Menu

Mode Gelap

Berita · 1 Agu 2022 09:07 WIB ·

PKM FISIP Unpas Dorong Digitalisasi Pemasaran UKM Kuliner di Kota Bandung

 LEASEWORLDDOTORG.WORDPRESS.COM Perbesar

LEASEWORLDDOTORG.WORDPRESS.COM

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Kota Bandung sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat dikenal sebagi salah satu sentra perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) terutama di industri kuliner. Begitu banyak produk kuliner asal kote berjuluk “Parijs van Java” ini yang dikenal di Indonesia atau bahkan beberapa di antaranya ada yang dikenal mendunia.

Oleh sebab itu Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat tren kuliner Indonesia. Di sisi lain, dengan adanya platform online serta adanya pandemic covid-19 tidak sedikit pada akhirnya pengusaha kuliner yang mengusung konsep online food delivery dengan modal dan fasilitas yang minim seadanya. Para pegiat industri kuliner online mencoba bertahan mengarungi kerasnya pertarungan market di Kota Bandung.

“Pada praktiknya, ternyata kemudian muncul kendala yang dialami para pelaku industri kuliner dalam memasarkan bisnisnya secara daring. Kebanyakan pelaku industri kuliner, khususnya di Kota Bandung ini, masih minim fasilitas infrastuktur teknologi informasi dan kurangnya pemahaman strategi pemasaran online agar bisa memaksimalkan potensi bisnis mereka,” ungkap Drs H Abdul Rosid, MSi merupakan Ketua Tim Tim Pelaksana Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pengabdian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung, dalam wawancara dengan Tugubandung.id, Senin 1 Agustus 2022.

TIM Pengadian Kepada Masyarakat FISIP Unpas.*

Atas kaitan inilah, Abdul Rosid bersama anggota tim Andry Mochamad Ramdan, S.Ikom, MBA, dibantu oleh Lisa Virdhausi Nofitasari dan Rilla Milna Ardianti, mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unpas melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) kepada mitra pemilik usaha Ayam Sijagur dan Gow Juice di Kawasan Ujung Berung Bandung. Pelaksanaan PKM dilakukan selama ebih kurang selama 6 (enam) bulan  yang juga menjadi bagian dari  kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan didanai oleh lembaga.

Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemberian bimbingan teknis pemasaran digital, pendampingan dan fasilitasi usaha. “Hasil pelaksanaan menunjukkan terdapat perubahan signifikan setelah diberikan pelatihan, bimbingan, dan pendampingan mengenai pemasaran digital, serta fasilitasi pemberian device yang diberikan tim kepada mitra,” kata Abdul Rosid.

TIM memberikan “device” kepada pemilik UKM.*

Tim berharap ke depan jika bisnis skala kecil berhasil terdigitalisasi, akan terjadi akselerasi percepatan skala usaha bisnis kuliner online. ***

 

Artikel ini telah dibaca 117 kali

Baca Lainnya

Realisasi Penjualan Operasi Pasar Bersubsidi Selama Ramadan Capai 90,14 Persen

12 April 2024 - 09:21 WIB

Sampah Bandung Raya di TPK Sarimukti Terkelola Baik Selama Ramadan

12 April 2024 - 09:13 WIB

Tour de Thailand Putri 2024: Jutatip Juara Umum, Secara Dramatis Kalahkan Nguyen

11 April 2024 - 19:31 WIB

Memasuki H+1 Arus Meningkat Drastis, Polres Garut Berlakukan Sistem One Way 

11 April 2024 - 13:56 WIB

HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

10 April 2024 - 11:11 WIB

Malam Takbiran Lebaran 2024 di Bandung Kondusif

10 April 2024 - 10:51 WIB

Trending di Berita