Menu

Mode Gelap

Berita · 23 Mei 2022 18:44 WIB ·

PP IPHI Apresiasi Pemerintah Terkait Ketentuan Pemenuhan Sisa 2.531 Kuota Jemaah Haji 1443 H

 PP IPHI Apresiasi Pemerintah Terkait Ketentuan Pemenuhan Sisa 2.531 Kuota Jemaah Haji 1443 H Perbesar

TUGUBANDUNG.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) Dr. Ir. H. Erman Suparno MBA., M.Si mengapresiasi cara pengisian siasa kuata haji reguler oleh jemaah cadangan yang sudah melakukan Pelunasan di tahun 2020.

“Seyogyanya seperti itu agar menegakan keadilan bagi para jemaah yang sudah menunggu lama dan siap berangkat tahun 2020 lalu, akibat pandemi dua tahun kemarin mereka tertunda keberangaktannya,“ kata Erman.

Sementara tahap pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) dan konfirmasi keberangkatan jemaah 1443 H/2022 M sudah ditutup pada Jumat, 20 Mei 2022. Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab mengatakan bahwa total ada 89.715 jemaah yang telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

“Artinya, sudah 97,26% dari kuota jemaah haji reguler yang berjumlah 92.246. Ini belum termasuk kuota Petugas Haji Daerah dan pembimbing yang berasal dari KBIHU,” ungkap Saiful Mujab di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (22/5/2022).

“Jadi, masih ada sisa kuota untuk 2.531 jemaah,” sambungnya.

Menurut Mujab, sisa kuota tersebut akan diisi oleh jemaah cadangan yang telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

Ketua Umum PP IPHI Dr. Erman Suparno Pada Muswil IPHI Jawa Barat (Foto.Dok: SMF).*

Dikatakan Mujab, dalam waktu yang bersamaan dengan proses pelunasan dan konfirmasi keberangkatan bagi jemaah haji 1443 H/2022 M pada 9 – 20 Mei 2022, pihaknya juga telah memberi kesempatan bagi jemaah untuk melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan dengan status cadangan. Total ada 12.294 jemaah dengan status cadangan telah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan.

“Sisa kuota 2.531 akan diisi jemaah dengan status cadangan yang jumlahnya mencapai 12.294,” tegasnya.

Mekanisme pengisian sisa kuota ini, lanjut Mujab, diatur dalam Surat Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 157 tahun 2022. Ada dua ketentuan dasar dalam SK Dirjen PHU tersebut.

Pertama, apabila sampai akhir pelunasan BPIH Tahun 1443 H/2022 M, masih terdapat sisa kuota jemaah haji reguler, kuota petugas pembimbing ibadah haji yang berasal dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan atau kuota Petugas Haji Daerah, maka sisa kuota digunakan untuk Jemaah Haji Reguler nomor porsi berikutnya dalam satu provinsi.

Kedua, apabila masih terdapat sisa kuota setelah pengisian kuota jemaah haji cadangan dalam satu provinsi, sisa kuota haji diberikan kepada provinsi lain dengan mengutamakan provinsi dalam 1 (satu) embarkasi.

“Jadi, kami akan melakukan pemetaan sisa kuota yang ada berbasis provinsi lalu dipadukan dengan jemaah yang sudah melakukan pelunasan dan konfirmasi keberangkatan namun dengan status cadangan,” ujar Mujab.

“Kalau melihat dari sisi jumlah, jemaah cadangan jauh lebih besar dari sisa kuota yang ada. Jadi sudah akan terisi semua,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Creamy Activity 2024 SMA Unggulan Darul Hikam Tampilkan Bakat dan Kreativitas Siswa

22 Juni 2024 - 19:54 WIB

Bank Indonesia Ajak Masyarakat Jawa Barat Ramaikan KKJ-PKJB 2024

22 Juni 2024 - 19:47 WIB

Amankan Percakapan di WhatsApp, Ini Caranya!

22 Juni 2024 - 05:59 WIB

Gratis, Bursa Kerja Kota Bandung Sediakan 5.435 Loker untuk Lulusan SD Hingga S2!

22 Juni 2024 - 05:53 WIB

Kesadaran Masyarakat Kunci Kota Bandung Bebas Tuberkulosis

22 Juni 2024 - 05:45 WIB

Ada Wifi Gratis Braga, Ini Cara Aksesnya!

22 Juni 2024 - 05:37 WIB

Trending di Berita