pun menjawab, “Saya sekarang bertugas di Polres Pelabuhan Makassar, Polsek Wajo, Pak,” ungkap Bripka Wawan.

Tak pernah diduga Wawan, setelah sekian lama, Dr Aqua masih menyimpan nomornya dan bahkan menelefonnya langsung. Intinya, pria yang sangat rendah hati itu mengundang Wawan untuk juga hadir pada kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua pada Rabu, 16 Maret 2022.

PAKAR Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan sharing komunikasi dan motivasi di lingkungan Polda Sulsel, Maret 2022 lalu.*

“Sudah ada undangan untuk kegiatan saya besok di Polres Pelabuhan?” tanya Dr Aqua dalam pembicaran telefon tersebut. Wawan menjawab, “Siap tidak ada Bapak”. Kemudian, Dr Aqua memintanya untuk hadir pada kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Wawan, berkoordinasi dengan Satuan Binmas Polres Pelabuhan. Ia menanyakan apakah ada kegiatan Rabu besok yang mengundang Dr Aqua sebagai pembicara. Ia mengatakan bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana yang memberangkatkannya umrah pada 2019 menelefonnya langsung tadi pagi. Dari Polres ternyata menjawab belum ada.

Pada sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, ternyata sudah ada Surat Perintah untuk menghadiri giat Sharing Komunikasi dan Motivasi dari Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana, berikut daftar pesertanya. Wawan mendapat informasi tersebut dari pesan “japri” Kepala Unit Pembinaan keamanan Swakarsa Polres Pelabuhan Aiptu Abdul Hafid. Namun, Namanya tidak ada dalam daftar hadir peserta tersebut.

Rabu, 16 Maret 2022 sehabis jogging sekitar pukul 06.00 Wita, Wawan dihubungi oleh nomor baru di WhatsApp. Belakangan, ia baru tahu yang mengontaknya adalah Pamin Subbag Renmin Biro SDM Polda Sulsel Ipda Pahliana. Ia ternyata mencocokkan identitas Wawan.

“Apakah benar ini nomor telefon Wawan Muhammad Hartawan?” Tanya Liana, panggilan akrab Pahliana. Wawab menjawab, “Siap, benar.” Kemudian, Wawan diminta hadir pukul 10.00 Wita di Polres Pelabuhan, sehubungan dengan kegiatan Dr Aqua.

Sekitar pukul 07.30 Wita, sehabis apel pagi, lewat telefon, ia dihubungi Perwira Urusan Administrasi Personel Polres Pelabuhan Iptu Rajima. “Dik, kamu kenal Bapak Aqua? Tolong datang di Polres pukul 09.30 Wita. Beliau mencari kamu. Siapkan pertanyaan buat Pak Aqua.”

Mendengar itu  Wawan menjawab, “Siap.” Ia merasa sangat terharu. “Betapa besarnya perhatian Bapak Aqua kepada saya,” gumam Wawan ketika itu.

Testimoni

Maka, pada Rabu, 16 Maret 2022, pukul 09.30 Wawan melapor lewat WA kepada Iptu Rara dan Ipda Liana bahwa dirinya sudah tiba di Polres. “Sekitar 10.30 Wita Bapak Aqua tiba di Aula Promoter Polres Pelabuhan Makassar didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto. Saya pun dapat bergabung bersama para pejabat utama Polres Pelabuhan Makassar dan sekitar 50 orang peserta lainnya untuk mengikuti Sharing Komunikasi dan Motivasi yang disampaikan Bapak Dr Aqua Dwipayana,” ungkap Wawan menceritakan kembali.

Sekitar sepuluh menit menyampaikan materi kepada hadirin, Dr Aqua tiba-tiba memanggil nama Bripka Wawan. “Mas Wawan dari Polsek Wajo mana?” Wawan pun dengan sikap sempurna dan mengangkat tangan mengenalkan diri. “Sini tampil ke depan,  buka maskernya, kemudian ceritakan pengalaman umrahnya pada 2019 lalu,” ucap Dr Aqua.

Wawan pun bercerita ihwal impian bisa berkunjung ke Baitullah ternyata mewujud lebih cepat dan nyata di hadapannya. “Ketika diminta berbicara di depan hadirin, dalam hati saya terus terang bergejolak antara senang dan gugup. Ini kali pertama sejak enam tahun tugas di Polres Pelabuhan Makassar, saya diminta untuk bicara pengalaman saya  di hadapan rekan-rekan. Saya pindahan dari Polres Wajo sejak bulan Desember 2016,” kata Wawan.

Ia pun memberikan testimoni bagaimana dirinya bisa bergabung dalam jemaah POS III yang dipimpin oleh Nurcholis MA Basyari, yang sejak pemberangkatan POS I dan II terus menjadi koordinator keberangkatan Jemaah umrah gratis oleh Dr Aqua Dwipayana.

Pada 2019 lalu, Wawan sejatinya tengah mempersiapkan diri untuk mendaftar seleksi perwira SIP 48.  Selepas salat Ashar di Masjid Asrama Polda Sulsel Jl Balaikota Makassar, dirinya secara spontan berdoa, “Ya Allah kalau diberikan pilihan antara beribadah haji dan sekolah perwira, maka saya memilih haji saja,” demikian gumamnya dalam hati.

Sekitar satu jam berdoa. Ia kemudian pergi ke pusat pertokoan tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ia pergi bersama Istrinya, Andi Fatmawati, SKM serta tiga anaknya yakni Andi Muh Alif Putra H, Andi Muh Uwais Alqarni H, dan Andi Zakiyya Almairah. Tiba-tiba HP berbunyi. Yang menghubunginya adalah Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Pelabuhan Makassar, H Hafid.

“Halo, lagi di mana dan apa kesibukannya sekarang? Saya jawab sedang beli chasing HP. Juga lagi sibuk mengurus berkas seleksi perwira dan keluarga,” jawab Wawan, kala itu melalui telefon.

BRIPKA Andi Muhammad Hartawan beserta keluarga. Bertubi-tubi merasakan kebaikan dari sosok Dr Aqua Dwpayana yang sebelumnya tidak dikenalnya sama sekali.*

Tiba-tiba, seluruh badannya berdesir. Ia sengat terharu karena diminta mempersiapkan berkas untuk seleksi umrah. Saat berada di escalator, Wawan mengaku hampir tak bisa menahan tangis. Matanya berkaca-kaca. Meski baru dikatakan sebatas seleksi, ia merasa inilah jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan. “Tidak pernah ada informasi sebelumanya, kok bisa tiba-tiba ada hal seperti ini,” ujarnya dalam sanubarinya.

Beberapa hari kemudian selesai apel pagi, dirinya kembali dihubungi oleh AKBP Faizw dari Direktorat Binmas Polda Sulsel. “Setelah saya salat duha, yang terpikir di benak saya adalah kamu dan Pak Aiptu Rocky PP Melo dari Polres Bone. Itu dari 15 Bhabinkamtibmas yang diseleksi. Jadi nama kalian berdua yang akan saya ajukan kepada Kapolda Sulsel Bapak Irjen Pol Umar Septono,” ungkap beliau saat itu.

Wawan kembali kaget dan terharu karena sama sekali tidak mengenal pejabat yang menghubunginya. “Urus berkas umrahnya. Segera ke Kantor Imigrasi mengurus paspor,” demikian perintah AKBO Faiwz sebagaimana diingat Wawan.

Ia pun menyampaikan kabar gembira itu kepada Istri dan orang tua. Semuanya kaget dan bergembira mendengar rejeki yang luar biasa tersebut. Wawan mengurus berkas umrah, sambal tetap mengikuti dan menjalani tes perwira.

Saat rapat Musrenbang di salah satu wilayah binaannya di Kelurahan Malimongan Tua, tiba-tiba datang informasi bahwa nama Wawan sudah dimasukkan ke dalam grup WA POS III oleh seseorang yang belakang hari dipanggil Ustadz Nurcholis oleh semua anggota grup. Di Grup WA itu Wawan menyampaikan perkenalan dan beberapa pertanyaan sambil meluapkan perasaannya bisa bergabung di Grup WA tersebut.

Ternyata, di grup WA itulah, ia kemudian mengetahui bahwa dirinya adalah pilihan Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono. Sedangkan program umruhnya diinisiasi oleh Dr Aqua. Wawan pun terus mencari tahu siapa sosok Dr Aqua.

Pada April 2019, akhirnya Wawan ditakdirkan berangkat umrah. Bersama dirinya, juga ada tiga orang lainnya dari Makassar yakni Rocky, anggota Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar dan  Sertu Muhammad Evendi yang berangkat bersama istrinya, Prapti Riyanto.

Sehari sebelum berangkat umroh, sebanyak 45 orang yang lulus dan lolos seleksi Sekolah Calon Perwira dari Polda Sulsel berangkat ke Sukabumi, Jawa Barat untuk melaksanakan pendidikan.  “Semua memang menjadi skenario Allah Swt yang luar biasa. Memberikan yang terbaik kepada setiap orang,” kembali Wawan bergumam dan mengagungkan kebesaran kuasa Allah SWT.

 Bertemu Dr Aqua di Mekkah

 Dalam rangkaian ibadah di Tanah Suci Mekkah, dirinya juga terus berdoa agar bisa bertemu langsung Dr Aqua yang telah memberikan keberkahan luar biasa bagi dirinya. Setiba di Madinah, untuk pertama kali dirinya bertemu dengan Ustadz NurcholisMA Basyari  dan wartawan senior dari Surabaya Fuad Ariyanto yang akrab dipanggil Cak Fu. Mereka bertiga berada satu kamar selama menjalankan ibadah umrah tersebut.

“Dari Pak Ustadz Nurcholis, saya juga menerima langsung uang tunai Rp 5 juta. Kata beliau, ini pemberian dari Pak Aqua. Alhamdulillah, semua karunia dari Allah SWT atas perantaraan kebaikan Pak Aqua yang bahkan hingga saat itu saya belum pernah bertemu langsung dengan orangnya,” kata Wawan mengenang kembali masa umrah tersebut.

Selanjutnya, Wawan pun segera menyesuaikan diri dan mengikuti arahan dari pemandu rombongan. Kala itu, ia mendapat info bahwa Dr Aqua tidak bisa hadir. Banyak anggota rombongan yang merasa sedih karena tadinya sangat berharap bisa bertemu dan menyampaikan langsung rasa terima kasih atas kebaikan yang tak pernah diimpikan sebelumnya dari sosok bernama Dr Aqua Dwipayana.

Ternyata kesedihan Wawan dan anggota jemaah lain tidak berlangsung lama. Saat acara milad NRA Tour and Travel, biro perjalanan haji dan umrah yang digunakan dan dilaksanakan di Mekkah, untuk  pertama kali Wawan dan beberapa anggota jemaah umrah POS III bisa bertemu langsung dengan sosok Dr Aqua. Saat itu banyak yang menangis menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih atas semua kebaikan dari sosok Dr Aqua yang sangat santun dan rendah hati tersebut.

Dalam perjalanan pulang ke Tanah Air, di bus dari Mekkah ke Jedah, Arab Saudi, Wawan dipersilahkan Ustadz Nurcholis untuk memberikan testimoni tentang umrah tersebut. Saat itu, dirinya juga berada dalam satu bus dengan Dr Aqua yang hadir bersama istrinya, Retno Setiasih.

Wawan pun menceritakan bagaimana dirinya harus menjual cincin seharga Rp 1,5 juta untuk bekal selama di tanah suci. “Sekaligus berjaga-jaga kalau membutuhkannya,” katanya dalam testimoni di bus tersebut tanpa pernah berharap apapun sejatinya kala itu.

Mendengar itu, ternyata kata Wawan, Dr Aqua spontan mengatakan akan mengganti uangnya. Juga segera ke Makassar untuk bertemu dirinya dan keluarga. Wawan lagi-lagi hanya bisa berucap syukur dan terima kasih. Ia begitu terharu atas semua kebaikan yang diberikan Dr Aqua secara bertubi-tubi. Padahal, baru saat umrah itulah dirinya bertemu langsung dengan sosok Dr Aqua.

Kurang dari dua Minggu setibanya dari ibadah  umrah,  Wawan mendapat kabar dari Evendi bahwa Dr Aqua akan datang ke Makassar. Ia pun memberitahu sang istri. Wawan pun ikut menjemput kehadiran Dr Aqua di Bandara Hasanuddin Makassar di Maros.

Wawan bahkan diperkenalkan kepada salah seorang pejabat Pegadaian Makassar yakni Ihsan Palalao yang merupakan teman dekat Dr Aqua. Saat itu, Dr Aqua memang memiliki jadwal menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Pegadaian Wilayah Makassar.

Dari bandara, mereka bersama-sama menuju ke kediaman Evendi di Asrama Lanud Hasanuddin. Selanjutnya, berlanjut menuju ke rumah Wawan di Asrama Polda Sulsel.

“Senang sekali bisa dikunjungi Bapak Aqua. Pimpinan saya saja tidak pernah ke rumah saya. Saat di kediaman kami itulah, apa yang dilakukan Pak Aqua sungguh membuat mata saya dan istri berkaca-kaca. Beliau memberikan uang pengganti cincin kami. Saya sendiri padahal sudah lupa apa yang saya sampaikan di bus ketika umrah. Pak Aqua ternyata terus mengingat apa yang sudah dijanjikannya. Bertambah lagi kekaguman saya pada sosok beliau. Pak Aqua pun sempat berfoto bersama saya sekeluarga,” ucap Wawan menguraikan pengalaman setelah umrah dan mendapat kunjungan Dr Aqua Dwipayana.

Wawan dan keluarga kemudian diajak makan di Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi Jalan Pattimura Makassar. Di sana juga bergabung keluarga Evendi dan Tiwi. Waktu itu anaknya juga dihadiahi stroller warna salem.

Itulah sekelumit testimoni yang disampaikan Bripka Andi Muhammad Hartawan yang juga ikut menyeruakkan keharuan di antara hadirin peserta Sharing Komunikasi dan Motivasi dari Dr Aqua Dwipayana. Setelah memberikan testimoni di hadapan pimpinan dan rekan-rekannya di Polres Pelabuhan, Dr Aqua mengambil uang pecahan 100 ribu dari saku bajunya dan memberikannya kepada Wawan. Perserta sharing pun bertepuk tangan.

Sampai sekarang, teman-temannya masih selalu berkata, “Wawan, kamu luar biasa bisa kenal dengan Pak Aqua. Sangat beruntung kamu bisa kenalan sama beliau.”

Wawan mengaku sangat senang karena dengan kehadiran Dr Aqua di Polres Pelabuhan dan memintanya memberikan testimoni. Kini, teman-temannya memberikan penilaian “lebih” kepada Wawan dan jauh lebih menghormatinya. “Terima kasih Bapak Aqua. Hanya doa terbaik yang bisa saya sampaikan. Semoga Bapak sekeluarga selalu sehat dan dapat terus berbagi pada banyak orang. Aamiin ya Rabbal aalamiin,” ucap Wawan.***

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 103 kali

Baca Lainnya

Aksi Balap Liar, Empat Ramaja dan Motornya Diangkut Polisi 

19 April 2024 - 13:38 WIB

PLN Operasikan SPKLU Khusus Angkot Listrik di Kota Bogor

18 April 2024 - 20:22 WIB

Aliansi Eks Karyawan Pikiran Rakyat Menggugat, Ini Tuntutannya!

18 April 2024 - 20:09 WIB

Guru Bahasa Daerah SMP se-Jabar Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Revitalisasi Bahasa Daerah

18 April 2024 - 18:46 WIB

Piala AFC Asia U23 Qatar 2024: Vietnam Kandaskan Kuwait 3-1, Uzbekistan Tundukan Malaysia 2-0

18 April 2024 - 18:29 WIB

Jabar Akselerasi Perluasan Areal Tanam Sawah Tadah Hujan melalui Pompanisasi

18 April 2024 - 17:11 WIB

Trending di Berita