TIM balap sepeda AS selama 33 tahun selalu gagal menempatkan atletnya menjadi juara dunia Road Race yang terakhir kali diraih tahun 1993 oleh Lance Armstrong di Oslo, Norwegia.
Akhirnya puasa gelar AS yang begitu lama bisa diakhiri oleh atlet bukan unggulan Brandon McNulty (28) asal Phoenix, Arizona yang tampil prima dan nekad, “solo break” pada 32 km jelang finis dan mampu bertahan dengan keunggulan sekitar 55 detik yang terus tergerus hingga hanya 13 detik “nyaris” tersusul oleh grup unggulan namun dengan sisa-sisa terakhir tenaganya, McNulty yang tergabung di tim UAE Emirates XRG mampu menuntaskan ambisinya.
Menjadi juara dunia pertama kali, bertahan hingga finis di jalan menanjak meraih emas sebagai juara dunia Road Race Putra Elite 2026 menempuh jarak 274 km (Brossard – Montreal 273,4 km) dengan waktu 6 jam 17 menit 4 detik, empat atlet lainnya yang berupaya menyusul tertinggal 13 detik.
Melalui adu sprint empat atlet yang merebutkan medali perak dan perunggu, akhirnya Michael Matthews (Australia) fiinis kedua (Perak) dan ketiga (perunggu) Mathieu Vasn Der Poel (Belanda). Sedangkan salah satu unggulan lainnya Isaac Del Toro (Meksiko) dengan absennya Tadej Pogacar (Sllovenia) yang masih pemulihan cedera kecelakaan pada Vuelta 2026, harus puas finis ke-5 (+14 detik).
Sementara andalan Prancis atlet muda usia Pal Seixas (20) harus menunda impianya bersaing terdepan karena mengalam “kram” dan harus puas finis ke-15 (+2 menit 47 detik).
Demikian juara juara dunia 4 kali ITT, Remco Evenepoel (Belgia) karena kondisinya yang kurang prima finis ke-12 (+25 detik).
Hasil yang dicapai Brandon McNulty memang luar biasa karena dia tidak diunggulkan namun kemampuanya bertarung di jalan raya tak perlu diragukan sebagai salah satu pendukung “domestique” utama bagi Tadej Pogacar, tipe pekerja keras yang selalu menjadi “pacer” andalan bagi sang kapten (Pogacar) dalam berbagai lomba “tour” (Tour de France, Giro d’Italia).
“Dukungan tim AS, sangat kompak diantaranya Matteo Jorgenson dan Quinn Simmons sangat membantu sehingga saat saya putuskan “solo break” pada 32 km terakhir mereka mampu meredam para unggulan lainya. Luar biasa kerja sama tim USA pada Kejuaraan Dunia UCI di Kanada ini. Juara dunia lagi setelah 33 tahun kosong tanpa gelar bagi AS adalah Impian semua penggemar balap sepeda AS,” tutur McNulty.
“Pagi sebelum start saya berkelakar dengan istri, bahwa hari ini akan terjadi sesuatu yang amat penting, namun itu butuh “miracle”, dan ternyata keajaiban itu benar benar terjadi, saya kehilangan kata-kata,” ujar McNulty yang tak kuasa menahan tangis harunya karena bahagia menjadi juara dunia.
“Pada lap terakhir saya sudah hampir habis, keunggulan 50 detik hanya menyisakan 15 detik pada 1 km terakhir, saya pikir, “it is now or never” dan hanya semangat pantang menyerah yang membuat sayaa mampu bertahan di tanjakan lap terakhir hingga finis,” ungkapnya.
Hasil Kejuaraan Dunia 2026
“Road Race” Putra 273 km:
- Brandon McNulty (AS) 6:17:04
- Michael Matthews (Australia) + 13 dtk.
- Mathieu Van Der Poel (Belanda) + 13 dtk.
- Quinn Simmons (AS) + 13 dtk.
- Isaac Del Toro (Meksiko) + 14 dtk.
- Mads Pedersen (Denmark) + 14 dtk.
- Tom Pidcock (Inggris) + 14 dtk.
- Matteo Jorgenson (AS) + 14 dtk.
- Giullio Ciccone (Italia) + 14 dtk.
- Ben Healy (Irlandia) + 14 dtk. (Bambang Kunthady)***











Komentar