Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Jul 2022 22:27 WIB ·

Jelang Iduladha, Pemkot Bandung Telah Periksa 8.331 Hewan Kurban

 Menjelang hari raya Iduladha, Pemerintah Kota Bandung telah memeriksa 8.331 Hewan untuk dipastikan kesehatannya. (Foto: Apun).* Perbesar

Menjelang hari raya Iduladha, Pemerintah Kota Bandung telah memeriksa 8.331 Hewan untuk dipastikan kesehatannya. (Foto: Apun).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Menjelang hari raya Iduladha, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah memeriksa 8.331 Hewan untuk dipastikan kesehatannya.

Hal ini terus dilakukan Pemkot Bandung demi mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) meluas.

“Kami dorong terus dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yg dijual di pasaran,” kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Rabu (6/7/2022).

Yana juga memastikan, seluruh dosis vaksinasi PMK telah selesai diberikan kepada hewan ternak sebanyak 200 dosis.

“Ini kita baru dapat 200 dosis vaksin kita udh berikan semua kepada peternak,” katanya.

Lebih lanjut Yana mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli hewan kurban. Ia meminta masyarakat untuk memakai aplikasi e-selamat untuk mengecek kesehatan hewan yang akan dibeli

“Lewat aplimasi e-selamat ada barcodenya. Ada history hewan juga di sana. Masyarakat tidak perlu khawatir saat melakukan ibadah kurban,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengaku telah memeriksa 8.331 Hewan yang datanya terintegrasi melalui aplikasi e-selamat.

“Untuk menghindari bahwa hewan diperiksa itu sehat, selain kalung sehat, didalam kalung itu juga masuk ke dalam aplikasi e-selamat (sehat layak makin tenang) supaya bisa teridentifikasi,” kata Gin Gin.

“Per tanggal 5 Juli sudah ada 8.331 hewan yang terdata dalam aplikasi,” lanjutnya.

Dari 8331 hewan yang telah diperiksa, kata Gin Gin, terdapat 2.068 hewan tidak layak. Dengan rincian 6.587 domba yang telah diperiksa, terdapat 1.695 domba yang tidak layak.

Selanjutnya, 1.638 ekor sapi telah diperiksa, terdapat 355 ekor sapi tidak layak. Untuk kambing, sebanyak 105 ekor kambing diperiksa dengan 17 di antaranya dinyatakan tidak layak. Sementara 1 ekor Kerbau yang diperiksa dan dinyatakan tidak layak.

“Kami terus melakukan pemeriksaan, memastikan hewan yang akan dijual kepada masyarakat dijamin kesehatannya,” katanya.

Lebih lanjut, Gin Gin mengatakan, apabila terdapat hewan yang bergejala PMK, masyarakat bisa menghubungi DKPP melalui hotline PMK DKPP dengan nomor telepon 0889 1001 117. ***

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Parlemen Kota Bandung Siap Mengawal Kelanjutan Gugatan Alians Eks-Karyawan Pikiran Rakyat Sesuai Koridor Hukum, Jangan Ada Pihak  yang “Masuk Angin”

13 Juni 2024 - 10:37 WIB

Didepan Warga Ciamis Ono Surono Nyatakan Siap Maju di Pilkada Jabar!

13 Juni 2024 - 05:29 WIB

BSI Umumkan Imbal Hasil Sukuk ESG, 6,65%-6,8% Per Tahun

12 Juni 2024 - 22:26 WIB

Ketua Komisi Informasi Jabar Ikuti Rakornas Komisi Informasi Se-Indonesia

12 Juni 2024 - 18:42 WIB

Bey Janjikan Pembersihan Lautan Sampah di Sungai Citarum Bandung Barat Tuntas Satu Pekan

12 Juni 2024 - 12:41 WIB

Hari Ini, Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Berada di Kota Palu Sulawesi Tengah, Sampaikan Sharing Komunikasi kepada Personel Tiga Institusi Berbeda

12 Juni 2024 - 07:49 WIB

Trending di Berita