KABUPATEN BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – PG-TK Darul Hikam 2 menggelar Pesantren ADHAB (Anak Darul Hikam Asyik Berpuasa) selama dua hari yaitu pada Rabu (4/3/2026) dan Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap bulan suci Ramadan sekaligus menanamkan nilai-nilai ibadah dan karakter Islami sejak usia dini.
Kepala Sekolah PG-TK Darul Hikam 2, Rinna Komalasari, menjelaskan bahwa pesantren ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses membangun kedekatan emosional anak dengan Ramadan.
“Esensi utama kegiatan ini adalah membuat anak merasa senang dan nyaman menjalani ibadah. Ketika rasa cinta terhadap Ramadan tumbuh, ketaatan akan hadir dengan kesadaran,” ujarnya.
Selama dua hari, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang memadukan pembelajaran fisik, mental, dan spiritual.
Kegiatan diawali dengan olahraga sunnah berkuda di area sekolah. Anak-anak juga diajak berbagi 1.000 paket takjil kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk pembelajaran empati dan kepedulian sosial.
Selain itu, siswa mengikuti sesi story telling inspiratif tentang makna Ramadan, serta pelatihan life skill menyiapkan menu berbuka puasa secara mandiri. Aktivitas ini dirancang untuk melatih kemandirian sekaligus tanggung jawab.
Pengalaman spiritual anak semakin diperkaya melalui pelaksanaan shalat tarawih berjamaah, pendidikan sahur, hingga tadabur alam untuk mengenal kebesaran Allah melalui proses terbit dan terbenamnya matahari.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari para orang tua. Salah satu perwakilan orang tua, Putri Rusydina Indriasari
mengaku sempat merasa khawatir mengenai kesiapan anak untuk bangun sahur, berbuka, hingga bermalam di sekolah.
Namun, kekhawatiran tersebut sirna setelah melihat dokumentasi dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung.
“Ternyata melalui kegiatan Ramadan di sekolah, anak saya jadi lebih semangat beribadah dan menjalankan shaum. Terima kasih banyak untuk PG-TK Darul Hikam 2,” ungkapnya.
Melalui Pesantren ADHAB, PG-TK Darul Hikam 2 berharap nilai-nilai ibadah, kemandirian, dan kepedulian sosial dapat tertanam kuat dalam diri siswa, sehingga Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi pengalaman bermakna yang membentuk karakter hingga dewasa nanti.***
Seribu Takjil dan Pendidikan Sahur, Cara PG-TK Darul Hikam 2 Kenalkan Ramadan pada Siswa








Komentar