SEBAGAI sprinter muda 21 tahun, Matthew Brennan mencatatkan diri sebagai atlet termuda sepanjang sejarah Vuelta yang memenangi lima etape pada Vuelta a Espana 2026. Prestasi hebat yang dicapai atlet tim Visma Lease a bike asal Inggris ini diraihnya pada Etape XVII dari Dos Hermanas ke Sevilla,185 km di Spanyol Kamis (10/9/2026) dinihari WIB.
Ini merupakaan kemenangan dua etape beruntun oleh Brennan setelah sehari sebelumnya memenangi Etape XVI. Total lima etape telah direbutnya yaitu Etape 2,5,11,16 dan 17 semuanya melalui adu sprint. Bagi tim Visma lease a Bike, Vuelta 2026 menjadi ladang memenangi etape terbanyak bagi tim tangguh asal Belanda ini, karena dari 17 etape yang telah diselesailkan total tujuh etape dimenangi tim Visma yaitu lima oleh Matthew Brennan dan dua Wout Van Aert.
Pada adu sprint finis massal Etape XVII, Brennan kembali tampil prima melesat sangat eksplosif menuju garis finis tak mampu diatasi para sprinter lainnya yang sia-sia mengimbangi kecepatan sprinter andalan tim Visma Lease a Bike ini, finis kedua Jordi Meeus (Red Bull Bora/Belgia) dan ketiga Magnus Cort (Uno X Mobility/Denmark), diikuti peloton termasuk pimpinan klasemen Enric Mas (Movistar/Spanyol) denghan waktu sama sehingga tak merubah klasemen 10 besar tak berubah. Mas menguasai kaus merah dengan keunggulan 2 menit 6 detik atas Felix Gall (Decathlon/Austria).
Pada jumpa Media setelah memenangi Etape XVII, Matthew Brennan (Visma) mengungkapkan hasil yang dicapainya sangat luar biasa dan ini dapat dicapai karena dukungan tim Visma Lease a Bike yang solid dan kompak berjuang bersama untuk memenangi etape rute datar dan perbukitan melalui adu sprint.
“Kini saya telah memenangi 5 etape sungguh hal yang tak terbayangkan pada debut saya mengikuti grand tour Vuelta a Espana 2026, karena target hanya merebut satu etape. Saya merasa seperti berlomba di rumah sendiri, begitu nyaman di Spanyol yang terasa seperti di Inggris,” ungkap Brennan.
Etape XVIII (ITT 32 km)
Pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB, Etape XVIII nomor ITT 32 Km di Jerez de La Frontera dengan rute datar akan menjadi kesempatan besar bagi juara 4 kali Vuelta, Primoz Roglic (Red Bull Bora Hansgrohe/Slovenia) untuk memangkas defisit waktunya tertinggal 2 menit 10 detik dari Enric Mas (Movistar) pemegang kaus merah.
Reputasi Roglic meski kini usianya 36 tahun tak diragulkan di nomor ITT karena dia adalah juara ITT Olimpiade Tokyo 2021, kemampuanya jelas di atas Enric Mas pada nomor ITT (ujian kecepatan perorangan), mampukah Roglic memangkas antara 1 hingga 2 menit dari Mas yang kurang tangguh di nomor ITT sehingga dipastikan akan kehilangan waktu di nomor ITT.
Ini adalah kesempatan terakhir bagi Roglic untuk memangkas keunggulan waktu Mas 2 menit 10 detik dari Roglic (urutan ketiga klasemen).
Namun meski Roglic bisa unggul di nomor ITT ini, masih ada dua etape tanjakan berat menghadang, yaitu Etape XIX dan XX yang sudah pasti jadi keunggulan Mas (31), meskipun Roglic juga tangguh di tanjakan hanya usia yang tak muda (36) lagi jadi kendala bagi jago tanjakan asal Slovenia ini yang merupakan seniornya Tadej Pogacar yang sesama asal Slovenia.
Hasil Etape XVII Datar (185 km):
- Matthew Brennan (Visma Lease a Bike/Inggris) 4:07:15
- Jordi Meeus (Red Bull Bora/Belgia) “
- Magnus Cort (Uno X Mobility/Denmark) “
Klasemen s.d. Etape XVII:
- Enric Mas (Movistar/Spanyol) 60:09:44
- Felix Gall (Decathlon/Austria) + 2 menit 6 dtk.
- Primoz Roglic (Red Bull Bora/Slovenia) + 2 menit 10 dtk.
- Richard Carapaz (EF Education/Eluador) + 4 menit 24 dtk.
- Oscar Onley (Netcompany Ineos/Inggis) + 5 menit 44 dtk. (Bambang Kunthady)***












Komentar