SIENA, ITALIA (TUGUBANDUNG.ID) – Sesuai prediksi, Tadej Pogacar (28) adalah pembalap sepeda terkuiat didunia saat ini dan dia pun tak menyia-nyiakan kekuatannya itu untuk kembali dibuktikannya pada lomba klasik monumental Strade Bianche 2026 menempuh rute aspal dan gravel 203 km di Siena – Italia, Sabtu (7/3/2026).
Pembalap asal Slovenia andalan tim UAE Emirates XRG ini solo break di rute tanjakan Monte Sante Marie 78 km menujui finis, tanpa ada yang mampu mengimbangi dan terus melaju sendirian hingga finis di Siena, membukukan kemenangan yang keempat kalinya (2022, 2024, 2025, dan 2026) tiga diantaranya “hattrick”.
Pada lomba klasik terkemuka ini, “ngotot” dan determinasi pembalap muda Prancis masa depan Paul Seixas berusia 19 tahun dari tim Decathlon CMA masih tak cukup untuk membendung laju Pogacar yang terlalu kuat dan penuh pengalaman. Tampil spartan berjuang sekuat tenaga, Seixas menjadi satu satunya pembalap tersisa yang masih bisa “menempel” Pogacar meski akhirnya lepas juga tak bisa mengikutinya mendekati akhir tanjakan Sante Marie, Pogacar pun terus melaju solo hingga mencapai finis di Siena.
Bagi atlet muda Paul Seixas menjadi satu satunya atlet tersisa menempel Pogacar adalah prrestasi yang membanggakan bagi Prancis yang tengah mencari sosok pengganti pembalap legendaris Bernard Hinault orang Prancis terakhir 48 tahun lalu yang menjadi juara Tour de France 1985.
Pada usia 19 tahun sebagai atlet profesional, pencapaian Paul Seixas (19 tahun) mengagumklan karena pada usia itu Pogacar pun belum jadi atlet profesional.
Dengan usianya yang masih sangat muda ini, kesempatan Paul Seixas untuk berkembang dan terus meningkat terbuka lebar menjadi generasi baru pengganti generasi pembalap terkemuka Tadej Pogacar 28 (UAE Emirates XRG/Slovenia) dan Jonas Vingegaard 29 ( isma Lease a Bike/Denmark).
Meski kalah oleh Pogacar, atlet muda Seixas membuktikan ketangguhanya dengan finis posisi runner up pada Strada Bianche 2026, meninggalkan jago tanjakan muda asal Meksiko, Isaac Del Toro (UAE Emirates) pada tanjakan terakhir 1 km menuju finis di Piazza derl Campo, Siena. Del Toro harus puas finis ketiga tertinggal 9 detik di belakang Seixas.
Finis podium kedua pada Classkical Race Strada Bianche 2026, Paul Seixas menjadi atlet termuda sepanjang sejarah lomba terkemuka ini yang mampu naik podium.

Setelah finis menjadi juara Strade Bianche 2026 untuk keempat kalinya, Pogacar mengatakan prestasi yang diraihnya membanggakan bagi dirinya dan tin UAE Emirates XRG.
“Ini adalah prestasi yang amat baik di awal musim, memberi rasa percaya diri yang tinggi untuk banyak lomba berikutnya tahun ini terutama Tour de France 2026 Juli mendatang. Tadi perlawanan yang diberikan atlet muda usia Paul Seixas di Monte Sante Marie menyulitkan, tidak mudah meninggalkanya perlu usaha maksimal dan Paul satu satunya yang bisa bertahan, setelah semua lainnya tercecer. Setelah sampai puncak tanjakan itu saya tancap gas untuk mempertahankan keunggulan, seperti taktik tahun tahun sebelumnya selalu di lokasi sama untuk break away,” ungkap Pogacar.
Hasil Strade Bianche 2026 (203 km):
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) 4 jam 45 menit 15 dtk.
- Paul Seixas (Decathlon CMA/Prancis) + 1 menit
- Isaac Del Toro (UAE Emirates XRG/Meksiko) + 1 menit 9 dtk.
- Romain Gregoire (Groupama FDJ/Prancis) + 2 menit 4 dtk.
- Gianni Vermeesch (Red Bull Bora Hansgrohe/Belgia) + 2 menit 4 dtk. (Bambang Kunthady)***













Komentar