Penumpang Commuterline Wilayah 2 Bandung Melonjak 9,2 juta Orang. Bandung Raya Favorit

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Layanan kereta Commuter Line di Wilayah 2 Bandung terus menunjukkan tren positif. Terutama pada relasi Bandung Raya (Cicalengka – Padalarang PP) yang mencatatkan diri sebagai jalur terpadat, dengan volume penumpang tertinggi sepanjang semester I tahun 2025.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Commuter, melaporkan bahwa selama periode Januari hingga Juni 2025, jumlah penumpang yang dilayani di Wilayah 2 Bandung mencapai 9.258.328 orang. Angka ini melonjak 19,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang berada di angka 7,7 juta penumpang.

“Dari total tersebut, relasi Bandung Raya menyumbang lebih dari separuhnya, yakni 5.186.765 penumpang,” ungkap Joni Martinus, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, dalam paparannya di kantor KCI Wilayah 2 Jalan Cipaganti Bandung, Rabu (9/7/2025).

Adapun jalur Commuter Line lainnya di wilayah ini, yakni Walahar, Garut, dan Jatiluhur, masing-masing melayani 2.029.101, 1.485.022, dan 557.440 penumpang selama enam bulan pertama 2025.

Secara operasional, KAI Commuter mengaktifkan 58 perjalanan Commuter Line per hari di Wilayah 2 Bandung. Rinciannya: Bandung Raya 38 perjalanan, Walahar 10 perjalanan, Garut 6 perjalanan, dan Jatiluhur 4 perjalanan

Soal titik keberangkatan dan kedatangan, Stasiun Bandung menjadi yang paling sibuk. Stasiun ini melayani keberangkatan 1.257.111 penumpang dan kedatangan 1.366.482 penumpang. Disusul Stasiun Cikarang (993.021 berangkat, 999.764 tiba), Cicalengka (887.424 berangkat, 962.421 tiba), Rancaekek, serta Kiaracondong.

Menurut Joni, lonjakan volume ini tak lepas dari peningkatan mutu pelayanan dan penyempurnaan fasilitas di berbagai stasiun. Beberapa pembaruan yang dilakukan antara lain penggantian kursi tunggu, penyempurnaan lettersign, penyediaan water station, ruang laktasi, hingga pengadaan apar baru.

Dari sisi bisnis, pertumbuhan penumpang turut mendorong peningkatan pendapatan. Agus Eko Utomo, Senior Manager KAI Commuter Wilayah 2 Bandung, menyebut pendapatan semester I 2025 mencapai Rp4,91 miliar.

“Kami optimistis tren ini terus meningkat seiring komitmen untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkasnya. (Pun)***

Komentar