Menu

Mode Gelap

Berita · 20 Apr 2022 11:11 WIB ·

Dr Aqua: Komunikasi Lintas Budaya Sangat Strategis bagi Aparatur Kepolisian

 Dr Aqua: Komunikasi Lintas Budaya Sangat Strategis bagi Aparatur Kepolisian Perbesar

TUGUBANDUNG.ID – Setiap personel kepolisian di manapun ditugaskan harus memiliki kompetensi dan keterampilan komunikasi lintas budaya. Setiap orang dengan budaya yang berbeda menjalankan berbagai aspek kehidupan dengan cara yang berbeda sesuai budaya mereka.  Maka, memahami perbedaan budaya akan membantu dalam berkomunikasi dan menangani konflik lintas budaya.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana mengungkapkan hal itu saat menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “Penguatan Kemampuan Komunikasi Personel dan Bhayangkari Polda Sulbar Guna Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dalam Rangka Terwujudnya Polisi Presisi”, Senin (18/4/2022).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam dua sesi yang dimulai pukul 08.30 Wita. Semua sesi dilangsungkan di Aula Mapolda Sulawesi Barat (Sulbar) dan dihadiri sekitar 500 peserta dari seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sulbar.

Kesepakatan pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut merupakan kesimpulan pertemuan Dr Aqua dengan Kapolda Sulbar Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno pada Rabu pagi (13/4/2022) saat pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, 23 Januari 2022 tersebut silaturahim ke Polda Sulbar sekitar dua jam (07.30-09.30 Wita).

“Sengaja pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasinya dilaksanakan pada Senin, (18/4/2022), sebelum Pak Eko mutasi menjadi Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Wakalemdiklat) Polri. Beliau digantikan Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca,” ungkap Dr Aqua.

Dalam paparannya, pria dengan jejaring pertemanan sangat luas tersebut mengatakan setiap personel kepolisian memiliki lingkup tugas yang berkaitan dan berhubungan secara sosial langsung dengan masyarakat di semua wilayah Tanah Air. “Oleh karena itu, keterampilan dalam menjalankan komunikasi lintas budaya ini sangat penting dan strategis sebagai bagian dari pendekatan aparatur kepolisian kepada masyarakat. Ingatlah peribahasa ‘Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung’. Dengan begitu kita akan dapat diterima dengan baik di lingkungan manapun,” kata doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini.

Lebih lanjut, penulis buku “super best seller” Trilogi The Power of Silaturahim ini menuturkan, konflik kelompok dalam masyarakat majemuk mengindikasikan bahwa terdapat kegagalan dalam komunikasi lintas budaya.

“Keberhasilan komunikasi antarbudaya juga sangat diperlukan bagi masyarakat yang mendiami kota-kota besar di Indonesia.  Tingginya tingkat perpindahan penduduk dari desa ke kota, ketergantungan ekonomi dan mobilitas antarnegara menjadikan kota sebagai tempat yang didiami berbagai latar belakang budaya yang berbeda,” kata Dr Aqua

Selanjutnya, kesalapahaman antarbudaya yang ditimbulkan oleh stereotipe bisa saja terjadi dalam hidup bermasyarakat di kota-kota besar jika anggota masyarakat tidak dapat memahami satu sama lain mengenai budaya kelompok lain. “Hal inilah yang harus dapat dipahami dengan baik oleh setiap aparatur kepolisian,” kat! Dr Aqua menegaskan.

Anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia ini menambahkan polisi yang secara sungguh-sungguh belajar komunikasi lintas budaya dan konsisten melaksanakan, bakal sukses melakukan tugas-tugasnya. Semakin banyak anggota polisi yang mau mendalami itu, makin bagus untuk institusinya dan masyarakat yang mendapat pelayanan polisi.

Cerdas komunikasi

Pria yang hobi silaturahim dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial tersebut mengungkapkan untuk bisa menggapai keberhasilan dalam kehidupan, seseorang tidak hanya bisa  mengandalkan pada kecerdasan berpikir. “Keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup hanya bisa diperoleh lewat kecerdasan komunikasi dan kecerdasan hati. Oleh karena itu, setiap kalangan termasuk anggota polisi dituntut agar mengasah kemampuan komunikasi secara komprehensif tanpa harus belajar secara formal,” ujar Dr Aqua.

Untuk mencapai efektivitas komunikasi, menurut Dr Aqua yang semakin padat jadwal kegiatannya pada Ramadan 1443 H ini, personel Polri harus dapat menjalankan rumus REACH Plus AC. Hal ini mengacu pada lima aspek yakni “Respect” atau perhatian yaitu di mana saja, kapan pun, kepada siapa pun selalu menghormati, jangan pernah meremehkan.

Kemudian, “Empathy” atau bisa menempatkan diri yaitu bagaimana merasakan apa yang dirasakan orang lain. Melayani dengan optimal dan standar, tidak ada perbedaaan atau diskriminasi

“Selanjutnya “Audible” atau mudah dimengerti yaitu semua yang disampaikan gampang dipahami. “Clarity” atau kejelasan pesan yang diutarakan dengan mengutamakan etika dan kesantunan dalam berkomunikasi. Menggunakan kalimat sederhana yang terbuka. Terakhir, “Humble” atau rendah hati, tidak ada yang perlu disombongkan oleh setiap manusia. Semua itu perlu dilengkapi dengan huruf “AC” yakni “Action” atau Tindakan nyata dan cepat serta “Consistency” atau Konsistensi yang dilakukan secara terus-menerus,” ucap Dr Aqua.

Selain itu Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik ini menegaskan yang tidak kalah penting dilakukan adalah melaksanakan 3K, yakni, Kredibilitas, Komitmen dan Konsistensi. Jargon 3K ini merupakan hal mendasar yang harus ada pada diri siapapun dalam profesi apapun termasuk personel polisi.

“Berusahalah melaksanakan “K” yang pertama yakni menjadi orang yang kredibel atau dipercaya. Dengan mewujudkan itu apapun aktivitas yang dilakukan bakal mendapat dukungan berbagai pihak,” jelas Dr Aqua yang sehari-hari tinggal di Kota Bogor, Jawa Barat.

Sedang “K” yang kedua dengan melaksanakan komitmen atau janji. Jika telah berjanji apapun itu penuhilah sehingga tetap dipercaya dan semakin mendapat amanah.

Terakhir “K” yang ketiga adalah konsisten melakukan hal-hal baik. Terus-menerus melaksanakannya. Jangan berhenti karena berbagai kekhawatiran yang tidak beralasan.

Apresiasi Dr Aqua

Sementara Kapolda Sulbar Irjen Pol Dr Eko Budi Sampurno yang bersama istrinya Nenny Eko Budi menghadiri acara itu dari awal sampai akhir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dr Aqua karena dalam kondisi jadwalnya yang sangat padat, memprioritaskan waktunya untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di Polda Sulbar. Kehadiran Dr Aqua merupakan kehormatan buat Polda Sulbar.

“Pak Aqua ini jadwalnya padat sekali termasuk selama Ramadan. Bahkan jadwal beliau melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Polda Sulawesi Selatan hingga lebih dari 65 sesi. Meski begitu beliau memprioritaskan kehadirannya di Polda Sulbar. Hal ini sangat saya apresiasi,” ujar Eko.

Kemudian pria rendah hati itu menceritakan kedatangan Dr Aqua pada Rabu pagi (13/4/2022) yang tujuan awalnya silaturahim. Sekaligus ingin banyak belajar pada dirinya.

Begitu mengetahui Eko mutasi jadi Wakalemdiklat Polri, Dr Aqua langsung mengusulkan kepada Eko untuk segera memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya. Sehingga secara signifikan memberikan perubahan positif kepada para personelnya terutama di bidang komunikasi.

Eko menyambut baik dan gembira dengan usulan yang disampaikan Dr Aqua. Kemudian menugaskan Kepala Biro SDM Polda Sulbar Agusman Gurning untuk mempersiapkan acaranya dan mengurus kedatangan Dr Aqua serta semua hal yang dibutuhkan terkait dengan pelaksanaan Sharing Komunikasi dan Motivasi itu.

Kepada seluruh jajarannya yang hadir sebagai peserta, Eko meminta mereka untuk menyimak semua yang disampaikan Dr Aqua. Hal itu sangat penting untuk keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas mereka.

Seusai sesi pertama Sharing Komunikasi dan Motivasi itu Eko menyampaikan kesan-kesannya kepada Dr Aqua. Penilaiannya sangat positif.

“Sharing Komunikasi dan Motivasi yang Pak Aqua sampaikan menarik sekali. Tidak terasa waktunya lebih dari tiga jam. Saya perhatikan semua peserta antusias sekali, tidak ada yang mengantuk. Padahal pelaksanaannya selama bulan Ramadan,” pungkas Eko. ***

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya

Puting Beliung Terjang Jatinangor Sumedang, BPBD Langsung Lakukan Asesmen

21 Februari 2024 - 19:53 WIB

Revitalisasi Bahasa Daerah, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat Menggunakan Bahasa Ibu.

21 Februari 2024 - 19:19 WIB

AMSI Harapkan Perpres Publishers Rights Dorong Ekosistem Bisnis Media Jadi Lebih Baik

21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Cek cok dengan Istri, Pelaku Bacok Adik Ipar Karena Tidak Mau Membantu Meredam Pertengkaran Rumah Tangga

21 Februari 2024 - 16:19 WIB

Kembali, Belum Sepekan Ribuan Botol Miras Ditemukan Di Sebuah Kios Di Kawasan Guntur Garut

21 Februari 2024 - 15:59 WIB

Harga Beras Di Sejumlah Pasar Tradisional Mahal Di Beberapa Swalayan Stok Tidak Ada

21 Februari 2024 - 15:16 WIB

Trending di Berita