Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Jun 2022 06:54 WIB ·

Kota Bandung dan Inggris Bahas Pemanfaatan Big Data

 Pemkot Bandung dan Kedutaan Besar Inggris membahas hal terkait smart city pada Senin (27/6/2022). (Foto: Apun).* Perbesar

Pemkot Bandung dan Kedutaan Besar Inggris membahas hal terkait smart city pada Senin (27/6/2022). (Foto: Apun).*

KOTA BANDUNG (TUGUBANDUNG.ID) – Sejak 2015, Kedutaan Besar Inggris telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam beragam aspek, salah satunya pengembangan smart city.

Melalui diskusi pada Senin (27/6/2022), Pemkot Bandung dan Kedutaan Besar Inggris kembali membahas beberapa hal terkait smart city, seperti transportasi, pengolahan sampah menjadi energi terbarukan, pemanfaatan big data, dan industri kreatif.

Sektetaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, melalui kerja sama Global Future Cities, Pemkot Bandung akan memperbaiki armada dan kultur transportasi.

“Program ini akan kita jalankan di tahun 2023. Anggaran Rp49 miliar sudah dipersiapkan untuk program ini. Salah satu bukti Pemkot Bandung secara maksimal bisa bekerja sama dengan pihak Inggris untuk memperbaiki armada dan kultur transportasi di Kota Bandung,” ungkap Ema.

Lalu, pada program Smart City, Ema memaparkan, Kota Bandung telah memiliki Bandung Command Center (BCC). Di tahun ini Pemkot akan merevitalisasi nilai fungsi dan kemanfaatan BCC, sehingga informasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa terintegrasi.

“Kami butuh masukan untuk bisa mengakselerasi target Kota Bandung menuju smart city dalam pelayanan publiknya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga akan menjajaki kerja sama dalam bidang energi terbarukan. Dalam sehari Kota Bandung menghasilkan 1.500 ton sampah. Namun, sampai saat ini baru 1.200 ton sampah yang bisa diolah.

“Sisa 300 ton lagi kita pakai sistem 3R (Reuse Reduce Recycle). Tapi, kami rasakan ini belum optimal. Mungkin dari pihak Dubes Inggris bisa memberikan masukan,” ujarnya.

Ema menambahkan, rencananya Pemkot Bandung melakukan kerja sama berupa pengolahan sampah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Tepatnya Bandung Timur di kawasan Gedebage. Ini sedang proses penghitungan ulang kebutuhannya. Rencananya teknologi yang digunakan itu incinerator,” jelasnya.

Sistem smart city

Menanggapi hal ini, Head of Second Cities, Network and Strategy, British Embassy Jakarta, Samuel Hayes mengatakan, sistem smart city Kota Bandung termasuk salah satu terbaik yang ada di Indonesia.

“Smart city Kota Bandung seperti BCC merupakan satu yang terbaik di Indonesia. Di Inggris, kami memiliki Kota Bristol yang juga punya kemiripan program smart city seperti Bandung. Jika ingin melalukan benchmark, bisa ke sana,” ujar Sam.

Selain itu, sistem pengolahan sampah menjadi energi terbarukan yang dilakukan di Inggris, bisa diikuti oleh Pemkot Bandung dalam menangani persoalan sampah.

Sam menjelaskan, di Inggris, sampah organik diolah dengan sistem pengomposan atau penguraian anaerobic (Anaerobic Digestion/AD).

“Keunggulan utama dari teknologi ini adalah produksi biometana. Ini bisa digunakan untuk menghasilkan listrik. Sangat bermanfaat terutama di lokasi-lokasi terpencil,” ucapnya.

Ia menambahkan, hal ini tak serta merta terjadi di Inggris. Perlu kolaborasi untuk membangun kebiasaan dispilin pilah sampah. Pemerintah menggait para komunitas untuk mengampanyekan program tersebut.

“Pemerintah juga membuat regulasi berupa hukuman denda jika ada yang melanggar,” akunya.

Meski belum mencapai titik kesepakatan pasti, tapi Kedutaan Besar Inggris berkomitmen untuk ikut terlibat dalam perkembangan Kota Bandung melalui program-program yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan bisa dikembangkan bersama. ***

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aksi Balap Liar, Empat Ramaja dan Motornya Diangkut Polisi 

19 April 2024 - 13:38 WIB

PLN Operasikan SPKLU Khusus Angkot Listrik di Kota Bogor

18 April 2024 - 20:22 WIB

Aliansi Eks Karyawan Pikiran Rakyat Menggugat, Ini Tuntutannya!

18 April 2024 - 20:09 WIB

Guru Bahasa Daerah SMP se-Jabar Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Revitalisasi Bahasa Daerah

18 April 2024 - 18:46 WIB

Piala AFC Asia U23 Qatar 2024: Vietnam Kandaskan Kuwait 3-1, Uzbekistan Tundukan Malaysia 2-0

18 April 2024 - 18:29 WIB

Jabar Akselerasi Perluasan Areal Tanam Sawah Tadah Hujan melalui Pompanisasi

18 April 2024 - 17:11 WIB

Trending di Berita