Menu

Mode Gelap

Feature · 13 Mar 2022 17:40 WIB ·

Laskar Ganjar-Puan Tolak Penundaan Pemilu 2024 

 Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan (LGP), H Mochtar Mohamad. Perbesar

Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan (LGP), H Mochtar Mohamad.

TUGUBANDUNG.ID – Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan, H. Mochtar Mohamad menanggapi wacana penundaan Pemilu 2024 yang berhembus dari kalangan elit. Kondisi itu memperkeruh suasana yang meluas imbasnya.

“Dengan tegas kami menolak penundaan Pemilu 2024,” kata Mochtar, Minggu (13/03/2022) seusai menghadiri Rapat Kerja Cabang Laskar Ganjar-Puan Tasikmalaya. 

Menurutnya, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), 79,39 % rakyat sudah menginginkan Ganjar menjadi pemimpin baru di Indonesia. Bisa, mengalahkan Anies Baswedan, 23,3 % dan Prabowo Subianto 21,1 %. Artinya, pasangan ini sudah melekat dengan rakyat.

Menurutnya, banyak pihak yang tidak meragukan lagi. Namun isu tentang penundaan Pemilu 2024 itu terasa mengganggu. Narasi yang terbangun menjadi kontraproduktif. Ironisnya, berhembus dari kalangan elit yang selama ini memegang posisi strategis di pemerintahan.

Alih-alih membangun suasana yang baik. Malah mengundang polemik yang berkepanjangan. Bahkan, sampai ke akar rumput. Kegaduhan yang terjadi justru mereduksi komunikasi yang harmonis antar sesama warga yang selama ini baik-baik saja.

“Saya meminta kepada menteri kabinet ini jangan berwacana (penundaan Pemilu 2024, red). Karena merugikan presiden kami. Jokowi dari PDIP. Jelas Ketua Umum kami menolak penundaan pemilu. Kami minta Pak Jokowi reshufle menteri yang mewacanakannya,” katanya, seraya menandaskan yang berwacana ini  semuanya yang gila jabatan.

Jika ini dipaksakan, Pemerintah Jokowi-Amien akan hancur. Jangan ajari rakyat berwacana tanpa dasar. 

“Konstitusi sudah jelas ada dasarnya,” katanya. (Rian)***

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kaum Muda dalam Diakonia Gereja

7 Juni 2024 - 19:46 WIB

Diakonia Pendidikan, Jembatan Harapan yang Menghubungkan Kepedulian dengan Tindakan Nyata

7 Juni 2024 - 18:58 WIB

Katedral Santo Petrus Kokoh Berdiri Dalam Usia Seabad Lebih

7 Juni 2024 - 08:32 WIB

Menelusuri Keindahan Arsitektur Neo-Romantik Gereja Santo Igantius Kota Cimahi

6 Juni 2024 - 15:44 WIB

“Istana Para Dewa”, Satu Klenteng dengan Dua Vihara

6 Juni 2024 - 15:11 WIB

Geliat Dakwah Lewat Radio, Masih Diminati di Era Digital

6 Juni 2024 - 14:09 WIB

Trending di Feature