Menu

Mode Gelap

Berita · 9 Jun 2022 05:47 WIB ·

Komitmen Lembaga Penyiaran Jadi Kunci Sukses Analog Switch Off

 FOTO: KEMKOMINFO Perbesar

FOTO: KEMKOMINFO

KOTA BANDUNG (TUGUBANDING.ID) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia terus mengingatkan komitmen lembaga penyiaran penyelenggara multipleksing (MUX), baik Lembaga Penyiaran Publik dan Swasta, untuk membantu penyediaan set top box (STB) bagi rumah tangga miskin. STB merupakan alat penting dalam mengubah siaran televisi analog menjadi siaran TV digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam berbagai kesempatan dan forum terus menyosialisasikan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran.

Dalam regulasi tersebut dinyatakan bahwa tugas lembaga penyiaran dan penyelenggara MUX memastikan ketersediaan STB bagi keluarga miskin atau pemilik televisi nondigital di Indonesia. Pemerintah berperan membantu dan mengisi kekurangan penyediaan STB bantuan tersebut.

“Selalu saya sampaikan di berbagai kesempatan dan kegiatan bahwa komitmen inilah yang akan menentukan sukses dan tidak suksesnya Program Analog Switch Off (ASO) di Indonesia. Pemerintah sesuai amanat PP 46 tersebut akan membantu penyediaan set top box,” pesan Menkominfo dalam berbagai acara.

Menkominfo Johnny juga mengingatkan peran penting lembaga penyiaran menyukseskan peralihan ke siaran TV digital. Migrasi siaran TV analog ke TV digital merupakan momentum bagi upaya meningkatkan daya saing nasional di panggung global yang kini sudah sepenuhnya masuk ke era digitalisasi.

Menteri Johnny G Plate sangat berharap dan terus mendorong lembaga penyiaran Indonesia yang telah mendapat kewenangan tata kelola multipleksing atau penyelenggara multiplexing baik itu LPP TVRI maupun tujuh LPS multiplexing untuk memastikan televisi yang belum memenuhi persyaratan DVB-T2 atau TV digital segera disediakan terpasang STB.

Selain LPP TVRI, terdapat tujuh lembaga penyiaran pengelola MUX yang terikat komitmen menyediakan STB bantuan bagi rumah tangga miskin. Ketujuh LPS itu adalah, MNC Group (Global TV, RCTI), SCM Group (SCTV dan Indosiar), Media Group (Metro TV), Nusantara TV, dan Rajawali TV, VIVA Group (TVOne dan ANTV), dan Trans Media (Trans TV dan Trans7). Kominfo telah merilis data ke masyarakat tentang jumlah STB serta penerima bantuan di  setiap kelurahan yang menjadi komitmen setiap LPS tersebut.

Bantuan STB ditegaskan hanya untuk rumah tangga miskin yang memiliki pesawat televisi analog, suka menikmati siaran televisi melalui terestrial, dan berada di cakupan wilayah layanan siaran televisi digital. Selanjutnya, penerima bantuan hanya berhak menerima satu kali bantuan STB.

Pada ASO tahap pertama, dibagikan sebanyak 3,202.470 unit set top box gratis. Dari jumlah tersebut, Kominfo menyediakan 87.277 unit dan sisanya sebanyak 3.115.193 unit akan disediakan oleh lembaga penyelengara siaran multipleksing.

Secara keseluruhan menurut data Kominfo  RI, SCTV berkomitmen menyediakan 1.212.750 unit STB, kemudian Metro TV 704.378 unit, RCTI/GTV 1.143.121 unit, Trans TV/Trans7 616.511 unit, RTV 500.000 unit, TV One/AN teve 149.587 unit, Nusantara TV 3000 unit, dan Kominfo sendiri 1 juta unit STB. ***

Artikel ini telah dibaca 192 kali

Baca Lainnya

Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

12 Juli 2024 - 20:30 WIB

Bey Machmudin: Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah

12 Juli 2024 - 20:24 WIB

Perkuat Pasar Jabar, Chery Tambah Jaringan Diler di Bandung

12 Juli 2024 - 20:12 WIB

Tour de France ke-111/2024: Girmay “New Sprint Boss”

12 Juli 2024 - 18:54 WIB

HARI KOPERASI Bey Machmudin: Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

12 Juli 2024 - 12:16 WIB

Tour de France ke-111/2024: Duel Klasik Dua Jawara TdF Jonas vs Pogacar

11 Juli 2024 - 21:54 WIB

Trending di Berita