SPKLU Ultra Fast Charging 2×120 kW Hadir di IPB, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Bogor

KOTA BOGOR (TUGUBANDUNG.ID) 14 September 2026 – Ekosistem kendaraan listrik di Bogor semakin diperkuat melalui kolaborasi antara PLN dan IPB University. Dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berteknologi ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kilowatt (kW) kini hadir di kawasan Bank BNI Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Fasilitas tersebut diresmikan pada Selasa (8/9/2026) dalam rangkaian Dies Natalis ke-63 IPB University. Kehadiran SPKLU ini tidak hanya menambah pilihan lokasi pengisian bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari kolaborasi dalam membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan di kawasan pendidikan.

Dengan teknologi ultra fast charging, pengisian daya kendaraan listrik dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30–40 menit, bergantung pada kapasitas baterai dan kemampuan pengisian masing-masing kendaraan. Lokasinya yang berada di kawasan Kampus IPB Dramaga juga dapat dimanfaatkan sivitas akademika maupun masyarakat yang beraktivitas dan melintas di kawasan tersebut.

Wakil Rektor IPB University Prof. Iskandar mengatakan, kehadiran SPKLU sejalan dengan upaya IPB membangun lingkungan kampus yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendukung penerapan konsep kampus hijau.

“Kampus bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga ruang tempat berbagai inovasi dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya. Kehadiran SPKLU menjadi salah satu bagian dari upaya kami membangun lingkungan kampus yang semakin nyaman, berkelanjutan, dan relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat,” ujar Iskandar.

Menurutnya, perkembangan kendaraan listrik juga membuka ruang pembelajaran dan penerapan teknologi energi berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. IPB terus mengembangkan berbagai inisiatif, termasuk agro-fotovoltaik, sebagai bagian dari proses menuju transisi energi yang dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan aspek keterjangkauan.

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, pertumbuhan kendaraan listrik perlu diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur pengisian yang semakin luas dan mudah dijangkau. Karena itu, PLN terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat.

“Pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara PLN, institusi pendidikan, dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan infrastruktur pengisian yang semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Kolaborasi bersama IPB ini menjadi salah satu wujud bagaimana infrastruktur kendaraan listrik dapat tumbuh sekaligus mendukung agenda keberlanjutan,” ujar Joharifin.

Joharifin menambahkan, PLN membuka peluang kemitraan yang luas bagi institusi maupun pelaku usaha yang ingin turut mengembangkan SPKLU. Sejumlah skema kerja sama tersedia dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra, mulai dari penyediaan lahan hingga penyediaan perangkat SPKLU.

“PLN siap menjadi mitra dalam pengembangan ekosistem ini. Mitra dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya, sementara PLN mendukung dari sisi pasokan listrik hingga integrasi SPKLU dengan ekosistem digital PLN Mobile. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, kami berharap jaringan pengisian kendaraan listrik dapat berkembang lebih cepat dan menjangkau semakin banyak kawasan,” tambah Joharifin.

Saat ini, di wilayah Bogor telah tersedia 43 lokasi SPKLU dengan total 92 nozzle. Manager PLN UP3 Bogor Grahaita Gumelar menjelaskan, penambahan SPKLU di kawasan IPB Dramaga memperluas sebaran fasilitas pengisian ke wilayah yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi sekaligus menjadi salah satu akses menuju wilayah Bogor bagian barat.

“Selama ini titik pengisian kendaraan listrik lebih banyak tersedia di kawasan pusat aktivitas perkotaan. Kehadiran SPKLU di Dramaga memberikan pilihan baru bagi pengguna kendaraan listrik, baik sivitas akademika maupun masyarakat yang melintas menuju kawasan Leuwiliang dan sekitarnya,” ujar Grahaita.

Menurut Grahaita, lokasi SPKLU yang berada di kawasan Bank BNI juga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan aktivitas lain selama proses pengisian. Dengan waktu pengisian yang relatif singkat melalui teknologi ultra fast charging, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung perjalanan pengguna kendaraan listrik secara lebih praktis.

Selain terus menambah titik pengisian, PLN juga membuka kesempatan bagi pemilik lahan, pelaku usaha, maupun institusi untuk menjadi bagian dari pengembangan SPKLU. Pengajuan kerja sama dapat dilakukan melalui bagian niaga PLN UP3 di seluruh Jawa Barat. Untuk wilayah Bogor, calon mitra juga dapat mengajukan permohonan melalui kanal yang telah disediakan PLN UP3 Bogor.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, PLN terus mendorong agar infrastruktur pengisian kendaraan listrik berkembang mengikuti kebutuhan pengguna. Kehadiran SPKLU ultra fast charging di IPB Dramaga menjadi salah satu langkah memperluas akses tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara sektor kelistrikan, pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. (Pun)***

Komentar

Lini Masa