CIREBON (TUGUBANDUNG.ID) – Dunia pendidikan Indonesia kembali mencatatkan langkah maju dalam integrasi teknologi. Dr. H. Tri Ginanjar Laksana, S.Kom, M.CS, M.Kom, seorang akademisi sekaligus Dosen di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), secara resmi memperkenalkan aplikasi Olimpiade Prisma Daring. Aplikasi ini merupakan platform khusus olimpiade sains dan akademik yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan Bimbel Star.

Peluncuran ini menandai era baru bagi Bimbel Star dalam menyelenggarakan kompetisi yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan siswa, tetapi juga integritas dan efisiensi teknologi.
Visi Transformasi Digital Dr. H. Tri Ginanjar Laksana, M.Cs
Sebagai pakar di bidang ilmu komputer, Dr. Tri Ginanjar menekankan bahwa aplikasi Prisma Daring bukan sekadar alat uji, melainkan solusi atas kendala logistik dan transparansi yang sering terjadi pada lomba konvensional.

“Kami merancang Prisma Daring dengan arsitektur yang kuat agar mampu menangani lonjakan trafik peserta secara simultan dari berbagai unit tanpa hambatan (lag). Fokus utama kami adalah User Experience (UX) yang memudahkan anak-anak, namun tetap memiliki sistem keamanan (proctoring) yang ketat,” jelas Dr. Tri Ginanjar dalam sesi paparan teknisnya.
Arahan Strategis Owner Bimbel Star: Elfa Syahara, S.Pd
Owner Bimbel Star, Elfa Syahara, S.Pd, menyambut baik inovasi ini sebagai standar baru prestasi siswa di lingkungannya. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa Olimpiade Prisma kedepan akan menjadi agenda rutin yang lebih masif.
“Kolaborasi dengan Dr. Tri Ginanjar adalah langkah nyata kami untuk membawa siswa-siswi Bimbel Star ke level digital yang lebih tinggi. Kedepannya, Olimpiade Prisma Daring tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tapi juga instrumen evaluasi pembelajaran yang akurat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas soal dan memperluas jangkauan kompetisi agar melahirkan generasi yang adaptif terhadap teknologi dan bermental juara,” ungkap Elfa Syahara.
Pedoman Operasional dan Ketentuan Peserta
Untuk menjaga standar profesionalisme, panitia telah merumuskan protokol pelaksanaan yang ketat:
- Etika dan Ketentuan Umum
- Adab Memulai:Peserta diinstruksikan mendahului pengerjaan soal dengan doa. Khusus bagi peserta Muslim, diwajibkan membaca Bismillahirrohmanirrohiim.
- Status Peserta:Terbuka bagi siswa aktif di unit Mundu, Luwung, Banjarwangunan, Setu Patok, Kesambi, hingga Lobunta.
- Kualifikasi Level:Kompetisi dibagi berdasarkan Level 1, 2, 2+, dan 3.
- Standar Persyaratan Teknis
- Hardware:Optimal diakses melalui Smartphone, Laptop, atau Tablet.
- Konektivitas:Memerlukan internet stabil untuk proses submit.
- Browser:Wajib menggunakan Google Chrome atau Safari versi terbaru.
Sistem Penilaian Berbasis Integritas
Prisma Daring menggunakan algoritma penilaian otomatis yang transparan:
- Tanpa Nilai Minus:Skor murni berdasarkan jawaban benar (Salah/Kosong = 0).
- Parameter Kecepatan:Jika skor seri, sistem otomatis menempatkan peserta dengan waktu pengerjaan tercepat di posisi unggul.
- Durasi Ketat:Peserta dibatasi waktu 60 menit dengan automatic timer.
Daftar Pemenang Olimpiade Prisma Daring
Sebagai bentuk apresiasi, para juara berhak mendapatkan Trophy, Sertifikat Prestasi Ber-barcode (bukti keaslian digital), serta Bingkisan Istimewa. Berikut adalah para jawara yang berhasil meraih prestasi gemilang:
- Juara I:Afiqa Azmil Basthoh – BIMBEL STAR UNIT LUWUNG (Poin Sempurna, Waktu Tercepat)
- Juara II:Adibah Zahirah – BIMBEL STAR UNIT SETU PATOK
- Juara III:Calista Inara Maheswari – BIMBEL STAR UNIT MUNDU
- Harapan I:Alka Dhira Chesta – Bimbel Star Unit Banjarwangunan
- Harapan II:Delisha Hasna Nabila – Bimbel Star Unit Luwung
- Harapan III:Quinzha Maharani Dwipayana – Bimbel Star Unit Luwung
Kolaborasi antara akademisi Universitas Bhayangkara dan Bimbel Star ini diharapkan menjadi pemantik bagi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi demi mencetak generasi emas Indonesia yang melek teknologi dan berintegritas tinggi. (NA)***










Komentar