KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID), 22 Mei 2026 – Menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dalam waktu dekat, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Sepanjang tahun 2025, Len mencatatkan capaian positif melalui pelaksanaan 77 program CSR yang menjangkau 13.325 penerima manfaat di 10 provinsi di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat nilai tambah perusahaan di tengah transformasi industri nasional.
Melalui realisasi program senilai Rp2,98 miliar, Len menghadirkan kontribusi berkelanjutan yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi masyarakat, hingga sosial kemasyarakatan.
Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa program CSR Len tidak hanya ditujukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, namun juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Len dalam membangun ekosistem masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Bagi Len, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, program CSR kami dirancang agar tidak hanya bersifat bantuan sesaat, namun mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan,” ujar Joga.
Mengusung tagline Len Go Smart – Go Welfare – Go Green, berbagai program CSR Len dirancang untuk memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Pada bidang pendidikan, Len menghadirkan bantuan pendidikan, renovasi sekolah dan perpustakaan, hingga program magang bersertifikat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sementara pada sektor ekonomi, Len aktif melakukan pembinaan terhadap 487 UMKM melalui pelatihan dan fasilitasi pameran guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. Di bidang lingkungan, program Len Go Green diwujudkan melalui kegiatan penghijauan, pelestarian tanaman endemik, hingga penyediaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) melalui kolaborasi program Kadieu.
Tak hanya itu, Len juga terus memperkuat kepedulian sosial melalui bantuan kebencanaan, bantuan panti sosial, program Ramadhan Berbagi, serta partisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN.
Sebagai bagian dari upaya memastikan efektivitas program, Len turut melakukan pengukuran dampak sosial melalui metode Social Return on Investment (SROI). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan mampu memberikan dampak sosial yang terukur sekaligus menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program di masa mendatang.
Joga menambahkan, penguatan program berbasis dampak akan terus menjadi fokus perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial ke depan. “Len akan terus memperkuat kolaborasi dan memperluas jangkauan program agar manfaat yang dihasilkan semakin besar. Kami ingin memastikan bahwa setiap program CSR yang dijalankan benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Atas konsistensi tersebut, Len berhasil meraih penghargaan CSR Silver Winner – Pilar Lingkungan dari BUMN Track serta penghargaan CSR dari Pemerintah Kabupaten Subang.
Melalui penguatan program CSR dan implementasi ESG yang berkelanjutan, Len optimistis dapat terus tumbuh sebagai perusahaan teknologi strategis nasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan Indonesia secara berkelanjutan. (Pun)***







Komentar