Perkuat Ketahanan Keluarga, DP3AKB Jabar Gandeng Media dan Kreator Konten

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat, Ari Antari Ratna Dewi mengatakan, kehidupan masyarakat saat ini hampir tidak pernah terlepas dari ruang digital. Karena itu, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Hampir setiap aktivitas masyarakat berlangsung di ruang digital. Karena itu, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun literasi yang mampu memperkuat ketahanan keluarga di era digital,” ujarnya.

Hal itu diungkapkan Ari pada kegiatan Penguatan Peran Media Peduli Keluarga yang diselenggarakan DP3AKB Jawa Barat di Rooftop Kantor DPRD Jawa Barat, Senin,20 Juli 2026.

Acara dihadiri oleh insan media, jurnalis, serta kreator konten dari berbagai daerah di Jawa Barat yang mengikuti sesi penguatan kapasitas mengenai optimalisasi media serta peran media dalam membangun ketahanan keluarga di era digital.

Sementara itu, dalam keynote speech, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Siti Muntamah menekankan pentingnya memastikan setiap keluarga mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal di tengah tantangan digital yang semakin kompleks.

Menurutnya, penguatan peran keluarga harus berjalan beriringan dengan penguatan peran media dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah bagi anak.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, media, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas di Jawa Barat,” katanya.

Sedangkan Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Barat, Dr. Almadina Rakhmaniar menyampaikan, keluarga merupakan garda terdepan dalam membangun ketahanan digital. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak menghadapi derasnya arus informasi di dunia digital.

Dalam kesempatan tersebut, Almadina juga memperkenalkan program storytelling yang secara konsisten dijalankan KPID Jawa Barat sebagai media edukasi literasi digital bagi anak usia dini.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat, Najip Hendra, yang mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan edukasi pembangunan keluarga melalui berbagai platform komunikasi yang relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini.

Melalui kegiatan ini, DP3AKB Jawa Barat berharap media, jurnalis, dan kreator konten dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan informasi yang edukatif, inspiratif, serta mendorong terciptanya ruang digital yang aman.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat.***

Komentar