Dianable, Produk Sepatu Lokal Bandung Bermimpi Goes to Global
Pameran produk selalu menjadi incaran pelalu UMKM di Bandung. Apalagi jika dilaksanakan di akhir pekan dan di lokasi strategis.
Seperti halnya di kawasan Trans Convention Center Kota Bandung, dimana ratusan UMKM mengais rejeki nomplok dari mulai UMKM makanan, fashion, hingga craft.
Dalam event Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 yang berlangsung belum lama ini, ratusan pelaku UMKM sumringah. Salah satu mall terbesar di Kota Bandung yang sudah menjadi ikon pameran penuh sesak oleh pengunjung.
Ada lebih dari 200 UMKM yang membuka stan selama empat hari di kawasan Trans Studio Bandung ini. Salah satunya produk sepatu lokal Dianable.
Dianable merupakan produsen sepatu lokal yang memiliki desain cantik, yang memang ditujukan bagi kaum wanita remaja.
“Untuk cewek-cewek cantik dan gemes, tambah pas kalau memakai sepatu Dianable,” ujar Nabila, penjaga stan sepatu saat ditemui di lokasi.
Berproduksi sejak 2019, Dianable memang mengkhususkan pada produk sepatu khusus untuk wanita remaja. Sekitar 31 model sepatu cantik sudah diproduksi dan kebanyakan jenis flatt shoes atau Coquette.
“Konsumen memang masih kebanyakan dari Bandung dan sekitarnya, tapi kami juga mulai rutin ekspor ke Malaysia dan Singapura,” tambah Nabila.
Di event PKJB kali ini, ia membawa 70 pasang sepatu berbagai motif. Termasuk motif mega mendung, motif batik khas asal Cirebon Jawa Barat. Optimistis akan laku keras mengingat pada pameran-pameran sejenis, termasuk PKJB yang rutin diikutinya juga laku keras.
“Memang lebih seneng kalau diajak berjualan di pameran, seperti pameran bersama Bank Indonesia ini, sebab penjualan laku keras. Bisa tiga kali lipat dibandingkan penjualan harian di toko. Apalagi konsumen kini dimudahkan dengan pembayaran digital /Qris,”tuturnya.
Sunda Karsa Fest 2025: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) X West Java Sharia Economic Festival (WJSEF) di Trans Convention Center Bandung, berlangsung Juli lalu.
Seremoni pembukaan dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan bersama pimpinan OPD terkait di lingkungan Provinsi Jawa Barat.
Dalam sambutan tertulisnya, Kepala Perwakilan BI Jabar Muhamad Nur menyampaikan bahwa Sunda Karsa Fest 2025 merupakan integrasi dari tiga kegiatan tahunan utama, yaitu Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ).
Merupakan event yang ke-7 sejak tahun 2019, West Java Sharia Economic Festival (WJSEF) ke-4 sejak tahun 2022, dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) ke-17.
KKJ sendiri telah terbukti berhasil mencetak UMKM kelas atas hingga menembus pasar global. Potensi budaya dan alam Jawa Barat sangat besar, sehingga dengan ekosistem yang tepat dapat menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa.
Muhamad Nur bahkan memperkirakan transaksi langsung dalam event ini dapat mencapai angka fantastis, Rp15 miliar rupiah.
“Belum lagi kesepakatan pembelian di luar penjualan langsung,” tegasnya. (Pun)***







Komentar