Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Agu 2022 06:26 WIB ·

Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua di Kantor Pajak Yogyakarta untuk Tingkatkan Pelayanan kepada Publik

 PADA  Senin, 29 Agustus 2022 pagi ini, Motivator Nasonal Dr Aqua Dwipayana akan menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi. Kali ini, pria rendah hati itu akan menyampaikan materi bertajuk “MANTAP: Melayani dengan sepenuh hati, Amanah, Tangguh, Adaptif, Profesional” di hadapan lebih dari 100 orang pegawai KPP Pratama Yogyakarta.*  Perbesar

PADA Senin, 29 Agustus 2022 pagi ini, Motivator Nasonal Dr Aqua Dwipayana akan menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi. Kali ini, pria rendah hati itu akan menyampaikan materi bertajuk “MANTAP: Melayani dengan sepenuh hati, Amanah, Tangguh, Adaptif, Profesional” di hadapan lebih dari 100 orang pegawai KPP Pratama Yogyakarta.*

YOGYAKARTA (TUGUBANDUNG.ID) – Peningkatan pelayanan pajak kepada semua pemangku kepentingan menjadi tujuan utama bagi setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP), termasuk di lingkungan KPP Pratama Yogyakarta. Dalam kaitan inilah, sebagai upaya meningkatkan kapasitas pegawai KPP Pratama Yogyakarta terutama terkait aspek komunikasi kepada stakeholder, Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana secara khusus diundang untuk berbicara.

Menurut rencana, pada Senin, 29 Agustus 2022 pagi ini, doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut akan menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi. Kali ini, pria rendah hati itu akan menyampaikan materi bertajuk “MANTAP: Melayani dengan sepenuh hati, Amanah, Tangguh, Adaptif, Profesional” di hadapan lebih dari 100 orang pegawai KPP Pratama Yogyakarta. Kepala kantornya Andi Setiawan yang mengundang Dr Aqua untuk menjadi narasumber di acara itu.

Kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut akan berlangsung di Aula KPP Pratama Yogyakarta Jl Panembahan Senopati No 20 Yogyakarta. Acara tersebut direncanakan dipimpin Andi dan menghadirkan sebagian besar pegawainya, dengan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, pada Sabtu, 27 Agustus 2022 sore, setelah Dr Aqua menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada lebih dari 100 orang pengurus dan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal, Andi dan Dr Aqua ketemu di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Pada pertemuan sekitar 3,5 jam itu mereka mendiskusikan berbagai hal termasuk tentang kinerja di KPP Pratama Yogyakarta.

DR Aqua Dwipayana dan Andi Setiawan di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. *

Saat pertemuan itu, Andi yang mulai bertugas di KPP Pratama Yogyakarta ketika pandemi Covid-19, cerita banyak tentang perjuangannya bersama seluruh jajaran berusaha mempertahankan kinerja kantor yang dipimpinnya. Tidak kalah pentingnya menjaga semangat mereka agar tetap semangat bekerja meski Covid-19 merebak.

“Semangat teman-teman harus terus saya jaga. Apalagi selama pandemi Covid-19 ada dua pegawai saya yang meninggal. Rasanya kami sekantor sangat kehilangan meski itu sudah ajalnya,” ujar Andi.

Bagi Dr Aqua Sharing Komunikasi dan Motivasi di lingkungan kantor Pajak, bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya awal Agustus 2022 telah melakukannya di KPP Pratama Bantul.

Waktu itu Sharing Komunikasi dan Motivasinya bertajuk “Komunikasi Efektif,  Kunci Sukses” di hadapan unsur pimpinan dan karyawan KPP Pratama Bantul di kantornya Jl Urip Sumoharjo No 7 Bantul,  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jumat siang, 5 Agustus  2022.

Acara yang dipimpin Kepala KPP Pratama Bantul Agung Subchan Kurniawan itu, juga dihadiri para pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY yang mewakili Plt Kepala Kanwil DJP DIY Teguh Budiarto. Mereka adalah Kabag Umum Agung Prabowo, Kabid Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Yunipan Nur Yogananta, dan Kasi Bimbingan Pelayayan dan Konsultasi Dwi Meisandra Teguh.

Saat acara tersebut semua peserta antusias sekali. Sehingga tanpa terasa Sharing Komunikasi dan Motivasinya sekitar tiga jam.

Miliki kompetensi komunikasi

Pria yang telah menulis belasan buku yang sebagian “best seller” ini lebih jauh menguraikan untuk menunjang apapun pekerjaan yang dijalani, kita harus memiliki kompetensi komunikasi yang efektif. Hal ini menjadi kunci dalam keberhasilan pelayanan.

Dr Aqua menjabarkan beberapa hal yang dapat dipelajari dalam memberikan pelayanan publik yang prima. Pertama, sikap yang baik menjadi dasar yang menggambarkan karakter. Kemudian,  perhatian sederhana pun bakal membuat orang yang diajak berkomunikasi senang, seperti menyampaikan salam yang sopan dan ramah, menanyakan keperluan dengan bahasa yang sopan, mendengarkan dengan baik setiap perkataan mereka, dan menunjukkan sikap empati kepada mereka.

“Aspek lainnya, menunjukkan atensi kepada mereka dan melakukan tindakan untuk menanggapi kebutuhan konsumen tersebut. Terakhir, untuk menunjang pelayanan yang maksimal, maka penampilan diri juga harus diperhatikan,” ujar Dr Aqua menegaskan.

Lebih jauh bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu menyampaikan, inti  atau pusat dari sebuah pelayanan publik terletak pada cara berkomunikasi dan saling memahami dalam berinteraksi  dengan orang lain. Oleh karena itu, cara  bagaimana kita menyampaikan pesan kepada orang yang diajak berkomunikasi menjadi sangat penting. Keterampilan berkomunikasi efektif merupakan syarat mutlak tersampaikannya pesan pelayanan publik tersebut dengan baik.

Anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini menguraikan tentang prinsip-prinsip komunikasi prima. “Pertama, setiap tindakan dalam pelaksanaan pelayanan berpotensi komunikasi. Kedua, komunikasi bertujuan mempengaruhi, menguasai opini, dan mengajak kerja sama,” ujar Dr Aqua.

Selanjutnya, komunikasi berkepentingan memberikan makna atas setiap interaksi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan dapat mewujudkan hubungan yang saling menguntungkan. Serta keempat, semakin dekat hubungan psikososial individu/organisasi terhadap kebutuhan/ keinginan pelanggan, semakin efektif komunikasi yang dilakukan.

Menyosialisasikan pajak

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Yogyakarta Andi Setiawan menyampaikan komitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak meski dengan tantangan yang lebih besar karena sampai saat ini dampak pandemi dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) selama pandemi masih terasa.

DR Aqua Dwipayana dan Andi Setiawan terlihat ceria setelah berdiskusi berjam-jam.*

“Di tengah indikasi kebangkitan dan pergerakan ekonomi, kita menyadari dampak pandemi masih belum sepenuhnya berakhir. Kami dari KPP Pratama Yogyakarta berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan prima kepada seluruh stakeholder kami,” ucap Andi.

Upaya menghadirkan Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas pelayanan tersebut. “Khususnya dalam hal peningkatan komepetensi dan keterampilan berkomunikasi. Dr Aqua yang telah sangat dikenal reputasinya dan konsistensinya dalam menjalankan silaturahim sengaja kami undang untuk menularkan praktik-praktik komunikasi kebaikan kepada kami semua,” ujar Andi.

Selain itu, Andi juga meminta dukungan dari tokoh masyarakat, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan wajib pajak kepada  KPP Pratama Yogyakarta untuk mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. “Hal ini tentu membutuhkan sinergi dan dukungan semua pihak,” katanya.

Andi selama ini dikenal sebagai sosok yang giat mengkampanyekan pemahaman ihwal perpajakan kepada masyarakat. Dirinya bersama semua pegawai KPP Pratama Yogyakarta terus berupaya mengenalkan pajak bahkan sejak usia dini.

Dalam sebuah kegiatan, Andi menegaskan mengenalkan urgensi pajak kepada anak sekolah sejak tingkat dasar sangat penting sebagai bagian dari pemahaman pajak sejak dini. Kendati, di sisi lain siswa sekolah tersebut dapat dikatakan belum termasuk wajib pajak.

“Sangat penting edukasi sejak dini, saya yakin generasi ini nantinya akan menjadi ASN, pengusaha atau apapun, mereka akan ada penghasilan. Jadi, sejak awal mereka sudah ada kesadaran untuk membayar pajak yang memiliki fungsi penting dalam pembangunan,” ujar Andi yang ramah dan bersahaja itu.

Dalam konteks kekinian, Andi bahkan mengungkapkan bahwa kesadaran akan pajak juga merupakan wujud bela negara. “Jadi bela negara tidak selalu harus dengan mengangkat senjata atau berjuang secara fisik sebagaimana dikenal selama ini. Dengan membayar pajak berarti dapat membantu orang lain, dan mendukung ketahanan ekonomi negara. Bukankah hal ini juga merupakan wujud membela negara,” ucap bapak dua putri itu.

Andi misalnya mencontohkan kondisi yang terjadi di tengah pandemi Covid-19, di mana membutuhkan dana yang besar, baik untuk penanganan atau sebagai upaya pencegahan yaitu salah satunya vaksinasi.

Dana untuk mengatasi pandemi Covid-19 itu menggunakan APBN, sementara APBN tersebut banyak berasal dari pajak masyarakat. “Sebagian masyarakat masih takut dengan pajak, tetapi dengan pajak di masa pandemi ini dapat terlihat manfaat pajak itu. APBN negara hadir memberikan perlindungan kepada rakyat. Kami harap dengan kegiatan ini semakin paham tentang pentingnya pajak itu,” pungkas Andi.***

Artikel ini telah dibaca 219 kali

Baca Lainnya

Aksi Balap Liar, Empat Ramaja dan Motornya Diangkut Polisi 

19 April 2024 - 13:38 WIB

PLN Operasikan SPKLU Khusus Angkot Listrik di Kota Bogor

18 April 2024 - 20:22 WIB

Aliansi Eks Karyawan Pikiran Rakyat Menggugat, Ini Tuntutannya!

18 April 2024 - 20:09 WIB

Guru Bahasa Daerah SMP se-Jabar Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Revitalisasi Bahasa Daerah

18 April 2024 - 18:46 WIB

Piala AFC Asia U23 Qatar 2024: Vietnam Kandaskan Kuwait 3-1, Uzbekistan Tundukan Malaysia 2-0

18 April 2024 - 18:29 WIB

Jabar Akselerasi Perluasan Areal Tanam Sawah Tadah Hujan melalui Pompanisasi

18 April 2024 - 17:11 WIB

Trending di Berita