PERSAINGAN balap sepeda Vuelta a Espana, seri “grand tour” terakhir musim 2026 baru akan selesai pada 13 September 2026 namun dengan penampilan amat dominan Tadej Pogacar pada Etape IV di Andorra La Vela, tak ada lagi persaingan yang bisa diharapkan akan terjadi karena semua atlet pesaing utamanya tidak ada yang mampu berbuat banyak, yaitu Primoz Roglic (Red Bull Bora/Slovenia) juara Vuelta 4 kali, Sepp Kuss (Visma Lease a Bike/AS) juara Vuelta 2023, Felix Gall (Decathlon/Austria) “runner up” Giro 2026, Richard Carapaz (EF Education/Ekuador) juara Giro d’Italia 2019.
Pogacar melesat pada 50 km terakhir di rute tanjakan yang tidak terlalu berat Collada de Beixalis, hanya Felix Gall yang bisa mengikutinya tapi hanya sebentar, dan laju juara 5 kali Tour de France ini tak tersaingi siapun dan keunggulanya terus bertambah dari semula hanya 20 detik terus meningkat menjadi 3 menit pada tanjakan terakhir Col d’ Orlino.
Sementara Felox Gall yang ketinggalan dari Pogacar tersusul oleh beberapa jago tanjakan lainnya diantaranya Sepp Kuss, Primoz Roglic, Oscar Onley, Enric Mas, Richard Carapaz, dan Jarno Widar. Upaya kelompok ini sia-sia untuk bisa memangkas keunggulan Pogacar, karena grup para “pengejar” ini tidak bekerja sama bergantian menarik, namun justru saling serang berupaya saling melepaskan diri, demi kepentingan masing-masing.
Hingga mencapai finis pada Etape IV sejauh 105 km di seputar Andorra La Vella, Tadsej Pogacar (UAE Emirates XRG) finis sendirian dengan keunggulan 2 menit 39 detik atas grup kecil enam atlet yang menyusul finis kemudian.
Dominasi mutlak Pogacar pada Etape IV yang menjadi rute tanjakan pembuka –setelah Etape III tanjakan berat di batalkan akibat hujan Es– menempatkan Pogacar hampir pasti jadi juara Vuelta 2026 pertama kali sejak pertama kali tampil 2019.
Hanya kendala musibah kecelakaan dan sakit yang bisa menghentikan Pogacar menjadi juara Vuelta 2026, karena 6 tanjakan berat lainnya dari 17 etape yang masih menanti hanya akan semakin meningkatkan keunggulan waktu kapten tim UAE Emirates XRG ini. Diperkirakan keunggulan Pogacar hingga finis akhir Vuelta 2026 antara 15 hingga 20 menit.
Vuelta 2026 Menjadi Tak Menarik
Dengan keunggulan Pogacar yang terlalu jauh dibandingkan para pesaing lainnya, Vuelta 2026 hanya menjadi perebutan menjadi “runner up” klasemen.
Hal ini tentu menjadi lomba setiap etape khususnya rute tanjakan tidak seru lagi karena Pogacar bisa kapan saja melesat meninggalkan semua lawan utamanya.
Dengan “gap” perbedaan kekuatan yang terlalu jauh ini Vuelta 2026 tidak menarik lagin karena juaranya sudah pasti dan publik penggemar balap sepeda hanya menyaksikan persaingan, siapa yang akan finis kedua.
“Ini tentu sangat disayangkan lomba Vuelta 2026 jadi lomba yang tak lagi menarik akibat kekuatan yang tak seimbang, Pogacar dan tim pendukungnya UAE Emirates XRG terlalu tangguh bagi atlet lainnya,” ujar Miguel Indurain asal Spanyol juara Tour de France 5 kali yang juga 3 kali menjuarai Vuelta.
Hasil Etape IV Tanjakan 105 km:
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) 2:40:35
- Jarno Widar (Lotto Intermarche/Belgia) + 2 menit 39 dtk.
- Felix Gall (Decathlon/Austria) “
Klasemen s.d. Etape IV:
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) 7:38:59
- Primoz Roglic (Red Bull Bora/Slovenia) + 3 menit 21 dtk.
- Enric Mas (Movistar/Spanyol) + 3 menit 32 dtk.
- Sepp Kuss (Visma Lease a Bike/AS) + 3 menit 44 dtk.
- Oscar Onley (Netcompany Ineos/Inggris) + 3 menit 45 dtk. (Bambang Kunthady)***












Komentar