Brennan Kuasai Kuurne – Brussel Ke-78
DUA lomba balap sepeda “Spring Classic“ terkemuka di Belgia mengawali musim semi 2026, yaitu Omloop Nieuwsblad ke-81 dan Kuurne – Brussel – Kuurne ke-78. Dua lomba di akhir Februari dan awal Maret menjadi persaingan sengit para atlet unggulan maupun pendatang baru untuk menunjukan kebolehannya.
Omloop Nieuwsblad ke-81
Pada lomba klasik terkemuka Omloop Nieuwsblad ke-81 yang disponsori koran (harian) Omloop Nieuwsblad, Belgia tampil sebagai juara, pembalap sepeda terkemuka Belanda serba bisa (road race dan cyclocross) Mathieu Van Der Poel (31) dari tim Alpecin-Premier Tech, dia lepas sendirian 16 km menjelang finis di rute menanjak bebatuan (cobblestone) Mur dan terus melaju solo break hingga finis tanpa ada yang bisa mengikutinya.
Posisi runner up ditempati Tim van Dijk (Red Bull Bora Hansgrohe/Belanda) tertinggal 22 detik dan ketiga Florian Vermeersch (UAE Emirates XRG/Belgia) + 24 detik.
Beberapa pembalap terkemuka lainnya tak tampil pada Omloop Nieuwsblad, diantaranya Wout van Aert (Visma Lease a Bike/Belgia) masih pemulihan cedera dan juara Tour de France 4 kali Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) yang kosentrasi pada lomba klasik lainnya Strade Bianche di Italia, Sabtu (7/3/2026).
“Ini kemenangan amat penting di awal musim semi 2026 untuk meningkatkan kondisi fisik dan mental menghadapi musim 2026 yang semakin penuh tantangan dengan tampilnya atlet atlet terkemuka yang semakin termotivasi bersaing lebih ketat lagi, disamping atlet muda potensial yang biasa memunculkan kejutan,” ungkap Van Der Poel pada Eurosport.
Persaingan pada lomba klasik monumental Strade Bianche 2026 menempuh rute berat aspal dan pasir (gravel) sejauh 203 km (Siena-Siena) akhir pekan ini di Italia akan berlangsung seru antara juara bertahan Starde Biache 2025 Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) dan beberapa atlet tangguh lainya diantaranya Isaac del Toro (UAE Emirates XRG), Wout van Aert (Visma Lease a Bike), Tom Pidcock (Pinarello Q36.5) dan salah satu atlet muda potensial Prancis, Paul Seixas (19) dari tim Decathlon.

Menanti Kejutan Paul Seixas (19)
Penampilan menawan atlet muda asal Prancis Paul Seixas yang baru berusia 19 tahun dari tim Decathlon, pada lomba Faun Ardeche Classic di Prancis akhir Februari menuai apresiasi dari berbagai kalangan pembina sepeda Prancis yang berharap Seixas akan bisa menjelma menjadi pembalap tangguh masa depan Prancis menggantikan pembalap legedaris Prancis, Bernard Hinault yang menjadi orang Prancis terakhir 41 tahun lalu menjuarai Tour de France 1985.
Seixas tampil amat prima dengan kemamapuian “break away” jarak jauh “ala” Pogacar sewaktu menjuarai lomba klasik Faun Ardeche Classic 2026, dia finis sendirian mengalahkan salah satu andalan baru tim UAE Emirates XRG, Jan Christen (Swiss)finis kedua tertinggal 1 menit 48 detik dan dua pembalap tangguh lainnya di urutan ketiga dan empat yaitu Lenny Martinez (Bahrain Victorious/Prancis) dan juara Paris Nice 2025 Matteo Jorgenson (Visma Lease a Bike/AS) keduanya tertinggal 1 menit 48 detik.
Pelatih timnas Prancis, Marc Madiot yang juga pelatih tim pro Groupama FDJ mengatakan penampilan Paul Seixas mengingatkannya pada sosok Bernard Hinault yang tangguh di tanjakan maupun datar, agresif dan mampu melepaskan diri dengan kemampuan ITT yang bagus.
“Seixas punya kemampuann itu dan dia perlihatkan pada Faun Ardeche Classic 2026 mengalahkan banyak atlet terkemuka yang sudah banyak pengalaman, saya sangat menantikann penampilamya pada lomba klasik Strade Bianche untuk bersaing dengan Isaac Del Toro ndan Tadej Pogacar. Ini akan menjadi persaingan yang menarik dan pengalaman bagi Seixas,” ungkap Madiot.
“Menurut penilaian saya, Paul Seixas kini layak masuk enam besar pembalap rangking atas UCI setelah Tadej Pogacar, Jonas Vingegaard, Remco Evenepoel,Mathieu van der Poel, Isaac del Toro dan Paul Seixas, “ ujarnya.
“Dari pengamatan saya sejauh ini, dia tidak punya kelemahan dari berbagai aspek seorang pembalap tangguh, di berbagai medan Seixas bagus, balance power-nya bisa adaptasi sesuai kondisi rute, ini penting sehinggaa dia bisa menguasai lomba,” tambahnya.
Sementara dua atlet terkemuka lainnya, Mathieu van der Poel (Alpecin Premier Tech) dan juara Olimpiade Paris 2024 Remco Evenepoel (Red Bull Bora hansgrove) memilih tidak tampil pada Strade Bianche Classic 2026 akhir pekan nini.

Kuurne – Brussel – Kuurne Ke-78/2026
Pada lomba klasik lainnya Kuurne – Brussel – Kuurne ke-78/2026 sejauh 195 km di Belgia, pembalap muda juga memberi kejutan, sprinter muda Inggris berusia 20 tahun Matthew Brennen (Visma Lease a Bike) menjadi juara menang adu sprint finis mengalahkan Luca Mozzato dan Matteo Trentin, keduanya asal Italia dari Tudor Pro Team.
Sementara para sprinter terkemuka diantaranya Jonathan Milan, Biniam Girmay, Arnaud De Lie dan Paul Magnier tercecer pada tanjakan Mont Saint Laurent sehingga kehilangan peluang adu sprint finis yang akhirnya dikuasai sprinter muda Matthew Brennen. (Bambang Kunthady)***













Komentar