KEMAMAN, MALAYSIA (TUGUBANDUNG.ID) – Persaingan para “sprinter” kembali tak terhindarkan untuk empat etape beruntun pada Petronas Le Tour de Langkawi (LTdL) 2025, Malaysia yang mencapai finis Etape IV di Kemaman, Terengganu menempuh rute datar 141,5 km sepanjang pantai barat semenanjung Malaysia dari Kuala Terengganu, Rabu (1/10/2025).

Dua pembalap rangking bawah sempat dibiarkan “break away” sejak km 110 dan berada di depan unggul 1 menit 15 detik hingga 10 km terakhir dan memasuki 6 km terakhir menyisakan satu yang masih bertahan Yauhen Sobal (Chengdu DVC Team) tapi namun tertangkap peloton pada 3 km terakhir. Atas perjuangan kerasnya Yauhen Sobal mendapat gelar “Most Combative Rider” atlet paling agresif pada Etape IV.
Adu sprint finis massal Etape IV pada cuaca panas menyengat dimenangi kembali oleh sprinter Italia berusia 31 tahun Matteo Malucelli (XDS Astana) mencetak “hattrick”mengulangi sukses sebelumnya merebut Etape I dan III.
Sementara perebutan posisi kedua dan tiga amat ketat, Manuel Penalvier (Polti Visit Malta/Spanyol) melalui foto finis menempati urutan kedua dan Erlend Blikra (Uno X Mobility/Norwegia) ketiga, diikuti peloton besar dengan waktu sama 3 jam 17 menit 56 detik.
Dengan memenangi Etape IV, Malucelli semakin kokoh menguasai kaus hijau Petronas sebagai pimpinan klasemen, kini dia unggul 22 detik atas rival terdekatnya Erlend Blikra (Uno X Mobility), posisi ketiga Arron Gate) XDS Astana/Selandia Baru) +26 detik. Sementara posisi terbaikl pembalap Indonesia di urutan ke-39 Ilham Ramadhan (Nusantar-BYC) + 36 detik.
Setelah finis Etape IV, Matteo Malucelli pemenang Etape IV mengatakan harus berjuang ekstra keras karena cuaca lebih panas dibanding tiga etape sebelumnya yang tidak terlalu panas karena cuaca hujan dan berawan sehingga kondisi stamina lebih terjaga.
“Kali ini saya harus berjuang extra keras pada kondisi panas dan tiupan angin kencang tapi itu bagian dari lomba dan saya amat senang bisa memenangi etape ini. Dukungan tim juga amat solid, tanpa kerja keras rekan-rekan setim tak mungkin saya bisa berhasil menamatkan finis etape ini sebagai pemenang,” ujar Malucelli.
“Besok Etape V, Kamis (2/10/2025) merupakan etape tanjakan yang cukup menantang ke Fraser Hill, saya akan berusaha bertahan dan tim XDS Astana telah menyiapkan skenario, Aaron Gate rekan setim rangking ketiga klasemen terpaut 26 detik akan diproyeksikan mengambil alih klasemen andaikan saya gagal bertahan karena tanjakan cukup berat bukan kemampuan saya,” ungkapnya.

Rute datar sepanjang pantai barat yang dilalui pada Etape IV lebit berat dibandingkan pada tiga etape sebelumnya akibat tiupan angin kencang sehingga bagi pembalap yang menarik di depan sebagai “pacer” harus berjuang keras dan ini menyebabkan para pembalap jarang mau menjadi “pacer”, terlebih para unggulan yang mengandalkan rekan-rekan setimnya untuk bekerja menarik di depan.
Pada kondisi tiupan angin kencang ini jarang ada yang mau melakukan “break away” karena amat menguras tenaga. Terlebih pemegang kaus hijau (pimpinan klasemen) Matteo Malucelli yang tampil taktis, dilindungi tim XDS Astana sepanjang rute hingga finis.
Klasemen Umum (kaus hijau) s.d. Etape IV
- Matteo Malucelli (XDS Astana/Italia)
- Erlend Blikra (Uno X Mobility/Norwegia) + 22 dtk.
- Aaron Gate (XDS Astana/Selandia Baru) + 26 dtk.
- Adrien Maire (Unibet Rockets/Prancis) + 28 dtk.
- Vojtech Kminex (Burgos BH/Cheska) + 29 dtk,
Kaus Oranye (King of Sprint): Matteo Malucelli (XDS Astana/Italia)
Kaus Polka Dot (King of Mountain): Patrick Eddy (Picnic PostNL/Australia)
Kaus Putih (Klasemen Asia): Vadim Pronsky (Terengganu Team/Malaysia)
Kamis (2/10/2025) Etape V akan menempuh rute tanjakan cukuop berat dari Temerloh, Pahang ke Fraser Hill, Pahang menempuh jarak 123 Km, finis di ketinggian 1.247 m, tanjakan kategori 1.
Kaus Hijau Berpindah Tangan?
Pada satu-satunya rute tanjakan pada LTdL 2025, kaus hijau (pimpinan klasemen) diprediksi akan sulit dipertahankan oleh Matteo Malucelli yang bukan spesialis tanjakan namun cukup punya kemampuan di tanjakan tidak berat seperti pada Etape III.
Bila Malucelli tak mampu bertahan diharapkan Arron Gate (XDS Astana/Selandia Baru) yang kini berada di urutan ketiga klasemen + 26 detik diharapkan mampu mengamankan kaus hijau bila lepas dari Marucelli. (Bambang Kunthady)***











Komentar